Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Diduga Tipu Warga Pekanbaru, Polisi Tangkap Dua Kolektor Leasing
BEDELAU.COM --Tim Resmob Jembalang Polresta Pekanbaru meringkus dua pria terduga pelaku tindak pidana penipuan dan penggelapan sepeda motor dengan modus menawarkan solusi pembayaran tunggakan cicilan (buka blokir, red).
Kedua pelaku diamankan saat diduga hendak melarikan diri ke Sumatera Utara, Sabtu (30/1/2026) sekitar pukul 02.30 WIB di Simpang Bangko, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.
Kedua pelaku merupakan kolektor PT Capella Multidana Finance Pekanbaru.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua melalui Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Dian Riansyah menjelaskan, kedua pelaku yang diamankan yakni IT alias Dodi (26) dan RHK (28).
"Keduanya diduga hendak melarikan diri ke wilayah Sumatera Utara," ujar AKP Anggi.
Kasus ini bermula dari laporan korban, Surya Saputra (40), warga Rumbai Timur, Pekanbaru. Laporan tersebut teregister dengan Nomor: LP/B/118/I/2026/SPKT/Polresta Pekanbaru/Polda Riau tertanggal 30 Januari 2026.
Peristiwa terjadi, Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di kantor PT Capella Multidana Finance Pekanbaru, Jalan Tuanku Tambusai No. 6B, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai.
Saat itu, korban datang ke kantor pembiayaan tersebut setelah dihubungi. Salah satu pelaku berinisial IT, menawarkan solusi berupa top up kredit untuk membantu pembayaran tunggakan cicilan sepeda motor korban.
"Pelaku meminta korban menandatangani selembar kertas. Namun korban tidak sempat membaca isi dokumen tersebut secara menyeluruh," jelasnya.
Tak lama kemudian, pelaku meminta kunci sepeda motor dengan alasan hendak mengecek nomor rangka kendaraan.
Namun pelaku tidak kembali. Korban kemudian menyadari bahwa dokumen yang ditandatanganinya merupakan surat serah terima kendaraan.
Sepeda motor tersebut pun dibawa kabur tanpa penjelasan. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp 26.469.000.
Mendapat laporan tersebut, Tim Resmob Jembalang yang dipimpin Iptu Muhammad Rizqi Indra Setiawan, melakukan penyelidikan dan memperoleh informasi bahwa kedua pelaku hendak kabur ke luar daerah.
Tim kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan keduanya di wilayah Bengkalis.
"Kedua tersangka saat ini sudah diamankan di Polresta Pekanbaru untuk proses penyidikan lebih lanjut," tambahnya.
Polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 492 dan/atau Pasal 486 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan.
Saat ini penyidik masih melengkapi administrasi penyidikan dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum selanjutnya.
Sumber: Riauaktual.com
Mangrove Rohil Dibabat Alat Berat, Polisi Sita Ekskavator dan Tetapkan Tersangka
BEDELAU.COM --Hutan mangrove di pesisir Riau ternyat.
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ternyata Sedang Diperiksa Tim 9
BEDELAU.COM --Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana .
Kecam Dugaan Pemukulan Wartawan di Siak, Desak Polisi Usut hingga Aktor Intelektual
BEDELAU.COM --Pemimpin Redaksi Tribun Pekanbaru, Erw.
Bongkar Dua Sindikat Curanmor, Polisi Bekuk 11 Pelaku di Pekanbaru
BEDELAU.COM --11 orang pelaku curanmor berhasil di r.
Abdul Wahid Sebut JPU Jadi "Advokat" Dani, Replik Dinilai Penuh Narasi dan Asumsi
BEDELAU.COM --Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid mel.
Kejati Riau Geledah Disdik, Tiga Boks Dokumen Dugaan Korupsi Smart Board Disita
BEDELAU.COM --Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khus.








