Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Satpol PP Belum Tutup Panti Pijat Jondul, Walikota Sebut Ada Kucing-kucingan
PEKANBARU, BEDELAU.COM ---Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT memerintahkan Satpol PP menutup usaha panti pijat ilegal di kawasan Jondul. Pasalnya, selain ilegal ada dugaan praktik prostitusi di lokasi itu.
"Mereka kucing-kucingan dengan petugas. Saat petugas datang mereka tutup, petugas pergi dia buka," kata Walikota, Senin (22/3/2021).
Ia menegaskan, Satpol PP agar menutup usah mereka. Sanksi tegas harus dilakukan berupa penutupan usaha. Ia juga menghimbau kontrol sosial dari masyarakat setempat.
Kata dia, perlu adanya kontrol sosial dari tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang memberikan pengawasan dan sanksi sosial. "Dalam upaya penertiban oleh petugas itu sudah dilakukan. Kita harapkan juga kontrol sosial. Karena itu itu terus, semacam penyakit kambuh-kambuhan," jelasnya.
"Satpol PP harus segera merespon aduan masyarakat terkait aktivitas di tempat itu, dalam menertibkan adanya indikasi praktik prostitusi," tegasnya.
Sebelumnya, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Iwan Simatupang mengatakan, sudah melayangkan surat peringatan (SP). "Dasar surat ini, yang pertama tentang Perda izin usaha. Di sana usahanya jelas tidak ada izin," kata Iwan.
Menurutnya, dalam kurun waktu tujuh hari para pemilik tempat usaha itu harus tutup. Satpol PP akan melakukan pengecekan lapangan dalam satu pekan ke depan.
"SP satu sudah kita kasih Jumat kemarin. Kalau tidak juga tutup, kita kasih peringatan ketiga sampai nanti kita yang tutup (segel) kalau tidak diindahkan juga," kata dia.
Menurutnya, sejumlah pihak, seperti RT/RW dan tokoh masyarakat sekitar lokasi juga telah menyampaikan aduan mereka terkait dugaan aktivitas prostitusi di kawasan itu ke Satpol PP Pekanbaru. Iwan mengaku, sejumlah pihak mengadukan adanya tempat prostitusi berkedok pijat.
"Ada upaya sosialisasi dari camat pada mereka-mereka, kabarnya sudah ada beberapa yang dipanggil tapi belum ada yang datang," jelasnya.
Sumber: cakaplah.com
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.








