Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Rekam Hubungan Intim, Mahasiswa UIN Suska Riau Dipolisikan
BEDELAU.COM --Mahasiswa UIN Suska Riau berinisial ILH dilaporkan karena diduga merekam dan memperlihatkan aktivitas seksual dengan mantan pacarnya tanpa persetujuan.
Pengacara korban, Endang Suparta, menjelaskan bahwa ILH merekam video tersebut tanpa sepengetahuan korban.
"Korban dibujuk rayu untuk melakukan hubungan intim dan diam-diam direkam. Saat ketahuan, korban meminta ILH untuk langsung dihapus, tapi ternyata terduga malah memperlihatkan ke temannya," terangnya, Ahad (11/3/2024).
Perihal kasus ini, Endang mengatakan bahwa pihaknya telah membuat laporan ke Polda Riau pada bulan Februari lalu dan kasusnya sedang dalam proses pemeriksaan.
Selain itu, pihak korban juga melaporkan dugaan tersebut ke Unit Pelayanan Terpadu Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual (UPT PPKS) UIN Suska.
Meskipun demikian, ILH diketahui tetap melaksanakan kegiatan komprehensif. Menurut Endang, ujian tersebut seharusnya ditunda mengingat proses pelanggaran kode etik masih berjalan.
"Bagaimana jika nanti sidang etik menyatakan yang bersangkutan bersalah, sedangkan terduga sudah menamatkan studinya? Tentu sangat membingungkan," lanjut Endang.
Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Suska, Mustiqowati Ummul Fithiyyah, menyatakan bahwa penanganan laporan tersebut masih dalam proses pemeriksaan.
"Ada laporan yang masuk Februari lalu ke UPT PPKS. Kami membentuk tim khusus untuk penanganan. Saat ini dalam proses pemeriksaan," tuturnya.
Meskipun demikian, Mustiqowati tidak dapat memberikan detail lebih lanjut tentang penanganan kasus ini, namun ia menegaskan bahwa proses dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
"Kami sedang melakukan pemeriksaan. Yang jelas, kami bekerja sesuai dengan SOP, bukan untuk membiarkan atau melindungi terlapor," tegas Mustiqowati.
Sumber: riauaktual.com
KPK Pindahkan Penahanan Abdul Wahid Cs ke Pekanbaru, Sidang Tunggu Penetapan
BEDELAU.COM --Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mem.
Bukan omon omon Kakek 70 Tahun di Bengkalis Diduga Cabuli 8 Bocah
BEDELAU.COM --Suasana di Unit Perlindungan Perempuan.
Kasus Gratifikasi Abdul Wahid Melebar, Ajudan Ikut Jadi Tersangka
BEDELAU.COM --Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) men.
Warga Pangkalan Kuras, Pelalawan Tangkap Dua Jambret Tas Berisi Emas
BEDELAU.COM --Aksi pencurian dengan kekerasan (curas.
Dua Polisi Terluka Saat Mobil Tahanan Terguling di Dumai
BEDELAU.COM --Dua anggota kepolisian mengalami luka .








