Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Daging Impor Dijarah Warga, DPRD Riau Sebut Bea Cukai tak Tuntas Kerja
PEKANBARU,BEDELAU.COM --Video viral menayangkan sejumlah warga membongkar daging kerbau dari tumpukan sampah di TPA Bantan, Kabupaten Bengkalis. Daging tersebut merupakan barang bukti impor ilegal asal India sebanyak 41,2 ton yang seharusnya dimusnahkan oleh Bea Cukai Bengkalis.
Melihat hal ini, Anggota DPRD Riau Dapil Kepulauan Meranti, Bengkalis dan Dumai, Misliadi mengaku miris melihat kejadian masyarakat yang mengais daging tersebut.
"Kita sangat kecewa dengan pemusnahan daging sapi ini, kita anggap ini salah. Seharusnya dilakukan tuntas. Ini siap acara, masyarakat bisa rebutan," ujar Misliadi, Selasa (30/5/2023) malam.
Ia mengatakan, daging yang dimusnahkan tersebut seharusnya sudah dalam bentuk siap dihancurkan dengan cepat. Ia menegaskan Bea Cukai perlu mempelajari dan mengambil tindakan pada Bea Cukai Bengkalis yang membuat permasalahan di masyarakat.
"Itukan menggunakan plastik, kok main tanam aja di tanah. Ini membuat kita kecewa. Kita minta Kanwil Bea Cukai bertanggungjawab. Minimal dia memberikan sanksi ke Bea Cukai Bengkalis," ujar Misliadi.
Misliadi menegaskan, jika ada pelanggaran standar operasional prosedur yang dilakukan oleh Bea Cukai Bengkalis, sebaiknya dicopot saja.
"Apakah sudah sesuai SOP? kalau tidak mengikuti SOP, copot saja," tegasnya.
Sementara itu terkait banyaknya daging yang sudah diambil masyarakat dikatakan Misliadi perlu dilakukan razia pasar atau tempat-tempat lain yang memungkinkan adanya jual beli daging ini.
"Kita minta melalui Disperindag, razia pasar. Kita takut barang ini diperjualbelikan. Serta mengimbau masyarakat untuk tidak mengkonsumsinya," ungkapnya lagi.
Disebut Misliadi sebenarnya daging ilegal ini sudah lama ditangkap namun baru dimusnahkan kemarin. Meski menggunakan kemasan khusus yang membuatnya bertahan lebih lama, Misliadi khawatir konsumsi daging ini akan memberikan efek buruk bagi kesehatan, apalagi sudah tertanam di tanah dan tertimpa tumpukan sampah.
"Barang bukti ini sudah lama ditangkap. Pemusnahannya baru kemarin. Kita khawatir bisa berdampak buruk ke masyarakat," tutup Misliadi.
Sumber: riauaktual.com
Kecelakaan Libatkan Dua Truk dan Motor di Bandar Sei Kijang Pelalawan, Sejumlah Orang Luka-luka
BEDELAU.COM --Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan.
Cek Jadwal Pemadaman Listrik Pekanbaru Malam Ini
BEDELAU.COM --PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelaya.
Evaluasi TRC Pemko Pekanbaru, 80 Persen Laporan Warga Sudah Ditindaklanjuti
BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meng.
Capaian PBB dan SPPT di Pekanbaru Melonjak, Realisasi Tembus Rp178,97 miliar
BEDELAU.COM --Capaian pembayaran Pajak Bumi dan Bang.
Komisi III DPRD Meranti Soroti Pelayanan RSUD, Ambulans Laut hingga Optimalisasi Rumah Sakit Pratama
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Komisi III Dewan Perwakil.
Lagi Siapkan Paket Sabu, Pria di Selatpanjang Diciduk Polsek Tebing Tinggi
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Upaya pemberantasan .








