Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Tinggal Tunggu Pergub, Biaya Mutasi Kendaraan Digratiskan
PEKANBARU, BEDELAU.COM --Ketua Komisi III DPRD Riau Husaimi Hamidi mengatakan pihaknya telah mengesahkan revisi perda pajak daerah. Saat ini tinggal menunggu diterbitkan peraturan gubernur yang mengatur teknis pelaksanaan regulasi tersebut.
Dalam payung hukum ini juga mengatur soal penghapusan bea balik nama kenderaan bermotor. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.
"Dalam rangka mengejar pendapatan yang bersumber dari pajak kenderaan. Kita sudah merevisi perda pajak, untuk bea balik nama itu 0 persen, tidak dipungut biaya. Supaya masyarakat Riau dan pengusaha yang ada di Riau mau balik nama, plat nomor kenderaan dari non BM menjadi berplat BM, dengan demikian pajaknya akan disetor ke daerah," kata Husaimi Hamidi di Pekanbaru, Sabtu (19/2)
Husaimi menegaskan, banyak jenis truk perusahaan besar yang beroperasional di Riau mengggunakan plat non BM. Sehingga dengan adanya regulasi ini tidak ada alasan lagi bagi mereka untuk tidak melakukan upaya balik nama.
"Kita sudah mempermudah pengusaha di Riau ini untuk mengubah plat mereka menjadi plat BM. Tidak ada alasan lagi bagi mereka untuk tidak mau balik nama. Supaya hasil pajaknya masuk ke Riau. Jangan hanya mau mengambil aset kita, tapi tidak mau berkonstribusi bagi pendapatan daerah," kata dia.
Menurut Husaimi, mayoritas truk milik perusahaan besar itu merupakan truk bermuatan sawit (CPO). Ada potensi pajak kenderaan yang cukup besar dari keberadaan truk-truk ini, mencapai ratusan miliar per tahun. "Kita hitung untuk armada CPO ada ribuan unit truk. Satu truk dikalikan Rp7 juta, saya rasa hampir sekian ratus miliar pertahun pajak yang berasal dari sana," paparnya.
Menurutnya, perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Riau harus memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Untuk itu, dia mendesak agar Pemprov Riau segera menerbitkan pergub, agar regulasi ini segera dijalankan.
"Bapenda kita harapkan aturan yang sudah kita sahkan, segera diaksanakan. Kita tentu akan kejar ke perusahaan-perusahaan ini," ucap Husaimi.
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.








