Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Damar, Gajah Sumatera di Buluh Cina Ditemukan Mati
KAMPAR,BEDELAU.COM --Anak Gajah Sumatera berusia 2 tahun 4 bulan bernama Damar ditemukan mati di dalam kawasan Konservasi Taman Wisata Alam, Desa Buluh Cina, Kabupaten Kampar, Riau , 11 Januari 2023 lalu.
Gajah jinak berkelamin jantan yang merupakan anak dari pasangan induk Ngantini dan Robin ini lahir pada 3 Juli 2020.
"Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Alex Gunawan yang merupakan seorang mahout atau pelatih gajah," ungkap Kepala Balai Besar KSDA Riau, Genman S Hasibuan, Rabu (18/01/2023).
Ia menjelaskan, awalnya pada Rabu 11 Januari 2023 pukul 07.45 WIB, Alex melakukan pengecekan dan hendak memindahkan gajah ke hutan.
"Sampai di tempat ikatan, Alex melihat Damar dalam posisi rebah dan tidak bergerak, Alex berfikir Damar masih tidur. Namun setelah dipastikan ternyata gajah Damar telah mati," terangnya.
Dijelaskannya, sehari sebelumnya, Selasa 10 Januari 2023 sekitar pukul 18.00 WIB petugas piket malam, Ludinsion Nainggolan masih melihat gajah Damar dalam kondisi baik dan tidak ada gejala yang mencurigakan.
Setelah menerima laporan tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau segera menurunkan Tim medis untuk dilakukan nekropsi dan mendiagnosa penyebab kematian gajah Damar.
Usai dilakukan nekropsi, sample berupa lidah, hati, limpa, lambung, ginjal, jantung, paru-paru serta cairan perikardium gajah segera dikirim ke Laboratorium di Kota Bogor agar dapat diketehui penyebab kematian gajah Damar, jelasnya.
Dari hasil laboratorium yang keluar pada 17 Januari 2023 menyatakan, bahwa gajah Damar mati disebabkan Positif Elephant Endotheliotrooic Herpes Virus (EEHV).
"Jenis virus ini sangat susah diprediksi, gejalanya tidak terlihat jelas bila hanya melihat dari fisik gajah. Namun dapat menyerang dengan cepat pada anak gajah", terangnya.
Selama ini, Balai Besar KSDA Riau bekerjasama dengan lembaga pemerhati gajah telah berupaya keras melakukan pencegahan dan antisipasi kematian gajah melalui pengecekan medis secara rutin, pemberian obat, vitamin dan suplai makanan yang bernutrisi.
Sumber: riauaktual.com
Agung Nugroho Lantik 39 ASN, 18 Lurah Baru Siap Perkuat Pelayanan Masyarakat
BEDELAU.COM --Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho kemb.
Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian
BEDELAU.COM --Rencana pembangunan Flyover Simpang Pa.
Polsek Sukajadi: Kasus Tiga Eks Karyawan PT Asyifa Diduga Gelapkan Uang Perusahaan
BEDELAU.COM --Polsek Sukajadi menegaskan perkara yan.
Wako Agung Minta RT dan RW di Pekanbaru Aktif Laporkan Persoalan Lingkungan
BEDELAU.COM --Para Ketua RT dan RW di Kota Pekanbaru.
Penanaman Serentak Kuartal III Siap Dimulai, Polsek Tandun Tinjau Lahan Jagung
BEDELAU.COM,ROKAN HULU – Polsek Tandun terus memperkuat dukungannya terhadap P.
Dinkes Riau Catat 1.170 Kasus Positif HIV Selama 2025, Dominasi Kelompok LSL
BEDELAU.COM --Dinas kesehatan (Diskes) provinsi Riau.








