• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pelalawan

Sinergi Warga dan BKSDA Selamatkan Anak Harimau Kelaparan di Pelalawan

Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 22:57:04 WIB
Cetak
Sinergi Warga dan BKSDA Selamatkan Anak Harimau Kelaparan di Pelalawan
Anak Harimau Sumatera ditangkap BKSDA dan warga di Desa Pulau Muda, Teluk Meranti, Pelalawan, foto: SM News.com

BEDELAU.COM --Kabar menggembirakan datang dari pelosok hutan Kabupaten Pelalawan, Riau. Seekor anak Harimau Sumatera akhirnya berhasil diamankan dengan kondisi selamat. Satwa langka ini sempat membuat warga ketakutan karena sering memangsa ternak. Konflik antara manusia dan satwa liar ini berakhir tanpa pertumpahan darah. Semua pihak kini bisa bernapas lega karena evakuasi berjalan sangat lancar.

Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, memuji kesigapan tim di lapangan. Kemunculan harimau tersebut memang sudah terpantau sejak beberapa waktu terakhir. Warga merasa resah karena kambing peliharaan mereka terus berkurang drastis. BKSDA Riau segera mengambil langkah cepat untuk melakukan mitigasi konflik.

"Tim langsung melakukan mitigasi konflik dengan pemasangan kandang jebak di lokasi," kata Supartono, Kamis, 12 Maret 2026. Pemasangan jebak ini bertujuan untuk mengevakuasi harimau tanpa harus melukainya sedikit pun. Masyarakat turut berperan aktif dalam membantu proses pemantauan kandang jebak tersebut. Kerja sama ini menjadi kunci utama keberhasilan evakuasi satwa liar tersebut.

Peristiwa menegangkan terjadi pada Senin malam, 9 Maret 2026 lalu. Harimau itu kembali memangsa kambing milik warga di dalam kandang. Lokasi kejadian berada di jalur strategis antara Simpang Tiga dan Desa Pulau Muda. Daerah ini memang sering dilaporkan menjadi titik kemunculan satwa liar belakangan.

Menanggapi kejadian itu, tim BKSDA bersama warga memasang perangkap kembali. Mereka menggunakan sisa bangkai ternak sebagai umpan yang cukup efektif. Pada Selasa, 10 Maret 2026, kandang jebak mulai dipasang dengan sangat hati-hati. Kehadiran masyarakat sangat membantu tim dalam menentukan lokasi perangkap strategis.

Pada malam harinya, sekitar pukul 21.00 WIB, tim memantau perangkap. Suara dari dalam kandang jebak memberikan kabar baik bagi warga. Anak harimau tersebut sudah masuk ke dalam perangkap dengan selamat. Tidak ada luka serius pada tubuh satwa langka yang terjebak itu.

Keputusan warga untuk tidak melakukan aksi anarkis sangat layak diberi apresiasi. Warga lebih memilih jalur koordinasi daripada melakukan perburuan hewan liar. Ipda Boby Evan dari Polsek Teluk Meranti turun langsung ke lokasi. Beliau memastikan situasi di sekitar lokasi perangkap tetap terjaga dengan aman.

Proses evakuasi dilakukan dengan prosedur medis yang cukup ketat sekali. Dokter hewan dari BBKSDA Riau melakukan pembiusan agar satwa tenang. Anak harimau kemudian dipindahkan ke dalam kandang angkut yang lebih layak. Kepala Desa Pulau Muda, Andika, turut menyaksikan proses penyerahan satwa itu.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan harimau itu berjenis kelamin betina muda. Umurnya diperkirakan masih di bawah satu tahun dengan kondisi fisik kurus. Tidak ditemukan luka terbuka pada tubuh satwa malang tersebut saat ini. Tim medis akan terus memantau kesehatan hingga kondisinya benar-benar kembali prima.

Kini anak harimau tersebut berada di pusat penyelamatan satwa khusus. Yayasan Arsari Djojohadikusumo menyediakan fasilitas untuk pemulihan kondisi sang harimau muda. Mereka akan memantau perilaku hewan sebelum memutuskan langkah pelepasliaran nanti. Harapan besar tentu agar satwa ini bisa kembali ke habitatnya.

"Kami akan mempertimbangkan kemungkinan rilis ke habitat alaminya sebagai langkah terbaik," jelas Supartono. Pelepasliaran tentu akan dilakukan setelah kesehatan satwa dipastikan benar-benar stabil. Proses ini memerlukan waktu untuk memastikan kesiapan insting bertahan hidup di hutan. BKSDA berkomitmen menjaga keberlangsungan hidup satwa dilindungi ini dengan sangat serius.

Supartono juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat setempat. TNI, Polri, serta perusahaan sekitar juga turut membantu proses mitigasi tersebut. Kerja sama kolektif ini membuktikan bahwa kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama. Kesadaran masyarakat terhadap perlindungan hewan langka kini meningkat jauh lebih baik.

Wilayah Teluk Meranti memang berbatasan langsung dengan kawasan hutan alami yang luas. Konflik satwa liar dan manusia sering terjadi di area tersebut. Warga kini sadar bahwa jalur koordinasi lebih baik daripada melakukan tindakan sendiri. Langkah ini sangat efektif mencegah jatuhnya korban jiwa dari satwa dilindungi.

BKSDA Riau terus mengimbau warga agar tetap waspada setiap saat. Jangan melakukan tindakan berbahaya jika menemukan tanda keberadaan harimau di permukiman. Segera laporkan kepada petugas atau hubungi call center resmi BKSDA Riau. Penanganan yang tepat akan menjamin keselamatan warga serta kelestarian satwa liar.

Kisah sukses ini diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak wilayah lainnya nanti. Konflik satwa bisa diselesaikan dengan damai melalui kerja sama yang erat. Semoga anak harimau ini segera pulih dan bisa kembali menjelajahi hutan. Kebaikan hati warga Desa Pulau Muda akan dicatat dalam sejarah konservasi.

 

 

 

Sumberr:  SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Angin Kencang Melanda Desa Api Api, SMPN 1 Banlak Rusak Parah

Ahad, 07 Juni 2026 - 16:58:13 WIB

BEDELAU.COM --Musibah angin kencang yang melanda Des.

Daerah

Besok Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Jangan Langgar 10 Pelanggaran Ini

Ahad, 07 Juni 2026 - 16:53:09 WIB

BEDELAU.COM --Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrest.

Daerah

Diikuti 15.080 Pelari Se-Indonesia, Riau Bhayangkara Run 2026 Pecahkan Rekor

Ahad, 07 Juni 2026 - 16:51:24 WIB

BEDELAU.COM --Antusiasme masyarakat terhadap pelaksa.

Daerah

Pedagang Menjerit! Kebakaran Besar Sapu Deretan Ruko Pasar Atas Bangkinang

Sabtu, 06 Juni 2026 - 23:04:30 WIB

BEDELAU.COM --Kebakaran Pasar Atas Bangkinang, Kabup.

Daerah

Plt Gubri Minta Pohon Sudah Ditanam di Kawasan Stadion Utama Harus Dirawat

Sabtu, 06 Juni 2026 - 23:00:18 WIB

BEDELAU.COM --Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF.

Daerah

Nunggak Pajak? Warga Pekanbaru Bisa Manfaatkan Program Penghapusan Denda

Sabtu, 06 Juni 2026 - 22:52:27 WIB

BEDELAU.COM --Warga Kota Pekanbaru bisa memanfaatkan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
PETI Kuansing Digerebek Beruntun
07 Juni 2026
Angin Kencang Melanda Desa Api Api, SMPN 1 Banlak Rusak Parah
07 Juni 2026
Demi Viral, Dua Pemuda di Kuansing Diamankan Usai Keliling Kota Pakai Kostum Pocong
07 Juni 2026
Besok Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Jangan Langgar 10 Pelanggaran Ini
07 Juni 2026
Diikuti 15.080 Pelari Se-Indonesia, Riau Bhayangkara Run 2026 Pecahkan Rekor
07 Juni 2026
Pembukaan Pekan Penghijauan, Mahasiswa Pendidikan Biologi UNRI Wujudkan Aksi Nyata
06 Juni 2026
Pedagang Menjerit! Kebakaran Besar Sapu Deretan Ruko Pasar Atas Bangkinang
06 Juni 2026
Plt Gubri Minta Pohon Sudah Ditanam di Kawasan Stadion Utama Harus Dirawat
06 Juni 2026
Hiace Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, Lima Orang Tewas
06 Juni 2026
Nunggak Pajak? Warga Pekanbaru Bisa Manfaatkan Program Penghapusan Denda
06 Juni 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Subuh Jumat Berkah di Masjid Baitussattar, Dr. Mohammad Naim dari Pakistan Sampaikan Kultum Inspiratif
  • 2 Jalan Rambutan Pekanbaru Mulai Diperbaiki, Agung Nugroho: Dikebut Maksimal
  • 3 Ada Kerusakan, Jembatan Danau Bingkuang Ditutup Sementara
  • 4 Tak Cuma Anak Petani, ASN Juga Bisa Dapat Beasiswa Sawit
  • 5 PT ITA Salurkan Kurban di Siak dan Meranti, Peternak Lokal Ikut Diuntungkan
  • 6 Pelarian Tahanan Rutan Pekanbaru yang Kabur Berakhir di Tempat Masak Rendang Kurban
  • 7 Salat Iduladha 1447 H Bersama Ribuan Warga, Wako Pekanbaru Ajak Perkuat Persaudaraan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved