• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Bengkalis

Sebanyak 3.051 Gigitan, Kasus Rabies di Bengkalis Meningkat Tajam

Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 17:41:22 WIB
Cetak
Sebanyak 3.051 Gigitan, Kasus Rabies di Bengkalis Meningkat Tajam

BEDELAU.COM --Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkalis mencatat lonjakan signifikan kasus rabies sepanjang tahun 2025. Sebanyak sembilan kasus rabies terkonfirmasi, meningkat drastis dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencatat dua kasus.

Kepala DPTHP Tarmizi melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Peternakan Suhairi didampingi Pejabat Fungsional Veteriner DTPHP Bengkalis, drh. M. H. Mardani mengatakan bahwa sebaran kasus terbanyak terjadi di Kecamatan Bantan dengan enam kasus, disusul Kecamatan Bathin Solapan dua kasus, dan Kecamatan Bengkalis satu kasus.

“Untuk tahun 2025, kami mencatat sebanyak sembilan kasus rabies. Ini menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Mardani, Selasa (26/1/26).

Selain kasus rabies, DTPHP juga mencatat 3.051 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang 2025.

Dari jumlah tersebut, sembilan kasus dinyatakan positif rabies berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

ASN yang akrab disapa Hani ini menjelaskan, 52 persen kasus ribuan gigitan itu berasal dari anjing, dengan 162 kasus masuk kategori risiko sedang. Meski demikian, ia menegaskan bahwa di wilayah endemis rabies seperti Bengkalis, setiap gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) harus ditanggapi serius.

“Kita tidak bisa hanya melihat tingkat risiko. Karena Bengkalis wilayah endemis rabies, setiap gigitan harus segera ditangani di fasilitas kesehatan, baik puskesmas, pustu, maupun layanan kesehatan hewan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar hewan yang menggigit segera dilaporkan ke Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) setempat untuk dilakukan observasi dan penanganan lanjutan.

Berdasarkan hasil identifikasi, delapan dari sembilan kasus rabies disebabkan oleh anjing, sementara satu kasus disebabkan oleh kucing. Mayoritas hewan penular tersebut merupakan hewan yang dilepasliarkan.

“Permasalahan terbesar kita adalah anjing yang dilepasliarkan seratus persen. Hewan seperti ini sulit dikontrol dan sangat berpotensi menularkan rabies,” ungkap Mardani.

Dalam rangka mendukung program pembebasan rabies di Pulau Bengkalis, DTPHP mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif terlibat dalam upaya pencegahan. Target pembebasan rabies pun diperpanjang menjadi dua hingga tiga tahun ke depan, dengan catatan adanya keterlibatan semua pihak.

“Rabies tidak bisa ditangani pemerintah saja. Harus ada pengendalian hewan, edukasi masyarakat, dan vaksinasi yang berjalan serentak,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa vaksinasi HPR merupakan langkah paling efektif dalam mencegah rabies dibandingkan metode lain. Masyarakat juga diminta untuk lebih bertanggung jawab terhadap hewan peliharaannya.

“Hewan yang dipelihara dengan baik dan rutin divaksin relatif aman. Yang menjadi persoalan adalah hewan yang dibiarkan bebas tanpa pengawasan,” pungkasnya.***

 

 

 

Sumber: Riaureview.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Rafale Sudah di Riau, Sistem Keamanan Lanud Roesmin Nurjadin Langsung Diperketat

Ahad, 05 April 2026 - 21:16:17 WIB

BEDELAU.COM --Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin di Pe.

Daerah

Pemko Pekanbaru Siapkan SDM Lokal Penuhi Kebutuhan 14 Ribu Tenaga Kerja di KIT

Ahad, 05 April 2026 - 21:01:38 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, men.

Daerah

Optimalkan OMC, BNPB Perkuat Pencegahan Karhutla di Riau

Ahad, 05 April 2026 - 20:59:23 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah pusat melalui Badan Nasiona.

Daerah

Bocah 4 Tahun Hilang di Sungai Batang Kuantan, Tim SAR Lakukan Pencarian

Sabtu, 04 April 2026 - 19:52:53 WIB

BEDELAU.COM --Peristiwa hilangnya seorang bocah beru.

Daerah

Ribuan Ikan Mati di Sungai Tapung Kanan

Sabtu, 04 April 2026 - 19:28:40 WIB

BEDELAU.COM -Ribuan ikan ditemukan mati di aliran Su.

Daerah

Home Ekonomi PTPN IV Regional III Sulap Limbah Sawit Jadi Bahan Bakar Pabrik dan Listrik

Sabtu, 04 April 2026 - 19:11:58 WIB

BEDELAU,COM --Limbah cair kelapa sawit yang selama i.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Rafale Sudah di Riau, Sistem Keamanan Lanud Roesmin Nurjadin Langsung Diperketat
05 April 2026
Seorang Kakek di Rohil Diduga Cabuli Cucunya Sendiri
05 April 2026
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Diselamatkan
05 April 2026
Polisi menggelar razia di tempat hiburan malam di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
05 April 2026
Razia THM di Duri, 7 Pengunjung Positif Narkoba
05 April 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan SDM Lokal Penuhi Kebutuhan 14 Ribu Tenaga Kerja di KIT
05 April 2026
Optimalkan OMC, BNPB Perkuat Pencegahan Karhutla di Riau
05 April 2026
Bocah 4 Tahun Hilang di Sungai Batang Kuantan, Tim SAR Lakukan Pencarian
04 April 2026
Kapolsek di Rohul Dipatsus Diam-Diam? Dugaan Setoran Narkoba Bikin Geger Riau
04 April 2026
Jenazah Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Bandara Soekarno-Hatta
04 April 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Kurangnya Transparansi Rekrutmen di PT Imbang Tata Alam Disorot, Dugaan Nepotisme Muncul
  • 2 Antrean Kendaraan Mengular, Mal di Pekanbaru Dipadati Pengunjung
  • 3 Gugur Saat Bertugas, Aiptu Apendra Naik Pangkat Anumerta dari Kapolri
  • 4 Usai Libur Lebaran, Pelayanan Samsat di Riau akan Dibuka Besok
  • 5 Disorot Habis-habisan, Baznas Riau Batal Donasi Rp3 Miliar ke Jembatan Presisi: Dana Umat Nyaris Salah Arah?
  • 6 alur Riau-Sumut Macet Total, Kendaraan Mengular Tanpa Jalur Alternatif
  • 7 Warga Sudah Bisa Tukar Sampah ke Waste Station Pemko Pekanbaru Jelang Lebaran

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved