• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Peristiwa
  • Siak

Lantai 2 Tangsi Belanda Siak Ambruk, Diduga Kurang Perawatan

Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 23:31:39 WIB
Cetak
Lantai 2 Tangsi Belanda Siak Ambruk, Diduga Kurang Perawatan
Potongan video ambruknya lantai 2 Tangsi Belanda di Siak, Sabtu (31/1/2026) pagi, foto: Riauaktual.com

BEDELAU.COM --Tempat wisata bersejarah di Kabupaten Siak berubah menjadi momen mencekam. Dimana Lantai kamar bagian atas Tangsi Belanda ambruk dan menimpa sejumlah pelajar.

Lantai bangunan bersejarah Tangsi Belanda di Kecamatan Mempura roboh, Sabtu (31/1/2026) pagi, saat puluhan murid sekolah dasar tengah melakukan kegiatan study tour.

Peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba ketika rombongan siswa SD IT Baitul Ridho Rawangkao, Kecamatan Lubuk Dalam, berada di area bangunan peninggalan kolonial Belanda tersebut.

Informasi sementara menyebutkan sekitar 10 siswa mengalami cedera dan dilarikan ke RSUD Tengku Rafian Siak untuk mendapatkan perawatan medis.

Selain itu, beberapa siswa lainnya serta satu orang guru dilaporkan mengalami luka ringan. Total peserta study tour diketahui berjumlah 55 siswa dengan pendamping sekitar 13 guru.

Hingga siang hari, pihak rumah sakit masih melakukan observasi terhadap kondisi para pelajar yang terluka.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar mengatakan, berdasarkan laporan awal, runtuhnya lantai diduga disebabkan kondisi kayu bangunan yang sudah rapuh.

"Menurut laporan sementara, runtuhnya lantai dua Tangsi Belanda diduga akibat usia kayu atau papan yang sudah dimakan rayap. Kami masih melakukan penelusuran lebih lanjut," ujar Kapolres.

Ia menambahkan, aspek perawatan bangunan cagar budaya juga menjadi perhatian dalam penyelidikan awal insiden tersebut.

"Diduga karena kurangnya perawatan dari Pemerintah Daerah dalam menjaga cagar budaya peninggalan Belanda yang ada di Kabupaten Siak, hingga saat ini kamì masih melakukan penelusuran," ungkapnya.

Diketahui, Tangsi Belanda Siak pernah dipugar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Permukiman (PUTR) Kabupaten Siak pada 2018 dan 2019.

Selain itu, Kementerian PUPR juga melakukan program revitalisasi pada 2018 dengan anggaran sekitar Rp 5,2 miliar.

Secara historis, Tangsi Belanda merupakan kompleks pertahanan tentara kolonial Belanda yang terdiri dari enam bangunan mengelilingi halaman tengah.

Kompleks tersebut dahulu difungsikan sebagai penjara, asrama prajurit, kantor, hingga gudang senjata dan logistik.

Namun, dari dua bangunan utama yang teridentifikasi, hanya satu unit yang direvitalisasi penuh oleh Kementerian PUPR, yakni Gedung F di bagian belakang kompleks.

Sementara satu bangunan lainnya hanya tersisa tapak pondasi.

Pasca kejadian, Bupati Siak Afni Zulkifli turun langsung meninjau lokasi kejadian didampingi Kapolres Siak.

Bupati juga menyempatkan diri menjenguk para korban di RSUD Tengku Rafian Siak sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab pemerintah daerah.

Untuk sementara, objek wisata Tangsi Belanda ditutup guna keperluan observasi dan penyelidikan penyebab runtuhnya bangunan.

Insiden ini memunculkan sorotan publik terkait aspek keamanan bangunan bersejarah yang dijadikan objek wisata dan edukasi.

Sejumlah pihak mendorong pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fisik seluruh cagar budaya di Kabupaten Siak.

Tokoh Muda Siak, Juwana, menyatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Ia menilai peristiwa ini harus menjadi bahan introspeksi dalam tata kelola kepariwisataan daerah.

"Kejadian ini harus menjadi catatan dan evaluasi agar tidak terulang di lokasi wisata lain. Aparat penegak hukum juga perlu melakukan investigasi mendalam, bahkan audit forensik jika diperlukan, agar jelas siapa yang harus bertanggung jawab," ujarnya.

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Peristiwa

CPO Basahi Jalan Lintas Duri, Polantas Bengkalis Tangani Tabrakan Beruntun 4 Truk Fuso

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:21:41 WIB

BEDELAU.COM --Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan.

Peristiwa

Tanggul Jebol Lagi, Air Bah Sapu Pemukiman di Pinggir Danau Maninjau

Ahad, 19 Juli 2026 - 19:03:22 WIB

BEDELAU.COM --Banjir melanda Nagari Sungai Batang, K.

Peristiwa

Karyawan Kontraktor Perkebunan di Pelalawan Tewas, Diduga Diterkam Harimau Sumatera

Ahad, 12 Juli 2026 - 21:09:18 WIB

BEDELAU.COM --Seorang karyawan kontraktor perkebunan.

Peristiwa

Mobil Terbang ke Jurang 40 Meter, Ayah dan Anak Selamat dari Maut di Kelok Sembilan

Ahad, 05 Juli 2026 - 19:59:43 WIB

BEDELAU.COM --Mobil yang melaju di kawasan Flyove.

Peristiwa

Surat Tanah Hilang, Pemilik Tanah Melaporkan Ke Pihak Yang Berwajib

Kamis, 02 Juli 2026 - 10:00:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Surat berharga milik Hary.

Peristiwa

Remaja 15 Tahun Tewas dalam Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Kuansing

Ahad, 21 Juni 2026 - 18:20:35 WIB

BEDELAU.COM --Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Kabupa.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Agung Nugroho Lantik 39 ASN, 18 Lurah Baru Siap Perkuat Pelayanan Masyarakat
24 Juli 2026
Mangrove Rohil Dibabat Alat Berat, Polisi Sita Ekskavator dan Tetapkan Tersangka
24 Juli 2026
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ternyata Sedang Diperiksa Tim 9
24 Juli 2026
Kecam Dugaan Pemukulan Wartawan di Siak, Desak Polisi Usut hingga Aktor Intelektual
24 Juli 2026
Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian
24 Juli 2026
Polsek Sukajadi: Kasus Tiga Eks Karyawan PT Asyifa Diduga Gelapkan Uang Perusahaan
24 Juli 2026
Wako Agung Minta RT dan RW di Pekanbaru Aktif Laporkan Persoalan Lingkungan
24 Juli 2026
Penanaman Serentak Kuartal III Siap Dimulai, Polsek Tandun Tinjau Lahan Jagung
24 Juli 2026
Jumat Berkah Subuh, Kepedulian Sosial Hadir di Meureudu
24 Juli 2026
220 Mahasiswa Fakultas Hukum UNILAK Ikuti Karya Bakti Mahasiswa di Kabupaten Siak
23 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Nekat Menyeberang Sungai, Pria 21 Tahun di Dumai Diterkam Buaya dan Hilang
  • 2 Polisi Selidiki Kericuhan di DPRD Riau, Rekaman CCTV Jadi Bukti Utama
  • 3 Serang Pakai Sajam Saat Disergap, Polisi Tembak Pengedar Ekstasi di Pekanbaru
  • 4 Resahkan Warga, Wako Pekanbaru Perintahkan Satpol PP Segera Tertibkan Tenda Biru di Air Hitam
  • 5 Ditlantas Polda Riau dan BPTD Intensifkan Ramp Check Demi Keselamatan
  • 6 Prabowo Bocorkan Motor Listrik Nasional Segera Meluncur
  • 7 Konflik Parisman dan Eet, BK DPRD Riau Proses Sesuai Kode Etik

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved