Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Tahun 2025, Sampah di Pekanbaru di Swastanisasi 6 Bulan
BEDELAU.COM --Pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru untuk tahun 2025 diputuskan tetap swastanisasi, namun kerjasama dengan pihak ketiga ini hanya akan berlaku selama 6 bulan.
Ini terungkap dalam rapat dengar pendapat antara Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Selasa (10/12).
"Berdasarkan pemaparan Plt Kadis LHK, di tahun 2024 itu sekitar Rp58 Miliar. Sedangkan di tahun 2025 akan dilelang juga sekitar 6 bulan dengan nilai sebesar Rp30 Miliar. Untuk zonanya tetap, dua zona dipegang pihak ketiga dan satu zona dikelola langsung DLHK," kata anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Zulkardi.
Ada beberapa catatan khusus dan permintaan dari Komisi IV DPRD Pekanbaru dalam rapat. Salah satunya, merekomendasikan bagaimana pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru dilakukan secara swakelola seperti zaman kepemimpinan Herman Abdullah saat menjabat sebagai Walikota Pekanbaru yang sukses mendapat Piala Adipura berturut-turut.
"Ya, buktinya sudah berapa lama terlepas Pak Herman Abdullah tidak menjabat Walikota lagi dan sampai hari ini tidak ada mendapatkan Piala Adipura. Tentu sistem pengangkutan sampah dengan menggunakan pihak ketiga ini tidak berhasil," ucapnya.
Dalam agenda rapat ini, Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru juga menyoroti retribusi sampah yang masuk ke PAD. Pungutan retribusi yang diraih masih jauh dari target DLHK Kota Pekanbaru. "Target DLHK sendiri itu Rp 24 Miliar. Namun, per hari ini baru terkumpul Rp 3,5 Miliar. Artinya sangat jauh dari target, jauh sekali," ujarnya.
Mirisnya lagi, Politisi PDI Perjuangan ini mendapat informasi banyak terjadinya penyimpangan terkait pungutan retribusi sampah.
"Ada pungutan yang didapat suatu wilayah itu Rp100 juta per bulan, tetapi yang disetor hanya Rp 10-20 juta. Kan gawat kalau begini, tentu ini menjadi catatan khusus kami sebagai anggota dewan dalam menjalankan fungsi pengawasan," tutupnya.
Sumber: Riaumandiri.co
Paus 4 Ton Nyasar ke Hutan Mangrove Inhil, Ujung Tubuhnya Jadi Bangkai
BEDELAU.COM --Empat ton bangkai mamalia laut raksasa.
Perbaikan Jembatan Leighton Siak I dan III Ditargetkan Selesai Akhir 2026
BEDELAU.COM --Perbaikan Jembatan Leighton atau Jemba.
BPJS Kesehatan Minta Warga Lapor RS yang Bedakan Pasien, Sanksi Menanti
BEDELAU.COM --Kepala Kantor Badan Penyelenggara Jami.
Dorong Swasembada Pangan, Polsek Tandun Gerakkan Penanaman Jagung di Desa Tapung Jaya
BEDELAU.COM — Upaya mendukung program ketahanan pangan terus dilakukan jajaran.
Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang, Dua Rumah Warga di Kuala Kampar Rusak
BEDELAU.COM --Hujan lebat disertai angin kencang men.
Wako Pekanbaru Tegaskan soal Jalan Berportal: Sudah Dibangun APBD, Harus Terbuka untuk Umum
BEDELAU.COM --Jalan lingkungan di kawasan perumahan .








