Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dikeluhkan Masyarakat, Polisi Ungkap Penyebab Macet di Simpang Baterai Q
PEKANBARU,BEDELAU.COM --Masyarakat mengeluhkan saat melintas di Simpang Baterai Q, Jalan Kaharuddin Nasution karena kerap terjadi macet saat jam-jam tertentu.
Ditambah saat ini perayaan libur Nataru, para pemudik kerap melintasi jalur tersebut dimana jalur lintas Timur bertemu dengan jalur lintas Tengah.
Banyaknya angkutan barang dan pengendara dari Pelalawan, Jawa, Sumatera Utara, Sumatera Barat hingga dari Aceh melintas di Simpang Baterai Q tersebut.
Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Birgitta Atvina menerangkan, bahwa jalur tersebut merupakan bottleneck yaitu suatu bagian jalan dengan kondisi kapasitas lalu lintas sesudahnya lebih kecil dari bagian masuk.
"Arus lalu lintas disitu memang ada penyempitan jalan. Jika menjelang sore memang agak padat karena dari 3 jalur menjadi 1 jalur," kata Birgitta, Kamis (29/12/2022).
Kata Birgitta, pihaknya juga telah menurunkan setiap hari anggota untuk melaksanakan pengaturan dan rekayasa pada jam-jam padat arus lalu lintas seperti sore hari.
"Kami terus memaksimalkan untuk mengurai kemacetan di lokasi tersebut dengan menurunkan petugas untuk mengatur arus lalu lintas," pungkasnya.
Sumber: cakaplah.com
Merasa Terganggu Ormas Minta THR, Polri: Hubungi 110
BEDELAU.COM --Polri mempersilakan masyarakat menghub.
Mantan Bupati Rohil Afrizal Sintong Dicecar Soal Dana CSR PT SPRH
BEDELAU.COM --Mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afri.
Tragedi Cinta Segitiga, Guru di Dumai Ditemukan Tewas di Kontrakan
BEDELAU.COM --Dunia pendidikan Dumai berduka. Tika P.
KPK Pindahkan Penahanan Abdul Wahid Cs ke Pekanbaru, Sidang Tunggu Penetapan
BEDELAU.COM --Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mem.
Bukan omon omon Kakek 70 Tahun di Bengkalis Diduga Cabuli 8 Bocah
BEDELAU.COM --Suasana di Unit Perlindungan Perempuan.








