Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Israel vs Kemlu RI soal Kebohongan di Konflik Gaza
BEDELAU.COM --Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri atau Kemlu geram dengan tudingan Israel. Pasalnya, Israel menuding Indonesia tak jujur soal konflik di Gaza, Palestina.
Hal ini berawal dari tudingan dilontarkan Israel melalui Duta Besar Israel untuk Singapura, Sagi Karni. Karni menyebut pemimpin dari negara-negara mayoritas muslim di Asia Tenggara itu tak jujur dan mengabaikan sifat asli konflik antara Israel dan Palestina.
Karni mengatakan konflik yang terus memanas itu antara Israel dan Hamas. Bukan antara Israel dan warga Palestina.
"Hamas adalah organisasi anti-Semit.... Saya tidak yakin orang-orang yang berpartisipasi dalam debat di media sosial benar-benar memahami sifat radikal dan fasis Hamas," katanya kepada Reuters dalam sebuah wawancara video. Hamas telah menolak tuduhan anti-Semitisme.
Israel menyatakan bersedia berdialog untuk membangun hubungan dengan Indonesia dan negera lainnya. Menurut Karni, sudah sepatutnya Indonesia menjalin hubungan dengan Israel untuk lebih memahami akar permasalahan yang sebenarnya.
"Kami bersedia berbicara, kami bersedia bertemu, dan pintu terbuka sejauh yang kami ketahui. Saya tidak berpikir begitu sulit untuk menemukan kami," katanya.
Kemlu Tepis Tudingan
Kementerian Luar Negeri membantah tudingan Israel. Menurut juru bicara Kemlu Teuku Faizasyah, akar permasalahan dari konflik tersebut adalah penjajahan Israel di Palestina.
"Akar permasalahan atau root causes-nya adalah pendudukan Israel di wilayah Palestina (occupied territories)," kata Faizasyah kepada detikcom, Jumat (18/6/2021) kemarin.
Karena itu, menurut Faizasyah, pemerintah Israel yang harus jujur mengakui akar permasalahan yang sebenarnya.
"Israel harus jujur untuk mengakui akar permasalahannya," ungkapnya.
Lagi pula, kata Faizasyah, Hamas merupakan bagian dari bangsa Palestina. Mereka berupaya memperjuangkan kemerdekaan Palestina dari pendudukan Israel.
"Hamas adalah bagian dari bangsa Palestina yang memperjuangkan kemerdekaan Palestina dari pendudukan Israel," kata Faizasyah.
Sumber: [detik.com]
BERITA LAINNYA +INDEKS
Alasan China Tetap Diam Meski Sekutunya Iran Dibombardir Amerika Serikat
BEDELAU.COM --Usai Amerika Serikat (AS) dan Israel m.
5 Kandidat Utama Pengganti Ali Khamenei Usai Tewas dalam Serangan AS
BEDELAU.COM --Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali.
Umat Islam dari Seluruh Dunia Padati Masjidil Haram untuk Melaksanakan Tawaf
Makkah — Umat Islam dari berbagai belahan dunia terus memadati Masj.
Pemko Pekanbaru Upayakan MBG Sasar Wilayah Terluar Hingga Tertinggal
BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, men.
Respons Keluhan Warga, Plt Gubernur Riau Instruksikan UPT Segera Perbaiki Jalan Rusak
BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau ber.
Serangan Cepat Kombinasi CIA-Delta Force AS, Berhasil Tembus Benteng Baja Presiden Venezuela Maduro
BEDELAU,COM --Amerika Serikat (AS) telah menangkap P.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








