• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Polsek Bukit Raya Bantah Tudingan Terkait Besuk Tahanan Berbayar

Redaksi

Senin, 29 Januari 2024 21:45:51 WIB
Cetak
Polsek Bukit Raya Bantah Tudingan Terkait Besuk Tahanan Berbayar
Kapolsek Bukit Raya AKP Syafnil/foto: klikmx.com

BEDELAU.COM --Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Raya, Polresta Pekanbaru membantah tudingan yang disampaikan keluarga salah seorang tahanan terkait adanya bayaran besuk tahanan. 

Kapolsek Bukit Raya, AKP Syafnil secara tegas membantah bahwa ada anggotanya yang meminta uang sebesar Rp100 ribu kepada keluarga tahanan jika ingin membesuk ke sel tahanan. 

"Ini fitnah, tidak ada anggota seperti itu. Ada CCTV di setiap ruangan. Ini ada pihak yang memprovokasi," kata AKP Syafnil, Ahad (28/1/2024). 

Ia menuturkan, tudingan ini bermula ketika ada salah seorang tahanan Polsek Bukit Raya dalam perkara penggelapan dalam jabatan meninggal pada akhir November 2023 kemarin. 

Kejadian meninggalnya tahanan atas nama Dimas Firnanda (25) tersebut terjadi pada 20 November 2023 lalu saat dirawat dirumah sakit Bhayangkara Polda Riau, Jalan Kartini Pekanbaru, lantaran terjatuh dikamar mandi.

"Tahanan ini menurut anggota piket terjatuh dikamar mandi (sel tahanan.red) lalu dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Polda Riau, Jalan Kartini. Namun setelah dilakukan perawatan tahanan ini meninggal dunia," terang AKP Syafnil. 

Kemudian, saat dirumah sakit sudah ada istri korban bersama pengacara serta 2 orang keluarganya menjaga korban.

"Kemudian kita menjumpai Istri korban menanyai apakah menuntut atas kematian suaminya. Lalu istri korban menjawab tidak akan menuntut siapa pun atas kematian suaminya dan pihak keluarga sudah ikhlas dan tidak perlu di otopsi karena jasat suaminya akan dibawa ke Medan. Pihak keluarga hanya meminta tolong transportasi membawa jenazah suaminya ke Medan," jelas Kapolsek.

Mendengar jawaban tersebut, tambah Kapolsek, pihaknya meminta kepada Istri korban untuk membuat surat pernyataan tidak menuntut dan tidak mau dilakukan autopsi.

Lalu kemudian istri korban menandatangi surat pernyataan tersebut disaksikan oleh pengacara dan 2 orang keluarga korban. 

"Surat pernyataan tersebut ada kita simpan lengkap dengan dokumentasi photonya," ulas Kapolsek. 

Namun, setelah berlalu selama hampir 1,5 bulan jenazah korban yang sudah dikuburkan pihak keluarga baru menuntut dan memfitnah Polsek Bukit Raya di media sosial.

"Yang anehnya setelah lebih kurang 1,5 bulan suaminya telah di kuburkan kok sekarang baru menuntut. Malahan memfitnah kita di medsos kalau mau lihat suaminya di penjara Polsek Bukit Raya membayar Rp100 ribu atau Rp200 ribu dan di dalam sel polsek kalau suaminya tidak memberi uang ke sesama tahanan suaminya akan disodomi," paparnya. 

"Kenapa tidak saat jumpa di Rumah Sakit disampaikan kepada saya karena dalam sel itu lengkap ada CCTV nya disetiap ruangan biar saya buka CCTV nya tapi kok istri korban sekarang memfitnah Polsek Bukit Raya di medsos," tambah Kapolsek.

Kapolsek menyebut kalau dirinya keberatan dengan statement istri korban di medsos tersebut atas tudingan yang tidak berdasar. 

"Saya keberatan dengan statement istri korban di medsos, saya tidak menutupi kasus kematian suaminya. Silahkan dilakukan penyelidikan kembali biar terang benderang semuanya," tutup Kapolsek. ***

 

 

 

Sumber: klikmx.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Diduga Efek Sabu, Anak di Bengkalis Tega Ancam Ayah Pakai Parang

Ahad, 26 April 2026 - 20:38:22 WIB

BEDELAU.COM --Seorang pria berinisial S (35) diamank.

Hukrim

Polda Riau Tangkap Preman Berkedok Debt Collector, Peras dan Keroyok Korban

Ahad, 26 April 2026 - 20:35:27 WIB

BEDELAU.COM --Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Riau .

Hukrim

Ini Kronologi Debt Collector Aniaya Debitur di Pekanbaru

Ahad, 26 April 2026 - 20:28:50 WIB

BEDELAU.COM --atreskrim Polresta Pekanbaru mengungka.

Hukrim

Riau Nyatakan Perang terhadap Narkoba, Satgas Terpadu Dikerahkan Serentak

Sabtu, 25 April 2026 - 19:05:56 WIB

BEDELAU.COM --Ancaman narkoba mengkhawatirkan, denga.

Hukrim

Lima Pengedar dan Penikmat Perusak Saraf di Pinggir Bengkalis Diringkus Polisi

Sabtu, 25 April 2026 - 19:02:24 WIB

BEDELAU.COM --Jajaran Polsek Pinggir Polres Bengkali.

Hukrim

Negosiasi Tarik Mobil Berujung Ricuh, Pria di Pekanbaru Dikeroyok Diduga Debt Collector

Sabtu, 25 April 2026 - 18:57:08 WIB

BEDELAU.COM --Aksi pengeroyokan terjadi di sebuah ke.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia, Ada Menderita HIV
26 April 2026
Diduga Efek Sabu, Anak di Bengkalis Tega Ancam Ayah Pakai Parang
26 April 2026
Polda Riau Tangkap Preman Berkedok Debt Collector, Peras dan Keroyok Korban
26 April 2026
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wako Pekanbaru Raih Penghargaan
26 April 2026
Ini Kronologi Debt Collector Aniaya Debitur di Pekanbaru
26 April 2026
Pemindahan Jekson Sihombing ke Nusakambangan Disorot
25 April 2026
DPR Murka! Modus Baru Debt Collector Ancam Nyawa Publik Tanpa Ampun
25 April 2026
Kemarau 7 Bulan Mengintai! Riau Jadi Alarm Bahaya Karhutla Nasional 2026
25 April 2026
Riau Nyatakan Perang terhadap Narkoba, Satgas Terpadu Dikerahkan Serentak
25 April 2026
Lima Pengedar dan Penikmat Perusak Saraf di Pinggir Bengkalis Diringkus Polisi
25 April 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Berita Acara Sudah Disepakati Namun Sampai Saat Ini Belum Ada Respon Dari Perusahaan
  • 2 Misteri Bau Sangit di Kampar: Nita Tewas Terbakar, Suami Malah Hilang Bak Ditelan Bumi!
  • 3 Tol Padang-Pekanbaru Dikebut, Amdal Disiapkan
  • 4 Masa Sanggah Hasil Pemilihan RT/RW Serentak di Pekanbaru Dibuka
  • 5 Lahan Sawit Jutaan Hektare Ternyata Bisa Jadi Pabrik Daging
  • 6 Penertiban PETI di Kuansing, Polsek Singingi Hilir Musnahkan Tiga Rakit di Sungai Bawang
  • 7 Rafale Sudah di Riau, Sistem Keamanan Lanud Roesmin Nurjadin Langsung Diperketat

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved