Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dua Perusahaan Angkutan Sampah di Pekanbaru Dievaluasi Dalam 3 Bulan
PEKANBARU,BEDELAU.COM --Dua perusahaan pemenang lelang angkutan sampah di Kota Pekanbaru telah bekerja sejak awal tahun 2023 ini. Dua perusahaan swasta yang menjadi pihak ketiga pemenang lelang pengangkutan sampah adalah PT Ella Pratama Perkasa (EPP) yang memenangkan lelang pengangkutan di zona I, dan PT Samhana Indah (SHI) di zona II Kota Pekanbaru.
Penjabat Pj Walikota Pekanbaru Muflihun, mengatakan, pihaknya akan memonitor lebih ketat kinerja dua pihak swasta ini. Keduanya memiliki kewajiban mengelola dan mengangkut sampah dari lingkungan masyarakat hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
"Evaluasi (kinerja,red) akan kita lakukan dalam tiga bulan. Ketika tidak baik akan kita tegur satu, dua. Kalau sampai (teguran,red) ketiga kita wajib putus kontrak," ujar Muflihun, Rabu (4/1/2022).
Ia mengungkapkan, PT EPP memenangkan tender jasa angkutan sampah Zona I di Kota Pekanbaru ini dengan nilai Rp27,145 miliar dari pagu anggaran Rp28,4 miliar. Sementara untuk zona II ini dimenangkan PT SHI dengan pagu anggaran sebesar Rp29,5 miliar. PT SHI adalah perusahaan lama yang telah mengelola angkutan sampah zona II di tahun 2022 lalu.
Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Kota Sekdako Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan, tahun 2023 ini angkutan sampah mandiri di Kota Pekanbaru akan diterbitkan dan dijadikan bagian dari pihak ketiga minta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Angkutan mandiri juga akan diwajibkan menyetor retribusi pada pemerintah.
Dalam kontrak kerjasama pihak ketiga diminta maksimal dalam membersihkan sampah di Kota Pekanbaru. Selain itu mereka juga diminta untuk berintegrasi dengan angkutan mandiri yang ada saat ini.
"Jadi mereka (angkutan mandiri) bagian dari swastanisasi dengan pihak ketiga. Angkutan mandiri jadi wajib retribusi," ungkapnya.
Menurut dia, angkutan mandiri bakal ditertibkan dengan menggandeng mereka bekerjasama dengan pihak ketiga pemenang lelang. Sehingga angkutan mandiri tidak lagi sembarangan dalam mengangkut dan membuang sampah.
Selama ini angkutan mandiri yang dikelola oleh oknum kelompok masyarakat, mengambil sampah dari lingkungan dan membuang di sembarangan tempat. Sehingga menimbulkan tumpukan sampah baru.
Mereka juga memungut retribusi sampah ke masyarakat tanpa menyetorkan ke pemerintah kota. Dalam pengelolaan angkutan sampah 2023 ini, angkutan mandiri bagian dari kelompok kerja oleh pihak ketiga.
"Nanti misalnya angkutan mandiri ini mengambil sampah di 100 rumah, mereka menarik iuran sampah ke rumah-rumah, dan mereka harus membayar retribusi sampah kepada pemerintah daerah," jelasnya.
Kemudian, untuk besaran retribusi kata Indra, masih sama dengan retribusi yang lama, yakni Rp5 ribu hingga Rp10 ribu. Ia berharap, pengelolaan sampah di tahun 2023 ini dapat lebih baik.
Sumber: riauaktual,com
Ketua PAC RMRB Kabun Ingatkan Netralitas Panitia Pilkades Giti dan Aliantan
BEDELAU.COM – Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Rumpun Masyarakat Riau Bersatu .
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.








