Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Tugu PON Hilang Tanpa Jejak, Ketua KNPI Riau: "di Bangun Pada T.A: 2011, Lenyap Tahun 2024
PEKANBARU,BEDELAU.COM --Tabir misteri hancur, Hilang dan lenyapnya tugu Pekan Olahraga Nasional (PON) yang dibangun di Jalan Cut Nyak Dien, persis antara Kantor Gubernur Riau dan Gedung Perpustakaan Wilayah (Puswil) harus segera di bongkar.
Pasalnya, Tugu PON tersebut dibangun dari Dana APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran (T.A) 2011 sebesar ±2,5 miliar, tetapi justru dihancurkan, hilang dan lenyap pada tahun 2024 ini.
"Maksudnya apa ya? Kok bar-bar kali cara main pejabat di Riau ini? Tugu PON tersebut dibangun dari dana APBD dan tentunya masuk dalam inventaris aset. Sementara menurut salah satu Anggota Dewan dari Partai Golkar, bahwa proses melenyapkan tugu PON itu tidak melalui pembahasan tentang aset, antara BPKAD dengan Komisi terkait di DPRD Provinsi Riau, Wallahuallam Bissawab" ungkap Larshen Yunus.
Ketua KNPI Provinsi Riau tegaskan, bahwa kasus hilang dan lenyapnya tugu PON diawal tahun 2024 yang lalu harus dijadikan atensi oleh Aparat Penegak Hukum (APH), baik itu Kepolisian maupun Kejaksaan.
"Dibangun menggunakan uang negara ±Rp.2,5 miliar pada tahun 2011, tapi justru dilenyapkan tahun 2024 ini, siapa sih otak pelakunya?" tanya Larshen Yunus.
Hingga berita ini diterbitkan, Ketua DPD KNPI Provinsi Riau beserta jajaran pengurus berencana membawa permasalahan tersebut ke tingkat pusat, baik itu ke KPK, Mabes Polri maupun ke Kejaksaan Agung.
"Tangkap aktor di balik pembangunan dan penghancuran tugu PON itu. Segala sesuatu yang menyangkut APBD, harus dipertanggungjawabkan" akhir Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya menutup pernyataan persnya hari ini, Kamis (16/5/2024). *
KPK Pindahkan Penahanan Abdul Wahid Cs ke Pekanbaru, Sidang Tunggu Penetapan
BEDELAU.COM --Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mem.
Bukan omon omon Kakek 70 Tahun di Bengkalis Diduga Cabuli 8 Bocah
BEDELAU.COM --Suasana di Unit Perlindungan Perempuan.
Kasus Gratifikasi Abdul Wahid Melebar, Ajudan Ikut Jadi Tersangka
BEDELAU.COM --Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) men.
Warga Pangkalan Kuras, Pelalawan Tangkap Dua Jambret Tas Berisi Emas
BEDELAU.COM --Aksi pencurian dengan kekerasan (curas.
Dua Polisi Terluka Saat Mobil Tahanan Terguling di Dumai
BEDELAU.COM --Dua anggota kepolisian mengalami luka .








