• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Kampar

Diduga Hindari Posko Penyekatan, Tiga Pemudik Tewas Tenggelam di Sungai Kopu Kampar

Redaksi

Jumat, 14 Mei 2021 21:33:33 WIB
Cetak
Diduga Hindari Posko Penyekatan, Tiga Pemudik Tewas Tenggelam di Sungai Kopu Kampar
Petugas gabungan mengevakuasi jenazah korban yang tewas tenggelam.

BEDELAU.COM --Diduga menghindari Posko Terpadu Peniadaan Mudik dan Pembatasan Moda Transportasi di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, 3 orang pemudik yang menggunakan jalur tikus melewati sungai tewas tenggelam.

Pemudik ini awalnya hendak menuju Provinsi Sumatera Barat. Namun naas, sampan yang mereka tumpangi terbalik di Toluok Uso Godang, Sungai Kopu Muaro Peti, Kapur Sembilan, Sumatera Barat, Rabu (12/5/2021).

Jenazah ketiga korban baru ditemukan pada hari ini, Jumat (14/5/2021) dalam waktu dan tempat berbeda.

Seperti diketahui, Sungai Kopu ini menghubungkan Muaro Peti, Kapur Sembilan, Sumatera Barat dengan Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar. 

Ketua Tagana Kabupaten Kampar H Fahmil melalui Ketua Harian Tagana Kampar Surya Eka ketika dihubungi CAKAPLAH.com, Jumat (14/5/2021) mengatakan, tiga orang korban yang tenggelam Rabu (12/5/2021) lalu atau sehari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah telah ditemukan hari ini Jumat (14/5/2021).

Dua dari tiga orang korban merupakan kakak beradik dan merupakan warga Payakumbuh, Sumbar. Satu korban lainnya asal Painan, Sumbar.

Korban pertama yang ditemukan adalah Rajis Dikomira (37) dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan mengapung di Sungai Kopu, Tanjung. Jenazah dilaporkan dan dilepas Komandan Tim Camat Koto Kampar Hulu Ahmad Begab dan semua tim yang bertugas dan telah diantar bersama pihak keluarga ke rumah duka ke Painan, Sumbar.

Tak lama berselang, kembali ditemukan jenazah korban yang kedua atas nama Fadil Irsandi (20) di sekitar Candi Muara Takus Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar.

Selanjutnya korban ketiga yang ditemukan adalah Novi Arisman di Sungai Antuan Muaro Peti, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumbar dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Muaro Peti. Korban ditemukan lebih kurang dua kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut kabar beredar, para pemudik dalam beberapa hari ini menggunakan jalur sungai dari Desa Tanjung. Mereka masuk di pinggir Sungai Kampar di seberang kantor Camat Koto Kampar Hulu. Namun sampai berita ini diturunkan belum diketahui berapa ongkos yang dikeluarkan pemudik ketika menggunakan jasa sampan bermesin ini.

Kepala Desa Tanjung Sutomi ketika dihubungi tak menampik tiga orang ini merupakan pemudik yang melalui jalur sungai dari Tanjung tembus ke Muara Peti. "Ya, pulang mau lebaran mungkin," kata Tomy kepada CAKAPLAH.com, dalam perjalanan mengantar jenazah ke Payakumbuh melalui ponselnya.

Tomy menyebutkan, dari informasi yang ia dapat, di dalam sampan saat kejadian ada empat orang penumpang dan dua unit sepeda motor. Keempat pemudik ini bertetangga di Duri.

"Kabarnya posisi mereka sudah aman, sampan sudah dibalikkan dan mereka terseret air saat mau berenang ke tepi," beber Tomy.

Jalur sungai ini merupakan jalur transportasi masa lalu yang digunakan warga dari Tanjung menuju Muara Peti. Perjalanan sungai yang menghubungkan kedua provinsi ini memakan waktu lebih kurang dua jam.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kampar Muhammad menyampaikan, pencarian tiga orang korban ini dilakukan tim gabungan baik dari Pemkab Kampar, Provinsi Riau dan Sumbar. Tim Gabungan menurunkan tiga unit perahu karet, delapan unit perahu masyarakat, tiga unit perahu masyarakat Muaro Peti dan satu unit perahu Basarnas Sumatera Barat dengan dikomadoi Camat Koto Kampar Hulu Ahmad Begab. Tim terdiri dari Dinas Sosial Kampar, Tim Tagana, BPBD Kampar, masyarakat Desa Tanjung, Basarnas Pekanbaru, Basarnas Sumatera Barat, Damkar Sumbar.

Setelah melakukan upaya pencarian yang melelahkan selama puluhan jam akhirnya Tim Gabungan Kabupaten Kampar dan Provinsi Sumatera Barat akhirnya berhasil menemukan ketiga korban tenggelam.

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Simpang Sebidang Hampir Rampung, Pembangunan Tugu Mulai Desember 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:08:19 WIB

BEDELAU.COM --Pembangunan simpang sebidang Jalan Jen.

Daerah

Innova Ringsek Ditimpa Pohon di Sudirman, DLHK Pekanbaru Temukan Akar Bekas Dibakar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:05:55 WIB

BEDELAU.COM --Sebuah pohon pelindung di median Jalan.

Daerah

Wako Agung Gandeng Kementerian PU, Danau Buatan Bakal Disulap dengan Wajah Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:59:57 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, ber.

Daerah

Pria 68 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Jalan Dorak Selatpanjang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:00:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Seorang pria berinis.

Daerah

Audiensi PAC Laskar RMRB Tandun ke PT KCL, Usulkan Pengembangan UMKM dan Lapangan Kerja

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:58:33 WIB

BEDELAU.COM – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Laskar Ru.

Daerah

Aman Menjangkau 200 Ribu Orang, Agung Nugroho Perkuat Layanan Darurat Terpadu untuk Warga

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:24:06 WIB

BEDELAU.COM --Aplikasi Pekanbaru Aman telah menjangk.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Bupati Asmar Lantik 29 Pejabat Pemkab Meranti, Tekankan Integritas dan Kinerja
31 Oktober 2026
Diduga Gunakan HP Saat Mengemudi, Ketua PP Siak Tabrak Tiga Motor, Satu Siswi Tewas
30 Oktober 2026
Simpang Sebidang Hampir Rampung, Pembangunan Tugu Mulai Desember 2026
30 Oktober 2026
Innova Ringsek Ditimpa Pohon di Sudirman, DLHK Pekanbaru Temukan Akar Bekas Dibakar
30 Oktober 2026
Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
30 Oktober 2026
Wako Agung Gandeng Kementerian PU, Danau Buatan Bakal Disulap dengan Wajah Baru
30 Oktober 2026
Pria 68 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Jalan Dorak Selatpanjang
29 Oktober 2026
Singapura Ancam Putus Internet RI, Komdigi Ingatkan Kabel Laut Mereka Lewat Perairan Indonesia
28 Oktober 2026
Aman Menjangkau 200 Ribu Orang, Agung Nugroho Perkuat Layanan Darurat Terpadu untuk Warga
28 Oktober 2026
Izin Bar dan Diskotik HW Live House Dicabut Tahun Lalu, Pemprov Riau Koordinasi dengan Pemko
28 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Nilai Putusan Komisi Informasi Riau Kontradiktif, Warga Gugat ke PTUN Pekanbaru
  • 2 JDIH Bawaslu Rohul Gelar Diskusi Hukum, Bedah Rekontruksi Pengawasan dan Antisipasi Kerawanan Pemilu di MK
  • 3 Ketua PAC RMRB Kabun Ingatkan Netralitas Panitia Pilkades Giti dan Aliantan
  • 4 Kawal Instruksi Wali Kota, Kabid SD Pastikan Gotong Royong Massal Bulanan Berjalan Penuh Semangat
  • 5 Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
  • 6 Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
  • 7 Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved