• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Dumai

Pengusaha Dumai Hibah Lahan Seluas 245,5 Hektar Kepada Grup 3 Kopassus, Ketua KNPI Riau Tegaskan Hal ini

Redaksi

Senin, 24 November 2025 19:45:10 WIB
Cetak
Pengusaha Dumai Hibah Lahan Seluas 245,5 Hektar Kepada Grup 3 Kopassus, Ketua KNPI Riau Tegaskan Hal ini

BEDELAU.COM -- Group 3 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) secara resmi menerima hibah lahan seluas 245,5 hektar dari seorang Pengusaha di Kediaman (Rumah) Dinas Walikota Dumai, di Jalan Putri Tujuh pada hari Sabtu, 22 November 2025 kemarin.

Penyerahan berkas hibah lahan yang terletak di Kelurahan Basilam, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai itu langsung dilakukan oleh pengusaha besar bernama Junaidi Zhang dan disaksikan pula oleh Walikota Paisal beserta Jajaran Forkopimda Kota Dumai.

Di tempat yang sama, Komandan Grup 3 Kopassus, Brigjen TNI Bram Pramudia menegaskan, bahwa di atas lahan (tanah) yang dihibahkan pengusaha Kota Dumai itu akan dibangun Markas Satuan Operasi Khusus di Wilayah Pulau Sumatera, sebagai bahagian penting dari upaya dalam menjalankan strategi pertahanan, menjaga kedaulatan negara hingga memperkuat sistem pertahanan nasional.

Terpisah, dimintai komentarnya hari ini, Senin (24/11/2025) pimpinan induk  Organisasi Kepemudaan (OKP) terbesar dan tertua di NKRI hanya katakan, bahwa motif pengusaha itu harus benar-benar jelas diketahui secara pasti. Jangan justru ternyata seperti istilah "Ada Udang dibalik Batu".

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau itu kembali mempertanyakan status legalitas dari surat keterangan ganti rugi (SKGR) yang dimiliki pengusaha Junaidi Zhang.

"Luas sekali lahan yang dikuasai pengusaha Junaidi Zhang itu!  bayangkan saja, 245,5 hektar lahan bisa dimiliki dan ini menjadi catatan terpenting bagi kinerja Pemerintah terkait dan aparat penegak hukum, seseorang ataupun perorangan dapat memiliki lahan seluas itu, SKGR pula dan kami tegaskan untuk segera dilakukan audit investigasi" harap Larshen Yunus.

Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu tegaskan lagi, bahwa seharusnya negara hadir dan merampas lahan seluas itu, dikuasai oleh seseorang ataupun perorangan. Negara melalui Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) wajib memanggil dan melakukan pemeriksaan secara intensif, oknum pengusaha yang dimaksud wajib bertanggung jawab, jangan pula merasa jadi superhero, mau jadi pahlawan kesiangan dimata keluarga besar Kopassus, lalu setelah itu dibelakang minta usahanya di Beking?! karena merujuk ketentuan hukum yang berlaku, tidak ada satupun pihak yang dapat menguasai lahan seluas itu, kecuali atas nama perusahaan Berbadan Hukum resmi dan harusnya negara menyita bukan justru "cengengesan" menerima lahan tersebut dengan skema hibah yang sangat memalukan seperti itu.

"DPD I KNPI Provinsi Riau melihat ada yang aneh dan patut diduga pengusaha Junaidi Zhang itu masih banyak lagi menguasai lahan ratusan bahkan mencapai ribuan hektar, Negara diminta untuk benar-benar Hadir, jangan sampai mau didikte oleh para mafia yang dibungkus dengan istilah pengusaha" ungkap Larshen Yunus, seraya menunjukkan bukti-bukti permulaan lainnya.

Ketua KNPI Provinsi Riau itu tegaskan beberapa hal sebelum mengakhiri pernyataan persnya, yakni negara melalui institusi Kepolisian, Kejaksaan ataupun Satgas PKH wajib memanggil, memeriksa dan menelusuri kembali penguasaan lahan dalam kawasan hutan, melakukan audit investigasi, menelusuri riwayat SKGR tersebut, menerapkan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) serta memastikan hadirnya keadilan atas peristiwa tersebut. Sudah jelas-jelas ada seseorang yang memiliki dan menguasai lahan seluas itu, Negara jangan terlarut atas berbagai macam skema yang diciptakan oleh para mafia, seakan-akan memberi dan menghibahkan, padahal banyak sekali menyimpan tabir misteri yang sudah terlanjur merugikan Bangsa dan Negara ini. (*)


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026
Kera Diduga Picu Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 2 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 3 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 4 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 5 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 6 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap
  • 7 Antrean BBM Riau Mengular, SF Hariyanto Kini Tagih Pertamina: Jangan Main-Main!

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved