• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Rohul

Suami Korban Pembunuhan di Ujung Batu Ditangkap, Misteri Kematian Tukang Pijat Mulai Terkuak

Redaksi

Sabtu, 20 Juni 2026 18:50:29 WIB
Cetak
Suami Korban Pembunuhan di Ujung Batu Ditangkap, Misteri Kematian Tukang Pijat Mulai Terkuak
Ilustrasi dan infografis kasus pembunuhan wanita tukang urut di Ujung Batu, Rohul.Foto: SM News/Created by AI/SM.News.com

BEDELAU.COM --Kasus pembunuhan yang menggemparkan warga Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, memasuki babak baru. Setelah beberapa hari menjadi buruan aparat, suami korban yang diduga terlibat dalam kematian istrinya akhirnya berhasil diamankan polisi.

Penangkapan tersebut dilakukan oleh jajaran Polres Rokan Hulu bersama Polsek Ujung Batu. Kabar penangkapan itu sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat sejak korban ditemukan meninggal dunia beberapa hari lalu.

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, melalui Kapolsek Ujung Batu, Kompol Jusup Purba, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun pihak kepolisian belum membuka secara rinci kronologi maupun lokasi lengkap penangkapan karena tim masih dalam perjalanan membawa terduga pelaku ke Rokan Hulu.

"Iya benar, yang bersangkutan sudah diamankan dan saat ini masih dalam proses dibawa ke Rohul untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Jusup Purba, Sabtu, 20 Juni 2026.

Kasus ini bermula dari penemuan jasad seorang perempuan berinisial RK, sekitar 50 tahun, yang dikenal warga sebagai tukang pijat. Korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya di Dusun II Simpang Baru, Desa Ngaso, pada Selasa pagi, 16 Juni 2026.

Kematian korban langsung mengundang perhatian warga sekitar. Selain ditemukan dalam kondisi mengenaskan, keberadaan suaminya saat itu juga menjadi tanda tanya karena tidak berada di lokasi.

Di rumah tersebut, korban diketahui hanya tinggal berdua bersama sang suami. Anak-anak korban dari pernikahan sebelumnya tinggal di luar daerah sehingga tidak berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Kecurigaan warga semakin menguat ketika suami korban tidak ditemukan setelah jasad ditemukan. Informasi yang berkembang menyebutkan pria tersebut diduga pergi dengan membawa sepeda motor milik korban beserta dua unit telepon genggam.

Hasil pemeriksaan medis kemudian mengungkap fakta penting. Tim medis RSUD Pasir Pengaraian menyatakan korban meninggal akibat luka tusuk benda tajam pada bagian leher.
Terdapat dua luka tusuk yang ditemukan pada tubuh korban. Luka tersebut berada di sisi kanan dan kiri leher yang menyebabkan korban kehilangan banyak darah.

Temuan itu memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat tindak kekerasan. Kondisi kamar yang dipenuhi bercak darah dan sejumlah barang yang berserakan juga menjadi bagian penting dalam penyelidikan.

Menurut informasi yang dihimpun, kasus ini pertama kali terungkap ketika rekan kerja suami korban datang ke rumah untuk mengajaknya bekerja. Namun panggilan yang dilakukan berulang kali tidak mendapatkan jawaban.

Merasa ada sesuatu yang tidak beres, saksi kemudian mengajak warga lain untuk masuk ke dalam rumah. Pintu rumah saat itu dalam keadaan tidak terkunci sehingga mereka dapat masuk dengan mudah.

Di dalam rumah, mereka menemukan kondisi yang tidak biasa. Beberapa barang tampak berserakan dan suasana rumah terlihat berantakan.

Ketika memeriksa kamar, mereka mendapati korban berada di atas tempat tidur dalam kondisi tertutup tikar. Di sekitar tubuh korban terlihat bercak darah yang membuat warga segera meminta bantuan.

"Respons cepat masyarakat dalam melaporkan kejadian sangat membantu proses penyelidikan yang dilakukan petugas," kata seorang sumber kepolisian.

Penangkapan terduga pelaku kemudian menjadi perkembangan paling signifikan dalam kasus tersebut. Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan pria itu diamankan pada Jumat, 19 Juni 2026.

Berdasarkan informasi yang beredar luas, lokasi penangkapan disebut berada di wilayah Kabupaten Nias Selatan. Namun hingga kini polisi belum memberikan keterangan resmi terkait detail operasi penangkapan tersebut.

Jusup Purba meminta masyarakat bersabar menunggu keterangan lengkap dari penyidik. Menurutnya, seluruh informasi akan disampaikan setelah proses pemeriksaan awal terhadap terduga pelaku selesai dilakukan.

"Penyidik membutuhkan waktu untuk menyusun seluruh rangkaian peristiwa secara utuh agar informasi yang disampaikan kepada publik benar-benar akurat," ujarnya.

Kasus ini sejak awal menyita perhatian masyarakat Rokan Hulu. Selain karena terjadi di lingkungan permukiman yang relatif tenang, hubungan antara korban dan terduga pelaku juga menjadi sorotan.

Pasangan tersebut diketahui baru menikah pada Agustus 2025 lalu. Keduanya memiliki perbedaan usia yang cukup jauh, dengan sang suami berusia sekitar dua dekade lebih muda dibanding korban.

Kini perhatian masyarakat tertuju pada hasil pemeriksaan polisi. Banyak pihak menunggu pengungkapan motif serta kronologi lengkap yang menyebabkan seorang perempuan kehilangan nyawanya di rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal bersama suaminya.

Dengan tertangkapnya terduga pelaku, aparat berharap proses penyidikan dapat berjalan lebih cepat. Polisi juga memastikan seluruh fakta akan diungkap secara transparan setelah pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti selesai dilakukan.

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Kurang dari 24 Jam, Polsek Binawidya Ringkus Pelaku Curanmor di 10 TKP

Selasa, 04 Agustus 2026 - 20:57:44 WIB

BEDELAU.COM --Unit Reskrim Polsek Binawidya berhasil.

Hukrim

Polisi: Kematian Dokter PPDS di Siak karena Depresi Terlilit Utang Pinjol

Selasa, 04 Agustus 2026 - 20:51:15 WIB

BEDELAU.COM --Polres Siak memaparkan hasil penyelidi.

Hukrim

Diduga Dipicu Dendam, Pelaku Pembacokan di Kuansing Berhasil Ditangkap

Senin, 03 Agustus 2026 - 19:07:07 WIB

BEDELAU.COM --Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) P.

Hukrim

KPK Masih Pelajari Putusan Hakim Vonis 2 Tahun Penjara Abdul Wahid

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:29:27 WIB

BEDELAU.COM --Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid div.

Hukrim

Sepekan, Polres Kuansing dan Polda Riau Musnahkan 48 Rakit PETI di 16 Lokasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:21:01 WIB

BEDELAU.COM --Polres Kuantan Singingi bersama Direkt.

Hukrim

Polisi Terus Sisir dan Bakar PETI di Kuansing

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:10:09 WIB

BEDELAU.COM --Komitmen dalam memberantas aktivitas P.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Duka Konservasi Riau, Gajah Legendaris Jovi Mati Setelah 34 Hari Dirawat Intensif
04 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
04 Agustus 2026
Diduga Terjatuh Dari Jembatan Rantau Berangin, Boiko Gulo Hilang di Sungai Kampar
04 Agustus 2026
Kurang dari 24 Jam, Polsek Binawidya Ringkus Pelaku Curanmor di 10 TKP
04 Agustus 2026
Dukung Iven Pacu Jalur, Menteri PU Kaji Jalan Tol Pekanbaru-Kuansing
04 Agustus 2026
Korban Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Orang
04 Agustus 2026
Polisi: Kematian Dokter PPDS di Siak karena Depresi Terlilit Utang Pinjol
04 Agustus 2026
Pemkab Kuansing Masih Menunggu Konfirmasi Pusat Terkait Pembukaan Pacu Jalur
03 Agustus 2026
Simpang SKA Akan Dirombak, Traffic Light Dihapus dan Dua U-Turn Diperluas
03 Agustus 2026
Ruko Disegel Pemko, DPRD Langsung Turun ke STC Dampingi Pedagang
03 Agustus 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Pemko Pekanbaru Genjot Pengaspalan 23 Kilometer Jalan, Akses Warga Makin Lancar
  • 2 Polisi Tangkap Dukun Cabul di Inhu, Korban Diperdaya dengan Ritual Nikah Batin
  • 3 Teror Kemunculan Harimau, Kondisi Desa Danai Inhil Mendadak Mencekam
  • 4 Diduga Jadi Korban Begal, Wanita Tergeletak di Parit Binawidya Gegerkan Warga
  • 5 KPK Panggil Mantan Ketua KPID Riau Bambang Suwarno, Kasus Pemerasan di Pemprov Riau
  • 6 Kabur Usai Curi Trafo PLN di Siak, Dua Pria Ditangkap Warga di Pekanbaru
  • 7 Wacana Lama Muncul Kembali: Riau Pesisir Siap Berdiri Sendiri

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved