Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Waspada! Produk Pangan Palsu dan Kadaluarsa Beredar di Pekanbaru
BEDELAU.COM ---- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, memantau peredaran produk makanan kadaluwarsa dan tiruan pada momen natal dan tahun baru 2024 (Nataru). Masyarakat diimbau untuk lebih selektif saat membeli produk makanan olahan.
Apalagi sebelumnya ditemukan ratusan kaleng makanan siap saji yang kedaluwarsa dan palsu. Disperindag mengingatkan warga kota untuk mewaspadai produk makanan olahan tanpa izin edar (TIE).
Kepala Disperindag Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan, belum lama ini pihaknya bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menemukan produk luar negeri yang dipalsukan serta diperjualbelikan di Kota Pekanbaru.
"Dimana, terdapat 53 sarana peredaran pangan yang diawasi, dan ada yang tidak memenuhi ketentuan berlaku," kata Ami, sapaan akrabnya, Selasa (26/12/2023).
Dari hasil pengawasan yang dilakukan bersama itu terdapat sebanyak 40 sarana memenuhi ketentuan, artinya tidak ada ditemukan produk pangan rusak atau pangan kedaluwarsa, sementara ada sebanyak 13 sarana distribusi yang tidak memenuhi ketentuan yang ditemukan di sejumlah swalayan di kota Pekanbaru.
Dari hasil itu juga, pihaknya bersama BPOM Pekanbaru mendapati 115 item produk pangan tanpa izin edar dan 139 produk pangan kedaluwarsa atau produk pangan diduga palsu.
"Produk yang dinyatakan kedaluwarsa atau palsu itu terdiri dari produk kalengan, botol, bungkus kotak dengan nilai ekonomi sekitar Rp65 juta," terangnya.
Ami mengaku, pihaknya akan melakukan pengawasan yang lebih ketat lagi terhadap gudang-gudang pangan, khususnya jelang perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 agar dapat memastikan serta menjamin perlindungan konsumen dan tata niaga di Pekanbaru.
"Kami bersama BPOM dan dinas pemerintah provinsi akan melakukan pengawasan terhadap gudang-gudang yang kita temukan ini. Mungkin lebih banyak atau masih ada produk palsu dan kedaluwarsa di gudang-gudang lain. Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih selektif lagi dalam membeli produk makanan olahan dengan mengecek keaslian produk serta tanggal kedaluwarsanya," pungkasnya. ***
SUMBER: KLIKMX.COM
Dampak Terobosan dan Kontrol Fiskal Wako Agung, PAD Pekanbaru Tembus 1,2 T
BEDELAU.COM --Inovasi dan terobosan yang digagas Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil .
Pemotor Tewas di Bundaran Siak 2 Ternyata Mahasiswi Unri
BEDELAU.COM --Identitas pengendara sepeda motor yang tewas dalam kecelakaan di bundaran Jalan Siak 2.
Pemilihan RT dan RW Periode 2026-2031 Se-Desa Sepahat Berjalan Lancar
BENGKALIS, BEDELAU.COM--Pemerintah Desa melalui pani.
Yayasan Putri Indonesia Resmi Cabut Gelar Puteri Indonesia Riau 2024
BEDELAU.COM --Panggung kemegahan kontes kecantikan n.
Fenomena Bunuh Diri di Pelalawan Mengkhawatirkan, Warga Terbangiang Kembali Ditemukan
BEDELAU.COM --Fenomena kasus dugaan bunuh diri di Ka.








