Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Pengangkutan Sampah Dilelang, Muflihun Minta Pekanbaru Harus BersihD
BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, tengah mencari operator pihak ketiga pengelola angkutan sampah tahun 2024. Saat ini proses lelang penunjukan pihak ketiga tengah berlangsung.
Dua zona wilayah dilelangkan dalam mengangkut sampah dari lingkungan masyarakat ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar. Proses lelang ditargetkan rampung pada akhir bulan ini, sehingga mulai Januari 2024 operator bisa langsung bekerja.
"Lagi proses lelang ya (pengangkutan sampah 2024), kita lelang kan untuk satu tahun," kata Pj Walikota Pekanbaru Muflihun, Senin (11/12).
Dalam penunjukan pihak ketiga ini, Muflihun menegaskan agar operator bisa mengangkut sepenuhnya sampah yang ada di tempat penampungan sementara (TPS). Muflihun tidak ingin ada lagi sampah yang menumpuk di TPS resmi maupun TPS liar. Pekanbaru harus bersih dari tumpukan sampah.
Ia mengaku juga telah melakukan telaah terhadap kontrak kerjasama yang nantinya harus diikuti pihak ketiga. Armada yang dimiliki operator juga harus mencukupi mengangkut seluruh tumpukan sampah.
"Di kontrak itu lebih kita tekankan. Kita ingin Pekanbaru ini bersih," tegas Muflihun.
Muflihun menyebut, awalnya pemerintah kota ingin merubah pengelolaan sampah saat ini menjadi swakelola dengan melibatkan pihak kecamatan. Namun, setelah dilakukan pertimbangan maka diputuskan untuk tetap menggunakan pola lama dengan memakai pihak ketiga.
"Awalnya kita berkonsep pengelolaan itu di kecamatan (swakelola). Tapi setelah kita hitung biayanya, dalam pengadaan kembali mobil itu biaya nya besar. Malah diatas nilai lelang saat ini. Jadi satu zona kita coba swakelola di Rumbai, dua di lelang," ungkapnya.
Saat ini, ada dua operator angkutan sampah yang bekerja sama dengan Pemko Pekanbaru yaitu PT Ella Pratama Perkasa (EPP) dan PT Samhana Indah (SHI). Dua perusahaan ini memenangkan lelang jasa angkutan sampah akhir Desember 2022 lalu.
PT EPP memenangkan tender jasa angkutan sampah Zona I di Kota Pekanbaru ini dengan nilai Rp27,145 miliar dari pagu anggaran Rp28,4 miliar. Sementara untuk zona II ini dimenangkan PT SHI dengan pagu anggaran sebesar Rp29,5 miliar. PT SHI adalah perusahaan lama yang telah mengelola angkutan sampah zona II di tahun 2022 lalu.
Pj Walikota Pekanbaru juga menyoroti kinerja operator angkutan sampah, karena dinilai belum maksimal. Sejumlah TPS liar juga masih ada di sejumlah ruas jalan.
SUMBER: RIAUAKTUAL.COM
Nilai Banyak Berikan Manfaat, Agung Nugroho Berharap Program MBG Tetap Berlanjut
BEDELAU.COM --Walikota Pekanbaru Agung Nugroho berha.
Bupati Kuansing Buka Pacu Jalur Tupian Burondo Lewat Pelepasan Menang Bay
BEDELAU.COM --Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhard.
Rencana Penutupan Simpang Lampu Merah SKA, Pelebaran U-Turn Dilakukan Bulan Depan
BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mel.
Razia Gabungan di Pekanbaru, 80 Kendaraan Kedapatan Menunggak Pajak
BEDELAU.COM --Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota.
Olah Sampah Jadi Produk Bernilai, Wako Agung Apresiasi Kinerja 30 LPS
BEDELAU.COM --Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugr.
Dishub Razia ODOL dan Pemeriksaan Pajak Kendaraan di Jalan SM Amin, 16 Kendaraan Ditilang
BEDELAU.COM --Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanb.








