• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Meranti

Bupati Kepulauan Meranti Rogoh Kocek Sendiri Demi Selamatkan Rumah Warga Dari Abrasi

Redaksi

Sabtu, 11 September 2021 18:50:39 WIB
Cetak
Bupati Kepulauan Meranti Rogoh Kocek Sendiri Demi Selamatkan Rumah Warga Dari Abrasi
Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, SH

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM --Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, SH mengambil tindakan cepat untuk menangani masalah abrasi dengan idenya yang menggunakan batang kelapa sebagai penahan ombak dan sampah sebagai timbunan di lokasi abrasi karna takut rumah warga runtuh akhirnya Bupati Meranti gunakan uang pribadinya (11/09/2021).

Kemudian Bupati pun langsung merealisasikan idenya itu dengan menimbun sampah organik dan anorganik rumah tangga yang dibawa dari TPA Gogok ataupun langsung dari Selatpanjang untuk ditimbun di bekas abrasi tepatnya di Desa Mekong, Kecamatan Tebingtinggi Barat.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepulauan Meranti, Drs H Irmansyah ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya hanya menjalankan apa yang telah diperintahkan Bupati, sementara tingkat keberhasilannya pun masih diragukan.

"Ini merupakan inovasi coba-coba untuk menangani abrasi dan kita lihat dulu tingkat keberhasilannya. Dan ini semua berangkat dari semangat Bupati untuk menangani masalah ini dan kita juga ikut termotivasi," kata Irmansyah, Jum'at (10/9/2021) malam.

Dikatakan Irmansyah, kebijakan terkait hal ini merupakan sebuah inovasi yang nantinya akan menjadi pilot projects yang menyelesaikan dua masalah sekaligus.

"Ini namanya inovasi daerah terhadap dua masalah yang sangat urgen, yakni masalah sampah yang menggunung dan masalah abrasi. Jika ini berhasil, maka ini akan kita coba pula di tempat lain yang kondisi abrasinya juga cukup parah. Sebenarnya ini juga spontanitas, dimana waktu kunjungannya Bupati melihat ada lima rumah hampir di daerah itu hampir tenggelam," ujar Irmansyah.

Dikatakan Irmansyah, untuk melihat efektivitas dari inovasi tersebut maka pihaknya harus menunggu bulan 12, dimana akan ada gelombang dan ombak besar yang akan menggempur daerah itu dan ini sekaligus akan jadi uji coba ketahanan turap batang kelapa dan timbunan sampah tersebut.

"Kita lihat efektivitasnya pada bulan 12 nanti dan kita juga harus ekstra menjaganya dari gempuran ombak dan di depan batang kelapa itu nantinya juga akan kita susun batu. Selain itu juga akan kita bentangkan jaring supaya sampah tidak bertebaran ke laut, jika tidak berhasil juga ya kita kerahkan petugas kita untuk memungut sampah yang ada," ungkapnya.

Untuk operasional terhadap penimbunan sampah tersebut, diakui Irmansyah tidak ada biaya yang keluar. Dijelaskan untuk minyak diambil dari biaya rutin Dinas Lingkungan Hidup, operator dibayarkan langsung oleh Bupati dan untuk batang kelapa merupakan sumbangan dari mantan Kepala Desa Mekong, Abdurahman alias Daman.

"Tidak ada uang yang keluar dalam proyek ini. Untuk minyak truk dan ekskavator kita ambil dari biaya rutin Dinas, yang biasanya 10 liter perhari kita lebihkan jadi 15 liter, prediksi kerjanya 20 hari. Untuk operator alat berat dibayarkan langsung oleh Bupati dan material batang kelapa itu sumbangan dari mantan Kepala Desa Mekong," ungkap Irmansyah.

Belakangan diketahui, lahan bekas abrasi yang saat ini ditimbun dengan sampah merupakan lahan milik pribadi Bupati, H Muhammad Adil yang baru dibelinya beberapa waktu lalu. Dari Informasi ternyata bukan proyek Pemda melainkan uang pribadinya H. Muhammad Adil, SH karna khawatir rumah warga runtuh dia langsung mengambil tindakan cepat dengan melakukan upaya penimbunan.

Diberitakan sebelumnya, inovasi dan gerak cepat Bupati itu untuk menyelamatkan daerah tersebut dari gempuran abrasi, sementara jika harus harus menggunakan batu pemecah gelombang atau break water dibutuhkan biaya yang besar dan untuk menanganinya melalui APBD dirasakan sangat sulit.

Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, SH mengambil tindakan cepat untuk menanganinya dengan idenya menggunakan batang kelapa sebagai penahan ombak dan sampah sebagai timbunan di lokasi abrasi.

Sementara gerak cepat yang dilakukan Bupati mempunyai alasan tertentu, menurutnya jika harus menunggu bantuan penanganan dari pemerintah pusat sangat lama, sementara kondisi ini harus terselamatkan.(Sp/rls)


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 2 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 3 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 4 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 5 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 6 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap
  • 7 Antrean BBM Riau Mengular, SF Hariyanto Kini Tagih Pertamina: Jangan Main-Main!

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved