Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Anak TK di Pekanbaru yang Diduga Dicabuli Teman Sendiri Alami Trauma
BEDELAU.COM --Anak Taman Kanak-kanak (TK) berusia 5 tahun yang diduga mendapat perlakuan cabul dari temannya sendiri mendapat perhatian langsung dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Riau dan Pekanbaru.
LPAI Riau dan Pekanbaru siang hari tadi mengunjungi rumah korban, Selasa (16/1/2024). Mereka menyebutkan bahwa anak tersebut kini sedang mengalami trauma terkait diduga perbuatan cabul yang dilakukan oleh temannya.
Ketua LPAI Riau, Ester menyampaikan bahwa tujuan kunjungan LPAI ke rumah korban yakni untuk melihat atau memantau kondisi korban berusia 5 tahun tersebut, sekaligus memberikan semangat kepada keluarga korban.
"Ya, kami datang untuk memberikan semangat kepada keluarga, bagaimana yang terbaik untuk solusinya. Kita sama-sama menjelaskan yang terbaik demi kepentingan anak," sebut Ester, Selasa (16/1/2024).
Ester menyampaikan, untuk langkah selanjutnya LPAI akan menelusuri masalah yang menyangkut kedua anak tersebut, yang diketahui masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK).
"Yang jelas kita akan memberikan solusi yang terbaik demi kepentingan anak," ujarnya.
Selain itu, sambungnya, LPAI juga berharap adanya kolaborasi yang baik antar lembaga dalam penanganan kasus ini, sehingga keputusan terbaik dapat diambil untuk masa depan anak.
"Kita harap lembaga yang sudah ikut bersama kita untuk dapat berkolaborasi mencarikan solusi yang terbaik," sebutnya.
Sebab Ester menilai, anak TK yang diduga mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari teman sekolahnya ini mengalami trauma.
"Kita melihat kondisi anak, tampak dampaknya berupa tantrum. Ada hal yang mungkin tidak dapat dia keluarkan emosionalnya, dan itulah yang akan kami periksa nanti," terangnya.
Menurut Ester, dalam kondisi anak seperti ini, perlu ada pendekatan psikologis yang terbaik untuk anak yang diberikan oleh keluarga.
"Demi mengurangi tantrum dan mengatasi kemarahan, diperlukan penelitian dengan tenang. Si korban melihat dunia penuh kekhawatiran dan ketakutan, terutama ketika mendengar nama teman yang melakukan pelecehan tersebut. Dia langsung merasa takut dan trauma," terangnya.
"Sang anak perlu banyak bermain untuk menghilangkan rasa takut dan kekhawatiran. Semua ini dilakukan untuk kepentingan terbaik anak," imbuhnya.
Di sela-sela kunjungan tersebut, Ketua LPAI Pusat, Kak Seto juga sempat melakukan Video Call dengan pihak LPAI Riau untuk melihat kondisi sang anak dan memberikan semangat kepada keluarga korban.
Bahkan Ester mengatakan Kak Seto berencana akan datang langsung ke Pekanbaru pada Rabu, 17 Januari 2024 guna bertemu langsung dengan sang anak dan memberikan solusi terbaik kepada keluarga.
Sumber: cakaplah.cpm
Diduga Lecehkan Bawahannya, Oknum Sekcam di Inhil Diminta Dinonaktifkan
BEDELAU.COM --Menyikapi kasus dugaan pelecehan seksu.
Diduga Gegara Utang, Pria di Rohul Pukul Rekan Kerja Pakai Kayu hingga Koma
BEDELAU.COM --Seorang pria bernama Herbert Gultom (4.
Kuasa Hukum Korban Investasi Bodong, Desak Polres Rohul Tangkap DPO
BEDELAU.COM — Abdurrahman SH MH Kuasa hukum Nurhasanah korban dugaan penipuan .
PETI di Kuantan Singingi: Mengapa Mesin Dibakar, Tambang Emas Ilegal Tetap Beroperasi?
BEDELAU.COM --Drama penertiban penambangan emas tanp.
Polisi Bongkar Sindikat Jambret Spesialis Emas di Riau, 2 Pelaku Ditangkap di Siak
BEDELAU.COM --Polisi membongkar sindikat jambret spe.
Jambret Bersenpi Beraksi di Pekanbaru, Rampas HP korban dan Lepaskan Tembakan
BEDELAU.COM –Aksi mencekam terjadi di salah .








