Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Beruang Madu Muncul di Permukiman Warga Mandau, BBKSDA Riau Pasang Perangkap
BEDELAU.COM --Menanggapi laporan masyarakat terkait kemunculan beruang madu di permukiman warga Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau langsung bertindak cepat dengan memasang kerangkeng perangkap di sekitar lokasi untuk mengamankan satwa tersebut.
Kepala Balai Besar KSDA Riau Genman Suhefti Hasibuan melalui Kabid Teknis Balai Besar KSDA Riau, Ujang Holisudin S.Hut, menyatakan bahwa saat ini tim dari seksi BBKSDA Riau wilayah Tiga Dur sedang berada di lokasi untuk menangani kasus kemunculan beruang madu di Pematang Pudu.
"Tim belum melihat kemunculan satwa tersebut. Meskipun perangkap telah dipasang selama empat hari, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil," kata Ujang, Selasa (17/9/2024).
Ujang mengungkapkan, beruang dengan kondisi pincang terlihat dalam rekaman video yang direkam oleh warga. Satwa liar tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda agresif meski berada didekat permukiman warga.
"Berdasarkan analisis video, diperkirakan beruang tersebut memiliki berat sekitar 60 kg dengan tinggi sekitar 75 sentimeter," terang ujang.
Ia menjelaskan bahwa beruang kemungkinan besar masuk ke permukiman warga karena habitat alaminya semakin berkurang dan sumber makanan semakin sulit ditemukan.
"Kedekatan lokasi dengan Suaka Margasatwa Balai Raja diperkirakan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan hal ini terjadi," katanya.
Untuk mencegah terjadinya konflik dengan beruang, Ujang menghimbau masyarakat agar selalu waspada., terutama pada sore hingga malam hari ketika aktivitas beruang cenderung meningkat.
“Kami menghimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas diluar rumah pada malam hari, terutama bagi anak-anak," imbuhnya.
Selain itu, Ia mengajak masyarakat untuk bekerja sama dalam menjaga kelestarian satwa liar.
"Jika menemukan beruang, masyarakat diminta untuk segera melaporkan dan tidak mencoba mengganggu atau melukai hewan tersebut," pungkas Ujang.
Selain Balai Besar KSDA Riau, penanganan kasus beruang ini melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, Perangkat Desa, BPBD, Damkar, dan masyarakat setempat.
Sumber: Riauaktual.com
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.








