Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Sekda Riau Minta Pembebasan Lahan Flyover Simpang Garuda Sakti Pekanbaru Digesa
PEKANBARU,BEDELAU.COM -- Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto meminta agar pembebasan lahan untuk pembangunan flyover di Simpang Empat Garuda Sakti, Kota Pekanbaru digesa.
Pembangunan jembatan layang yang akan dibangun Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2024 itu ditargetkan tahun ini selesai.
Untuk pembebasan lahan, Pemprov Riau telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5,3 miliar di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau 2023. Namun anggaran itu diperkirakan tidak cukup, karena beredar informasi masyarakat memasang harga tinggi.
"Saya sudah minta tim untuk mempercepat pembebasan lahan untuk pembangunan flyover Simpang Garuda Sakti Pekanbaru," kata SF Hariyanto, Selasa (29/8/2023).
SF Hariyanto mengatakan, untuk meminimalisir anggaran pembebasan lahan, pihaknya juga telah meminta pihak Kementerian PUPR untuk maksimalkan Detail Engineering Design (DED) agar tidak banyak membutuhkan lahan.
"Untuk flyover Simpang Garuda Sakti saya sudah minta tolong dicek betul desainnya, karena ini akan berpengaruh dengan pembebasan lahan. Jadi DED nya harus dimaksinalkan dan tidak terlalu panjang, namun kendaraan besar tetap bisa lewat," ujarnya.
SF Hariyanto menyampaikan, flyover Simpang Garuda Sakti direncanakan dibangun dari arah Pekanbaru menuju Bangkinang dan sebaliknya.
"Untuk flyover Simpang Garuda Sakti dibangun satu arah, di Jalan Soebrantas. Jadi nyambung dia dengan flyover Pasar Pagi Arengka," terangnya.
Dia menyebut, jika pembangunan flyover Simpang Garuda Sakti harus direalisasikan pada tahun 2024. Karena itu masalah pembebasan lahan harus tuntas tahun 2023 ini.
"Flyover ini harus dibangun tahun 2024. Ini untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan ke depannya. Sebab di simpang itu nanti jadi tumpuan dari semua arahan, baik itu dari arah Sumbar, Dumai, Kampar, Pasir Pangaraian dan Rengat lewat sana. Apalagi kalau Jalan tol sudah selesai. Jadi kalau simpang ini tidak kita bangun flyover, maka kedepan kemacetannya bisa luar biasa. Artinya kita perlu antisipasi dari sekarang," tukasnya.
SUMBER: CAKAPLAH.COM
Stok Sapi Kurban di Pekanbaru Capai 3.514 Ekor, Tenayan Raya Terbanyak
BEDELAU.COM --Ketersediaan hewan kurban atau sapi ku.
Dampak Terobosan dan Kontrol Fiskal Wako Agung, PAD Pekanbaru Tembus 1,2 T
BEDELAU.COM --Inovasi dan terobosan yang digagas Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil .
Pemotor Tewas di Bundaran Siak 2 Ternyata Mahasiswi Unri
BEDELAU.COM --Identitas pengendara sepeda motor yang tewas dalam kecelakaan di bundaran Jalan Siak 2.
Pemilihan RT dan RW Periode 2026-2031 Se-Desa Sepahat Berjalan Lancar
BENGKALIS, BEDELAU.COM--Pemerintah Desa melalui pani.
Yayasan Putri Indonesia Resmi Cabut Gelar Puteri Indonesia Riau 2024
BEDELAU.COM --Panggung kemegahan kontes kecantikan n.
Fenomena Bunuh Diri di Pelalawan Mengkhawatirkan, Warga Terbangiang Kembali Ditemukan
BEDELAU.COM --Fenomena kasus dugaan bunuh diri di Ka.








