• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Kuansing

Pacu Jalur Mendunia: Raup Rp 74 Miliar, 1,5 Juta Orang Nonton Langsung

Redaksi

Senin, 25 Agustus 2025 19:46:08 WIB
Cetak
Pacu Jalur Mendunia: Raup Rp 74 Miliar, 1,5 Juta Orang Nonton Langsung
Festival budaya Pacu Jalur di Kuantan Singingi, Riau. Foto : SMNews.com

BEDELAU.COM -Festival budaya Pacu Jalur di Kuantan Singingi, Riau, tahun ini menarik perhatian dunia setelah aksi viral bocah berusia 11 tahun, Rayyan Arkan Dikha, ramai diperbincangkan di media sosial.

Dikha tampil menari di ujung perahu tradisional saat lomba Pacu Jalur, dan gerakan khasnya memicu tren global.

Tarian tersebut bahkan ditiru sejumlah atlet internasional seperti pembalap Formula 1 Alex Albon dan rider MotoGP Marc Marquez.

Kepala Dinas Pariwisata Riau, Roni Rakhmat, mengatakan bahwa fenomena Dikha berdampak signifikan terhadap peningkatan jumlah wisatawan.

“Tahun lalu, Pacu Jalur dikunjungi 1,4 juta orang dengan perputaran ekonomi Rp 40 miliar. Tahun ini kami perkirakan tembus 1,5 juta pengunjung, dengan nilai ekonomi mencapai Rp 74 miliar,” ujar Roni kepada AFP.

Ia menambahkan, kehadiran turis asing pada tahun ini menjadi pemandangan baru.

“Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tidak ada orang asing yang menonton Pacu Jalur. Sekarang ada,” katanya. 

Magnet budaya dari Sungai Kuantan

Pacu Jalur merupakan tradisi perlombaan perahu panjang yang digelar setiap Agustus di Sungai Kuantan.

Tahun ini, lomba digelar pada Minggu (24/8/2025), diikuti lebih dari 220 tim dari berbagai desa dan kabupaten di Riau, memperebutkan total hadiah Rp 900 juta.

Tradisi ini berakar dari abad ke-17, saat perahu panjang digunakan masyarakat lokal untuk transportasi barang dan orang.

Seiring waktu, perahu yang disebut "Jalur" itu berubah menjadi wahana perlombaan rakyat.

Popularitas festival tahun ini turut menarik wisatawan mancanegara. Salah satunya adalah Duncan McNaught, turis asal Australia yang datang langsung ke Kuantan Singingi.

“Saya datang untuk menonton Pacu Jalur karena ingin memfilmkan dan menunjukkan festival ini kepada dunia. Para pendayung luar biasa. Saya sangat menantikannya,” ujarnya.

Demam tarian Dikha juga menyedot minat wisatawan domestik. Yuyun Kurnia (38), misalnya, rela menempuh perjalanan 17 jam dari Medan untuk menyaksikan langsung festival setelah menonton video Dikha.

“Setelah viral di media sosial, saya ingin melihat Pacu Jalur secara langsung. Menonton balapan ini rasanya luar biasa,” kata Yuyun.

Ribuan penonton memadati pinggiran Sungai Kuantan. Sebagian bahkan turun ke air untuk melihat lebih dekat jalannya lomba.

Suasana makin semarak dengan tenda dan payung berwarna-warni di sepanjang sungai.

Anak coki di ujung perahu, simbol semangat

Dalam perlombaan Pacu Jalur, anak coki atau penari yang berdiri di ujung perahu memegang peran penting untuk menyemangati para pendayung.

Posisi ini penuh tantangan karena harus menjaga keseimbangan di atas perahu yang melaju cepat.

“Anak itu berdiri dan menari di atas perahu, itu sama sekali tidak mudah. Kalai Anda bertanya apakah saya berani mencobanya, jawabannya tidak,” ujar Frima (35), warga Kuansing.

Naysila Ayunita Sari (18), warga lainnya, merasa bangga Dikha menjadi ikon budaya yang mendunia.

“Saya pikir sangat keren ada anak seusianya berhasil menciptakan personal branding melalui Pacu Jalur,” ujarnya.

“Melalui tariannya, ia telah memperkenalkan Pacu Jalur ke seluruh dunia.”

Tingginya atensi publik terhadap Pacu Jalur tahun ini turut mendorong upaya pelestarian lingkungan.

Pemerintah daerah dan aparat keamanan menertibkan aktivitas penambangan emas ilegal di sekitar Sungai Kuantan untuk menjaga kebersihan sungai menjelang perlombaan.

Bagi warga lokal, sorotan dunia terhadap Pacu Jalur menjadi sumber kebanggaan.

“Saya tidak pernah menyangka semua mata tertuju pada tempat kecil di sisi barat Riau ini. Saya bersyukur Pacu Jalur kini dikenal dunia,” kata Frima.

 

 

 

 

Sumber: SMNews.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Arus Mudik-Balik Lebaran: Angkutan Barang Dibatasi di Sejumlah JTTS, Termasuk Tol Permai

Senin, 09 Maret 2026 - 23:43:26 WIB

BEDELAU.COM --Mengantisipasi lonjakan volume kendara.

Daerah

Gagal Dapat Adipura, Begini Penjelasan DLHK Pekanbaru

Senin, 09 Maret 2026 - 23:39:29 WIB

BEDELAU.COM --Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebe.

Daerah

Rayakan Momen Lebaran Idulfitri, Tol Trans Sumatera Diskon 30 Persen

Senin, 09 Maret 2026 - 23:34:47 WIB

BEDELAU.COM --Pemudik yang melintasi Pulau Sumatera .

Daerah

Perdana, MPD ICMI Bersama Pemuda ICMI Bengkalis Gelar Silaturahmi Sekaligus Buka Puasa Bersama

Senin, 09 Maret 2026 - 08:00:00 WIB

BENGKALIS, BEDELAU.COM--Majelis Pengurus Daerah (MPD.

Daerah

Dua Pekan Jelang Lebaran, Pusat Perbelanjaan di Pekanbaru Mulai Diserbu Pembeli

Ahad, 08 Maret 2026 - 23:54:31 WIB

BEDELAU.COM --Dua pekan menjelang Hari Raya Idulfitr.

Daerah

Wako Pekanbaru Tegaskan Tolak Gratifikasi Jelang Momen Idulfitri

Ahad, 08 Maret 2026 - 23:50:39 WIB

BEDELAU.COM --Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugr.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Bukan omon omon Kakek 70 Tahun di Bengkalis Diduga Cabuli 8 Bocah
09 Maret 2026
Arus Mudik-Balik Lebaran: Angkutan Barang Dibatasi di Sejumlah JTTS, Termasuk Tol Permai
09 Maret 2026
Gagal Dapat Adipura, Begini Penjelasan DLHK Pekanbaru
09 Maret 2026
Gegara Knalpot Brong, Pemuda di Inhil Dibacok Tetangga
09 Maret 2026
Rayakan Momen Lebaran Idulfitri, Tol Trans Sumatera Diskon 30 Persen
09 Maret 2026
Kasus Gratifikasi Abdul Wahid Melebar, Ajudan Ikut Jadi Tersangka
09 Maret 2026
Perdana, MPD ICMI Bersama Pemuda ICMI Bengkalis Gelar Silaturahmi Sekaligus Buka Puasa Bersama
09 Maret 2026
Indonesia Didesak Keluar Board Of Peace, Ini Jawaban Kemlu
09 Maret 2026
Siswa di Kuansing Tewas Tertimbun Longsor Bekas Galian PETI
08 Maret 2026
Usai Tabrak Truk Berhenti, Pengendara Motor di Kampar Tewas Terlindas Truk Tangki
08 Maret 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Indahnya Kebersamaan, Majelis Taklim RW 22 Tebar Takjil dari Sedekah Warga
  • 2 Ternyata Ini Pemicu 11 Gajah Mengamuk di Siak: Berjuang Selamatkan Anak
  • 3 Sat Lantas Polres Bengkalis Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan
  • 4 Rem Blong di Jembatan Siak II, Truk Lindas Dua Pengendara Motor
  • 5 Modus Kredit iPhone, Oknum Bhayangkari di Pekanbaru Tipu Puluhan Warga Rp1,5 Miliar
  • 6 11 Gajah Liar Masuk Perumahan Karyawan PT Arara Abadi di Minas
  • 7 Gerak Cepat Wako Agung, Awal Tahun Jalan Rusak di Pekanbaru Mulai Kembali Diperbaiki

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved