• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Olahraga

Ternyata Inilah 4 Faktor yang Menyebabkan Tim Garuda Kalah Telak dari Jepang

Redaksi

Sabtu, 16 November 2024 00:07:48 WIB
Cetak
Ternyata Inilah 4 Faktor yang Menyebabkan Tim Garuda Kalah Telak dari Jepang
Tim Nasional Indonesia harus mengalah dengan Jepang pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C antara Indonesia melawan Jepang pada Jumat (15/11/2024) semalam pukul 19:00 WIB. Foto: Dok SM News

BEDELAU.COM --Tim Nasional Indonesia harus mengalah dengan Jepang pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C antara Indonesia melawan Jepang pada Jumat (15/11/2024) semalam pukul 19:00 WIB.

Indonesia tersungkur dan dimenangkan oleh Tim Samurai Biru dengan skor 0-3. Gol-gol dibuat oleh Ogawa di menit ke 35, Minamino di menit ke-40, Morita di menit-49, dan Sugawara di menit-68.

Dengan hasil ini, Jepang kokoh di puncak klasemen Grup C dengan poin 13. Sedangkan posisi Indonesia ada di juru kunci dengan poin 3.

Dalam pertandingan tersebut, Jepang tampil sangat dominan meskipun berstatus sebagai tim tamu. Berdasarkan data dari Fotmob, Jepang menguasai bola hingga 66%, sementara Indonesia hanya menguasai 34%.

Gol kemenangan Jepang ke gawang Indonesia dicetak oleh Justin Hubner (gol bunuh diri), Takumi Minamino, Hidemasa Morita, dan Yukinari Sugawara.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan pasukan Shin Tae-yong kalah telak dari Jepang. Simak beberapa faktor tersebut.

1. Serangan Balik Memukau, Tetapi Penyelesaian Kurang Tajam

Indonesia memulai pertandingan dengan strategi yang matang, mengandalkan serangan balik yang terencana. Pada babak pertama, Jay Idzes dan rekan-rekannya berhasil menjalankan taktik ini dengan sangat efektif.

Pemain Indonesia kerap kali mengirimkan umpan-umpan terobosan ke belakang garis pertahanan Jepang, meskipun umpan tersebut masih berada di luar kotak penalti. Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick beberapa kali berhasil menerima umpan dengan baik.

Keduanya mampu menerobos lini pertahanan Jepang dan menciptakan peluang. Sayangnya, penyelesaian akhir dari tim Indonesia belum maksimal. Selain itu, sering kali jumlah pemain Indonesia di dalam kotak penalti masih kurang memadai.

2. Pengaruh Signifikan Cedera Kevin Diks

Pada laga debutnya, Kevin Diks menghadapi tantangan yang sangat berat. Ia ditugaskan sebagai wingback kanan dengan tanggung jawab besar untuk mengawal Kaoru Mitoma, sebuah tugas yang tidak mudah bagi bek berusia 28 tahun ini.

Sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-41, Kevin Diks mengalami dua kali benturan yang membuatnya terjatuh. Benturan kedua inilah yang menyebabkan cedera serius, memaksanya untuk digantikan.

Terdapat jeda waktu antara cedera yang dialami Kevin Diks dan saat ia diganti. Selama periode ini, tim Indonesia harus bermain dengan 10 orang.

Pada momen kritis ini, terbuka celah di sisi kanan pertahanan Indonesia, yang dimanfaatkan Mitoma untuk memberikan umpan matang kepada Takumi Minamino, menghasilkan gol bagi tim lawan.

3. Strategi Ampuh Jepang Menemukan Peluang

Jepang memang menjadi negara yang cukup bergengsi di kancah piala dunia, karena strateginya yang terbilang cukup mantap.

Pada awal pertandingan, Indonesia menunjukkan pertahanan yang sangat ketat. Kevin Diks dan Calvin Verdonk tampil dengan disiplin tinggi, menempatkan lima pemain di sekitar kotak penalti untuk menjaga lini belakang. Hal ini membuat Jepang kesulitan menemukan celah untuk menyerang.

Namun, memasuki menit ke-20, Jepang berhasil menemukan strategi untuk menembus pertahanan kokoh Indonesia. Daichi Kamada sering turun ke area tengah, memancing Rizky Ridho keluar dari posisinya di garis pertahanan.

Tidak hanya itu, Minamino juga aktif bergerak di area antara bek dan gelandang Indonesia. Ruang kosong yang tercipta di depan kotak penalti Indonesia dimanfaatkan dengan baik oleh Jepang, terutama dalam 10 menit terakhir babak pertama.

4. Kekuatan Skuad dan Keunggulan Individu Tim Jepang

Jepang tidak hanya unggul dalam hal strategi, tetapi juga dalam kemampuan individu para pemainnya. Keunggulan individu inilah yang memungkinkan strategi yang dirancang oleh Hajime Moriyasu dapat dijalankan dengan sempurna oleh tim Jepang.

Ketika Indonesia memberikan tekanan pada babak kedua, para pemain Jepang tetap tenang. Bahkan dalam situasi genting akibat lemparan ke dalam dari Pratama Arhan, kiper Zion Suzuki tetap tenang dan tidak menunjukkan kepanikan.

Kedalaman skuad Jepang juga menjadi faktor penting dalam menjaga kestabilan permainan sepanjang pertandingan. Yukinari Sugawara, yang baru masuk pada menit ke-62, berhasil mencetak gol hanya tujuh menit kemudian.

Para pemain pengganti Jepang memiliki kualitas yang setara dengan pemain inti, menjadikan mereka layak disebut sebagai Raja Asia.

 

 

 

Sumber: detik.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Olahraga

Mahasiswi Fakultas Teknik Unilak Raih Medali Perunggu, Cabor Sepak Takraw Sea Games Thailand 2025

Senin, 15 Desember 2025 - 19:36:16 WIB

BEDELAU.COM --Wan Annisa Rachmadi Mahasiswi Fakultas.

Olahraga

Shin Tae Yong Buka Peluang Kembali, Sebut Indonesia Tetap di Hati Meski Banyak Tawaran

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:33:56 WIB

BEDELAU.COM --Nama Shin Tae Yong kembali mencuat di .

Olahraga

Patrick Kluivert Masuk Jajaran 10 Pelatih Timnas Indonesia Tersingkat Sepanjang Sejarah

Kamis, 16 Oktober 2025 - 19:18:03 WIB

BEDELAU.COM --Timnas Indonesia mempunyai 10 pelatih .

Olahraga

Kata Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Kubur Mimpi Piala Dunia 2026

Ahad, 12 Oktober 2025 - 19:14:14 WIB

BEDELAU.COM --- Harapan Timnas.

Olahraga

Mahasiswi Unilak Raih Medali Perunggu Cabor Sepak Takraw di POMNAS Jawa Tengah 2025

Senin, 29 September 2025 - 18:58:08 WIB

BEDELAU.COM --Provinsi Riau berhasil menambah medali.

Olahraga

Raih Medali Perak Sepak Takraw di Pomnas 2025, di Persembahkan Mahasiswa UNILAK, UNRI dan UT

Jumat, 26 September 2025 - 19:18:48 WIB

BEDELAU.COM --Kontingen Provinsi Riau berhasil merai.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Bukan omon omon Kakek 70 Tahun di Bengkalis Diduga Cabuli 8 Bocah
09 Maret 2026
Arus Mudik-Balik Lebaran: Angkutan Barang Dibatasi di Sejumlah JTTS, Termasuk Tol Permai
09 Maret 2026
Gagal Dapat Adipura, Begini Penjelasan DLHK Pekanbaru
09 Maret 2026
Gegara Knalpot Brong, Pemuda di Inhil Dibacok Tetangga
09 Maret 2026
Rayakan Momen Lebaran Idulfitri, Tol Trans Sumatera Diskon 30 Persen
09 Maret 2026
Kasus Gratifikasi Abdul Wahid Melebar, Ajudan Ikut Jadi Tersangka
09 Maret 2026
Perdana, MPD ICMI Bersama Pemuda ICMI Bengkalis Gelar Silaturahmi Sekaligus Buka Puasa Bersama
09 Maret 2026
Indonesia Didesak Keluar Board Of Peace, Ini Jawaban Kemlu
09 Maret 2026
Siswa di Kuansing Tewas Tertimbun Longsor Bekas Galian PETI
08 Maret 2026
Usai Tabrak Truk Berhenti, Pengendara Motor di Kampar Tewas Terlindas Truk Tangki
08 Maret 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Indahnya Kebersamaan, Majelis Taklim RW 22 Tebar Takjil dari Sedekah Warga
  • 2 Ternyata Ini Pemicu 11 Gajah Mengamuk di Siak: Berjuang Selamatkan Anak
  • 3 Sat Lantas Polres Bengkalis Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan
  • 4 Rem Blong di Jembatan Siak II, Truk Lindas Dua Pengendara Motor
  • 5 Modus Kredit iPhone, Oknum Bhayangkari di Pekanbaru Tipu Puluhan Warga Rp1,5 Miliar
  • 6 11 Gajah Liar Masuk Perumahan Karyawan PT Arara Abadi di Minas
  • 7 Gerak Cepat Wako Agung, Awal Tahun Jalan Rusak di Pekanbaru Mulai Kembali Diperbaiki

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved