• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Kuansing

Gaji Guru Mandek Setahun, Pemkab Kuansing Fokus Bayar Utang Proyek

Redaksi

Jumat, 05 Desember 2025 17:42:26 WIB
Cetak
Gaji Guru Mandek Setahun, Pemkab Kuansing Fokus Bayar Utang Proyek
Ilustrasi (foto:cakaplah.com)

BEDELAU.CO,M --Situasi sulit dialami masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, di penghujung tahun 2025 ini.

Mulai dari gaji guru Madrasah Diniyyah Awwaliyah (MDA) dan gaji Guru Ngaji yang tak dibayar selama 12 bulan, ada gaji aparatur pemerintahan desa yang 7 bulan tak dibayar. Masing-masing 2 bulan tunda bayar gaji 2024 dan 5 bulan di tahun 2025 ini.

Adalagi tunjangan kesejahteraan pegawai yang dianggarkan hanya untuk Januari, Februari, Maret dan April di 2025. Masih menyisakan dua bulan lagi yang tak kunjung dibayar yang sekarang tak jua jelas kepastian pembayarannya. Hingga ada gaji sebagian guru PAUD dan TK yang tersebar di pedesaan juga tak dibayar selama setahun.

"Gaji mereka yang tahun 2025 ini telah dianggarkan di APBD murni tahun 2025. Tapi, saya heran kenapa tak dilunasi oleh pemerintah. Ada apa. Sehingga kalau dilunasi dan dibayarkan utang-utang ke mereka, tentu tidak seheboh ini sekarang," kata Anggota DPRD Kuansing Meirizaldi kepada CAKAPLAH.com, Kamis (4/12/2025) kemarin.

Namun , kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Kuansing itu, Pemkab Kuansing lebih memilih melunasi sebagian hutang proyek tunda bayar tahun 2024 lalu dengan menggunakan dana APBD murni 2025 dan perubahan APBD 2025.

"Iya. Tahun 2025 itu banyak juga hutang-hutang tunda bayar 2024 yang dicicil tahun 2025 oleh Pemda Kuansing," katanya.

Lantas, kenapa bisa APBD murni 2025 yang lebih awal disahkan sekitar November 2024 lalu, sementara utang kegiatan pada tahun 2024 baru diketahui tunda bayar itu akhir tahun anggaran 2024? Mairizaldi pun turut mempertanyakan kenapa bisa utang tunda bayar 2024 dicicil pembayarannya di murni 2025 itu.

"Iya. Itu la kerja mereka. Karena asal banyak yang mendesak, ya dibayarkannya," ungkap Mairizaldin mempertanyakannya.

Kondisi ini menimbulkan keprihatinan dari Aktivis Sosial Rahmad Dani, S.Sn. Ia menilai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi tak peduli kepada rakyatnya. Justru, mereka lebih memprioritaskan membayarkan hutang ke kontraktor ketimbang membayarkan hak-hak rakyat yang memang sudah dianggarkan di APBD 2025 ini.

"Saya memang tak ngerti regulasi anggaran APBD di daerah, terutama soal untuk peruntukannya, diprioritaskan atau tidak. Yang jelas saya dan kita semua sekarang tahu, bahwa pembanguan lamban, hutang/gaji-gaji tak cair. Itu yang saya tahu sebagai masyarakat awam," beber pria Sarjana Seni Lukis tersebut.

Ia mengaku iba melihat, seperti gaji guru MDA, gaji guru ngaji yang tahun 2025 ini dianggarkan hanya untuk 5 bulan. Namun tak jua dibayar hingga sekarang.

"Sangat payah cari guru ngaji jaman kini ma. Itupun gajinya ndak pula lancar. Hanya 5 bulan pula dianggarkan. Kasian. Ini sudah keterlaluan perilaku kepada mereka," katanya kepada CAKAPLAH.com, terpisah, kemarin.

Diketahui, tunda bayar tahun 2024 baru bisa ditaksir diakhir tahun 2024 lalu yang APBD murni 2025 sudah disahkan, sekitar November 2024. Gaji aparatur desa, gaji guru MDA, guru ngaji, dan tunjangan dianggarkan untuk biasanya setiap tahun. Dan ditelah dialokasikan di APBD murni 2025.

Namun pada tahun anggaran 2025, menurut Tokoh Muda Kuantan Singingi Noprianda Alpendra, S.Pi ada yang janggal terjadi. Menurutnya, Pemkab Kuansing lebih memprioritaskan pelunasan sebagian hutang tunda bayar 2024 kepada kontraktor yang tidak ada dianggarkan di APBD murni 2025 ketimbang membayar gaji-gaji aparatur dan guru tersebut.

"Tentu lah iya. Kalau membayar hutang ke kontraktor, kami menduga ada fee yang mereka terima. Kalau gaji aparatur dan guu yang dibayar, tentu mereka tidak dapat imbalan apa-apa. Seperti itu dugaan saya kenapa Pemkab prioritaskan bayar hutang ke kontraktor," katanya, Kamis kemarin, terpisah.

Pimpinan DPRD Bicara

Wakil Ketua I DPRD Kuansing Satria Mandala Putra angkat bicara soal pembayaran hutang tunda bayar 2024 tersebut.

Ia menyebut, di APBD 2025 telah dianggarkan untuk membayar hutang tunda bayar tersebut. Meskipun APBD 2025 disahkan sebelum besaran hutang kegiatan tunda bayar diketahui akhir tahun anggaran 2024.

"(Untuk di APBD P 2025 lalu) sudah ada (Dialokasikan untuk membayar kegiatan tunda bayar 2024)," jawab Satria kepada CAKAPLAH.com, Kamis siang kemarin.

Hutang tunda bayar, baik fisik maupun non fisik, kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kuansing itu, sudah dianggarkan di APBD 2025.

"(Pembayaran utang tunda bayar) Itu di (APBD) murni 2025, dan ada juga di perubahan APBD 2025," jawabnya.

Sudah Bayar Rp156 M untuk Hutang 2024

Sebelumnya, sebagaimana dimuat berbagai laman media sosial, Pemkab Kuansing melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuansing mengonfirmasi bahwa total utang tunda bayar tahun anggaran 2024 yang menjadi kewajiban Pemda adalah sebesar Rp198 Miliar. Kewajiban ini diselesaikan pada tahun anggaran 2025.

"Total tunda bayar tahun 2025, yang berasal dari tahun 2024, iya benar sebesar Rp198 Miliar," ujar Kepala BPKAD Kuansing, Jafrinaldi kepada wartawan, Rabu (3/12/2025) kemarin.

Meskipun nilai utang mencapai angka fantastis tersebut, Jafrinaldi memastikan bahwa Pemda Kuansing telah melakukan pembayaran signifikan. Ia mengungkapkan bahwa sekitar Rp156 Miliar telah berhasil dilunasi.

"Sekitar Rp156 Miliar sudah kita bayar, tinggal lagi sekitar Rp42 Miliar utang yang akan kita lunasi," kata Jafrinaldi.

Utang tunda bayar ini secara spesifik mencakup tanggungan kewajiban Pemda, termasuk di antaranya adalah tunggakan gaji perangkat desa selama dua bulan pada tahun 2024.

"Tunggakan keuangan desa, seperti gaji perangkat desa yang tunda bayar sebanyak dua bulan di tahun 2024, itu termasuk di dalamnya," tambah Jafrinaldi.

Menanggapi pertanyaan mengenai ketersediaan dana untuk melunasi sisa utang Rp42 Miliar, Jafrinaldi meyakinkan bahwa secara fisik dana tersebut ada di Kas Daerah (Kasda).

"Kalau ditanya ada duit atau tidak, saya jawab ada. Tapi, itu duit kan sisa earmak yang penggunaannya tentu ada aturannya," tegasnya.

Jafrinaldi menjelaskan saat ini masih ada sisa dana di Kasda sekitar Rp20 Miliar yang berasal dari sisa earmak (kemungkinan besar merujuk pada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau sisa dana transfer tertentu). Penggunaan dana sisa tersebut harus didasarkan pada regulasi yang jelas.

"Menggunakan dana sisa itu tentu saya mencari dulu aturannya. PMK-nya (Peraturan Menteri Keuangan) bagaimana, ada atau tidak," ujarnya.

Langkah selanjutnya, BPKAD akan menginventarisasi beban keuangan masing-masing dinas yang tersisa dan memastikan pelunasannya dilakukan sesuai dengan aturan penggunaan sisa earmak yang berlaku.

 

 

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Agung Nugroho Lantik 39 ASN, 18 Lurah Baru Siap Perkuat Pelayanan Masyarakat

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:32:12 WIB

BEDELAU.COM --Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho kemb.

Daerah

Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:19:51 WIB

BEDELAU.COM --Rencana pembangunan Flyover Simpang Pa.

Daerah

Polsek Sukajadi: Kasus Tiga Eks Karyawan PT Asyifa Diduga Gelapkan Uang Perusahaan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:13:22 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Sukajadi menegaskan perkara yan.

Daerah

Wako Agung Minta RT dan RW di Pekanbaru Aktif Laporkan Persoalan Lingkungan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:07:04 WIB

BEDELAU.COM --Para Ketua RT dan RW di Kota Pekanbaru.

Daerah

Penanaman Serentak Kuartal III Siap Dimulai, Polsek Tandun Tinjau Lahan Jagung

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:00:00 WIB

BEDELAU.COM,ROKAN HULU – Polsek Tandun terus memperkuat dukungannya terhadap P.

Daerah

Dinkes Riau Catat 1.170 Kasus Positif HIV Selama 2025, Dominasi Kelompok LSL

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:24:44 WIB

BEDELAU.COM --Dinas kesehatan (Diskes) provinsi Riau.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Agung Nugroho Lantik 39 ASN, 18 Lurah Baru Siap Perkuat Pelayanan Masyarakat
24 Juli 2026
Mangrove Rohil Dibabat Alat Berat, Polisi Sita Ekskavator dan Tetapkan Tersangka
24 Juli 2026
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ternyata Sedang Diperiksa Tim 9
24 Juli 2026
Kecam Dugaan Pemukulan Wartawan di Siak, Desak Polisi Usut hingga Aktor Intelektual
24 Juli 2026
Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian
24 Juli 2026
Polsek Sukajadi: Kasus Tiga Eks Karyawan PT Asyifa Diduga Gelapkan Uang Perusahaan
24 Juli 2026
Wako Agung Minta RT dan RW di Pekanbaru Aktif Laporkan Persoalan Lingkungan
24 Juli 2026
Penanaman Serentak Kuartal III Siap Dimulai, Polsek Tandun Tinjau Lahan Jagung
24 Juli 2026
Jumat Berkah Subuh, Kepedulian Sosial Hadir di Meureudu
24 Juli 2026
220 Mahasiswa Fakultas Hukum UNILAK Ikuti Karya Bakti Mahasiswa di Kabupaten Siak
23 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Polisi Selidiki Kericuhan di DPRD Riau, Rekaman CCTV Jadi Bukti Utama
  • 2 Serang Pakai Sajam Saat Disergap, Polisi Tembak Pengedar Ekstasi di Pekanbaru
  • 3 Resahkan Warga, Wako Pekanbaru Perintahkan Satpol PP Segera Tertibkan Tenda Biru di Air Hitam
  • 4 Ditlantas Polda Riau dan BPTD Intensifkan Ramp Check Demi Keselamatan
  • 5 Prabowo Bocorkan Motor Listrik Nasional Segera Meluncur
  • 6 Konflik Parisman dan Eet, BK DPRD Riau Proses Sesuai Kode Etik
  • 7 Kejati Riau Dalami Peran Afrizal Sintong di Kasus Korupsi Dana PI SPRH

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved