• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pelalawan

Tiga Harimau Sumatera Muncul di Kawasan HTI Pelalawan, BBKSDA Riau Mitigasi Konflik

Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 16:26:18 WIB
Cetak
Tiga Harimau Sumatera Muncul di Kawasan HTI Pelalawan, BBKSDA Riau Mitigasi Konflik

BEDELAU.COM --Sebuah video yang memperlihatkan kemunculan Harimau Sumatera viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat tiga ekor harimau berada di kawasan hutan tanaman industri (HTI) di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

Video itu dikabarkan direkam pada siang dan malam hari sejak Ahad (19/1/2026). Harimau-harimau tersebut tampak bersantai di bawah pohon di tepi jalan yang kerap dilintasi warga. 

Dalam narasi video yang beredar, pengunggah menyebutkan bahwa satwa tersebut terdiri atas satu ekor harimau dewasa dan dua ekor anak. "Tiga ekor," ujar pria dalam video yang beredar.

Menindaklanjuti beredarnya video tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau segera melakukan langkah mitigasi konflik. Tim diterjunkan ke lokasi untuk melakukan identifikasi dan pemantauan intensif terhadap keberadaan satwa dilindungi itu.

Kepala BBKSDA Riau Supartono mengatakan, hasil identifikasi di lapangan menunjukkan bahwa Harimau Sumatera terdeteksi berada di wilayah perbatasan kawasan hutan yang merupakan bagian dari kantong atau habitat alami pergerakan harimau. 

Lokasi kemunculan satwa tersebut berjarak sekitar 200 hingga 300 meter dari permukiman warga. “Tim menemukan indikasi adanya lebih dari satu individu harimau. Diduga kuat merupakan satu kesatuan keluarga yang terdiri dari seekor induk dan anaknya,” ujar Supartono, Selasa (20/1/2026).

Ia menjelaskan, anak harimau tersebut diperkirakan berusia sekitar empat hingga lima bulan. Pada usia tersebut, anak harimau masih berada dalam fase transisi penyapihan dan memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap induknya.

Saat ini, penanganan dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan unsur TNI, Polri, pihak Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) terdekat, serta masyarakat setempat.

Tim melakukan pemantauan secara berkala dengan fokus utama menggiring kawanan harimau agar menjauh dari permukiman dan kembali masuk ke kawasan hutan yang lebih aman.

Selain upaya teknis di lapangan, BBKSDA Riau juga melakukan sosialisasi dan mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar tidak merekam maupun menyebarluaskan video keberadaan Harimau Sumatera.

Langkah tersebut diambil untuk mencegah kepanikan serta menghindari penyebaran informasi yang tidak akurat. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas pada waktu fajar dan menjelang malam. 

Warga diimbau menjaga ternak dengan aman dan tidak melepasliarkannya di area terbuka agar tidak menarik perhatian satwa liar mendekati permukiman.

Supartono menegaskan bahwa penanganan konflik ini mengedepankan keselamatan manusia sekaligus perlindungan Harimau Sumatera sebagai satwa yang dilindungi undang-undang.

“Tim akan terus berada di lokasi hingga situasi benar-benar kondusif dan pergerakan satwa menjauh dari zona aktivitas masyarakat,” tegasnya.

Desa Pulau Muda diketahui merupakan bagian dari habitat alami dan wilayah jelajah Harimau Sumatera. Kawasan ini berbatasan langsung dengan HTI serta lanskap Kawasan Ekosistem Kerumutan, sehingga kerap terjadi interaksi negatif antara harimau dan warga.

Dalam beberapa waktu terakhir, laporan penampakan harimau dan serangan terhadap ternak berulang kali terjadi di wilayah tersebut, menandakan area itu menjadi salah satu jalur jelajah alami Harimau Sumatera.*

 

 

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Berita Acara Sudah Disepakati Namun Sampai Saat Ini Belum Ada Respon Dari Perusahaan

Jumat, 24 April 2026 - 10:00:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Mantan Divisioner OP.

Daerah

Pekanbaru Membara! Enam Rumah Petak di Jalan Gulama Ludes Terbakar Siang Bolong

Rabu, 22 April 2026 - 19:54:14 WIB

BEDELAU.COM --Kebakaran hebat melanda Jalan Gulama, .

Daerah

Diduga Bunuh Diri, Bos GNT Bengkalis Ditemukan Tergantung di Rumahnya

Rabu, 22 April 2026 - 19:45:58 WIB

BEDELAU.COM --Warga Kelurahan Damon, Kecamatan Bengk.

Daerah

Sudah Makan Korban, Disdik Pekanbaru Minta Peran Orang Tua Siswa Awasi Penggunaan Gadget

Rabu, 22 April 2026 - 19:43:40 WIB

BEDELAU.COM --Siswi SMP di Pekanbaru jadi korban pem.

Daerah

Bengkel Gratis Brimob Diserbu Ojol di Pekanbaru, Servis-Oli Tanpa Biaya

Rabu, 22 April 2026 - 19:23:09 WIB

BEDELAU.COM --Program bengkel gratis untuk ojek onli.

Daerah

Malam-malam Wako Turun Ke Marpoyan Damai Cari Penyebab Banjir

Rabu, 22 April 2026 - 19:18:16 WIB

BEDELAU.COM --Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugr.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Berita Acara Sudah Disepakati Namun Sampai Saat Ini Belum Ada Respon Dari Perusahaan
24 April 2026
Bangkit dari Bencana, Program Jum’at Berkah di Pidie Jaya Kembali Hadir di Mesjid Baitul Sattar
24 April 2026
Gagalkan Aksi Maling, Petugas Kantor Desa Dosan Bersimbah Darah
23 April 2026
Polisi Amankan Tiga Pelaku Penusukan di Jalan Diponegoro Pekanbaru
23 April 2026
Pekanbaru Membara! Enam Rumah Petak di Jalan Gulama Ludes Terbakar Siang Bolong
22 April 2026
Curanmor di Kerumutan Pelalawan Terungkap, Pelaku Ditangkap Usai Motor Hilang Dua Pekan
22 April 2026
Diduga Bunuh Diri, Bos GNT Bengkalis Ditemukan Tergantung di Rumahnya
22 April 2026
Sudah Makan Korban, Disdik Pekanbaru Minta Peran Orang Tua Siswa Awasi Penggunaan Gadget
22 April 2026
Polda Riau Sita 41 Ton BBM Bersubsidi, 39 Tersangka Diamankan
22 April 2026
Bengkel Gratis Brimob Diserbu Ojol di Pekanbaru, Servis-Oli Tanpa Biaya
22 April 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Misteri Bau Sangit di Kampar: Nita Tewas Terbakar, Suami Malah Hilang Bak Ditelan Bumi!
  • 2 Tol Padang-Pekanbaru Dikebut, Amdal Disiapkan
  • 3 Masa Sanggah Hasil Pemilihan RT/RW Serentak di Pekanbaru Dibuka
  • 4 Lahan Sawit Jutaan Hektare Ternyata Bisa Jadi Pabrik Daging
  • 5 Penertiban PETI di Kuansing, Polsek Singingi Hilir Musnahkan Tiga Rakit di Sungai Bawang
  • 6 Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Diselamatkan
  • 7 Berkas Ijazah Palsu Lengkap, Anggota DPRD Pelalawan Langsung Ditahan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved