• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Perkelahian Antar Pedagang di Jalan Sudirman Pekanbaru, Penjual Kopi Tewas Ditikam

Redaksi

Sabtu, 18 Januari 2025 21:03:34 WIB
Cetak
Perkelahian Antar Pedagang di Jalan Sudirman Pekanbaru, Penjual Kopi Tewas Ditikam
Seorang pedagang kopi tewas ditikam, foto: cakaplah.com

BEDELAU.COM --Sejumlah pedagang di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru, terlibat perkelahian. Seorang pedagang kopi tewas ditikam.

Kapolsek Bukit Raya, Kompol Syafnil mengatakan, peristiwa berdarah itu terjadi pada Selasa malam (14/1/2025) sekitar pukul 19.30 WIB, di depan pintu keluar Rumah Sakit Awal Bros.

Perkelahian ini melibatkan dua pedagang, Kusumah Wahyudianto (33) dan Omson Saut Halomoan Simatupang alias Tupang (42), serta seorang karyawan bernama Candra (25).

"Dua orang terluka parah. OSH alias Tupang meninggal dunia di rumah sakit setelah sempat  diberikan pertolongan medis," ujar Syafnil, Jumat Malam (17/1/2025).

Syafnil menjelaskan,  peristiwa tersebut bermula ketika Kusumah  yang sedang melayani pembeli bakso di lokasi, didatangi oleh Tupang, pedagang kopi. 

"Tupang menanyakan alasan Kusumah meletakkan kursi di tempat tersebut dan menyuruh orang duduk," jelas Syafnil.

Situasi semakin tegang ketika Kusumah melihat Tupang memegang pisau. Melihat hal itu, pembeli yang ketakutan meminta  Kusumah untuk membungkuskan baksonya.

Setelah  bakso diberikan, Kusumah berusaha melarikan diri, namun Tupang mengejarnya dan menyerangnya dengan menusukkan pisau ke bagian pinggang dan lengan kiri Kusumah.

Candra, yang merupakan adik sepupu Kusumah dan juga bekerja di tempat tersebut, mencoba mengejar Tupang untuk menghentikan serangan.  "Terjadi  perkelahian antara keduanya," kata Syafnil.

Namun warga  tidak melihat dengan jelas perkelahian tersebut. Menurut  sejumlah saksi di tempat kejadian, mereka hanya melihat perkelahian antara Tupang dan Kusumah.

Tidak lama kemudian, Tupang kembali ke tempat dirinya berjualan. "Ketika itu korban datang dengan  kondisi berlumuran darah dan terjatuh di lokasi tersebut," kata Syafnil.

Warga yang ada di lokasi kejadian segera melarikan Tupang dan Kusumah  ke IGD Rumah Sakit Awal Bros. 

Tupang mengalami lima luka tusukan di bagian kepala, leher, dagu, samping dada, dan punggung sedangkan Kusumah mengalami dua luka tusukan di bagian pinggul belakang dan lengan kiri. 

"Kondisi Tupang  saat itu sangat kritis. Korban sempat mendapatkan  perawatan medis tapi nyawanya tidak tertolong, sedangkan Kusumah dirujuk ke Rumah Sakit Arifin Achmad, " tutur Syafnil.

Sementara Candra pasca kejadian tidak ditemukan di lokasi.  Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang police line. "Sampai saat ini lokasi masih di-police line," ungkap Syafnil.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya tas slempang hitam, handphone merk Oppo, dan pisau.

"Kami masih melakukan penyelidikan terhadap Candra, terduga pelaku penusukan terhadap korban," pungkas Syafnil.*

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Kasus Kebun Sawit dalam Kawasan Hutan, Anggota DPRD Kampar Fahmil Jadi Tersangka

Kamis, 24 September 2026 - 21:01:00 WIB

BEDELAU.COM --Penyidikan dugaan penguasaan kawasan h.

Hukrim

Tak Temui Titik Terang, Perselisihan Keluarga Kesultanan Siak Masuk Ranah Hukum

Kamis, 24 September 2026 - 20:52:23 WIB

BEDELAU.COM --Perselisihan di internal keluarga Kesu.

Hukrim

Oknum PNS Pemprov Riau Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Pensiunan Guru

Kamis, 24 September 2026 - 20:48:09 WIB

BEDELAU.COM --Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditr.

Hukrim

Sengketa Lahan di Rumbai, Warga Diduga Diteror hingga Meninggal

Selasa, 22 September 2026 - 19:29:40 WIB

BEDELAU.COM --Warga Kecamatan Rumbai mendatangi Frak.

Hukrim

3.391 Hektare Lahan di Riau Hangus, Polisi Sudah Tetapkan 63 Tersangka Karhutla

Senin, 21 September 2026 - 21:34:08 WIB

BEDELAU.COM --Enam puluh perkara karhutla sudah masu.

Hukrim

Dituduh Buka Rahasia Rumah Tangga, Pria di Dumai Hantam Kepala Buruh

Senin, 21 September 2026 - 21:31:23 WIB

BEDELAU.COM --Pagi buta di Dumai berubah menjadi lok.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Kasus Kebun Sawit dalam Kawasan Hutan, Anggota DPRD Kampar Fahmil Jadi Tersangka
24 September 2026
Perbaikan Jembatan Leighton Siak I dan III Ditargetkan Selesai Akhir 2026
24 September 2026
BPJS Kesehatan Minta Warga Lapor RS yang Bedakan Pasien, Sanksi Menanti
24 September 2026
Tak Temui Titik Terang, Perselisihan Keluarga Kesultanan Siak Masuk Ranah Hukum
24 September 2026
Oknum PNS Pemprov Riau Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Pensiunan Guru
24 September 2026
Dorong Swasembada Pangan, Polsek Tandun Gerakkan Penanaman Jagung di Desa Tapung Jaya
24 September 2026
Paus 4 Ton Nyasar ke Hutan Mangrove Inhil, Ujung Tubuhnya Jadi Bangkai
23 September 2026
Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang, Dua Rumah Warga di Kuala Kampar Rusak
22 September 2026
Tanah Tak Lagi Tanpa Batas? Pemerintah Siapkan Aturan Penguasaan dan Kepemilikan
22 September 2026
Sengketa Lahan di Rumbai, Warga Diduga Diteror hingga Meninggal
22 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Konfercab PA GMNI Rohul Digelar, Wahyu Rahayu Terpilih sebagai Ketua
  • 2 Jumat Berkah Subuh di Ulim, Kebaikan Menyapa Jamaah, Anak Yatim dan Pekerja Jalanan
  • 3 Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
  • 4 Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Pimpin Sertijab Lima Perwira, Dorong Penguatan Kinerja Kepolisian
  • 5 Bupati Asmar Pimpin Apel Harhubnas 2026, Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi
  • 6 Pemkab Meranti Berikan Rekomendasi Dukungan Pembentukan Riau Pesisir
  • 7 Listrik Meranti Kerap Mati-Hidup, Pemkab dan Forkopimda Desak PLN Segera Bertindak

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved