• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Aksi Usai, Massa Beri Waktu 1 Bulan kepada Gubernur Riau untuk Fasilitasi Pertemuan dengan Pusat

Redaksi

Rabu, 18 Juni 2025 17:18:55 WIB
Cetak
Aksi Usai, Massa Beri Waktu 1 Bulan kepada Gubernur Riau untuk Fasilitasi Pertemuan dengan  Pusat
Massa akhirnya ubarkan diri setelah Gubri, Abdul Wahid, turun langsung menemui mereka dan berjanji akan menyampaikan aspirasi warga kepada pemerintah pusat, foto: Riauaktual.com

BEDELAU.COM --Aksi demonstrasi ribuan warga dari enam desa di Kabupaten Pelalawan yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) di depan Kantor Gubernur Riau, Rabu (18/6/2025), berakhir damai.

Massa akhirnya membubarkan diri setelah Gubernur Riau, Abdul Wahid, turun langsung menemui mereka dan berjanji akan menyampaikan aspirasi warga kepada pemerintah pusat.

Warga yang menggelar aksi ini menolak diklaim sebagai perambah kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) dan mendesak agar pemerintah tidak bertindak sewenang-wenang terhadap mereka, yang sebagian besar telah bermukim di kawasan tersebut jauh sebelum TNTN dikukuhkan secara resmi.

Sebelum berdialog langsung dengan massa di halaman kantor gubernur, Abdul Wahid terlebih dahulu melakukan audiensi tertutup dengan perwakilan peserta aksi, termasuk Koordinator Lapangan (Korlap), Wendri Simbolon.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa Gubernur Riau diberi tenggat waktu selama satu bulan untuk memfasilitasi pertemuan antara perwakilan warga dan pemerintah pusat, termasuk Presiden maupun DPR RI.

“Kami meminta dalam waktu satu kali tiga puluh hari, atau satu bulan, diberikan kesempatan dan kepastian untuk berdialog dan berdiskusi langsung dengan pimpinan pusat,” ujar Wendri saat menyampaikan tuntutan di hadapan Gubernur dan ribuan massa yang berkumpul.

Wendri juga membacakan tuntutan utama warga, yaitu penolakan terhadap rencana relokasi secara sepihak. Ia menegaskan bahwa masyarakat tetap ingin bertahan di tempat tinggal mereka saat ini dan menuntut kejelasan hukum serta perlindungan atas hak hidup mereka.

“Kami masyarakat dengan tegas menyatakan akan tetap bertahan dan tidak bersedia direlokasi dari tempat tinggal kami saat ini. Kami memohon kepada Pak Gubernur, Pak Kapolda, dan Pak Bupati untuk memfasilitasi kami bertemu dengan pimpinan pusat,” tegas Wendri, yang disambut tepuk tangan riuh dari massa.

Gubernur Abdul Wahid, yang turut didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heriawan, Bupati Pelalawan Zukri, dan Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto, mengapresiasi aspirasi warga yang disampaikan secara tertib dan damai.

Dia menyatakan siap menjembatani komunikasi dengan pemerintah pusat dan menegaskan bahwa penyelesaian persoalan TNTN harus dilakukan secara manusiawi dan berkeadilan.

“Aspirasi ini akan kita bantu komunikasikan agar tidak ada yang dianaktirikan. Kebijakan negara tentu ada solusinya, dan itu yang sedang kita cari bersama. Insyaallah semuanya bisa diselesaikan dengan cara yang membuat semua pihak merasa dihargai,” ujar Wahid dalam pernyataannya kepada massa.

Dengan janji tersebut, aksi demonstrasi yang berlangsung sejak pagi akhirnya selesai pada sore hari. Massa kemudian membubarkan diri secara tertib dengan harapan janji Gubernur segera ditindaklanjuti dalam waktu yang telah disepakati.
 

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia, Ada Menderita HIV

Ahad, 26 April 2026 - 20:42:24 WIB

BEDELAU.COM --Sebanyak 150 Pekerja Migran Indonesia .

Daerah

Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wako Pekanbaru Raih Penghargaan

Ahad, 26 April 2026 - 20:31:15 WIB

BEDELAU.COM --Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugro.

Daerah

Pemindahan Jekson Sihombing ke Nusakambangan Disorot

Sabtu, 25 April 2026 - 19:14:52 WIB

BEDELAU.COM --Pemindahan Jekson Jumari Pandapotan Si.

Daerah

Kemarau 7 Bulan Mengintai! Riau Jadi Alarm Bahaya Karhutla Nasional 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 19:09:56 WIB

BEDELAU.COM --emerintah pusat bersama daerah mengakt.

Daerah

Penanganan Banjir di Pekanbaru Butuh Dukungan Pemprov dan Pemerintah Pusat

Sabtu, 25 April 2026 - 18:59:40 WIB

BEDELAU.COM --Banjir yang terjadi di beberapa wilaya.

Daerah

Polda Riau Cek Jalur Lintas Timur KM 83, Pastikan Pengamanan Pengguna Jalan

Jumat, 24 April 2026 - 21:22:28 WIB

BEDELAU.COM --Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Pol.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia, Ada Menderita HIV
26 April 2026
Diduga Efek Sabu, Anak di Bengkalis Tega Ancam Ayah Pakai Parang
26 April 2026
Polda Riau Tangkap Preman Berkedok Debt Collector, Peras dan Keroyok Korban
26 April 2026
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wako Pekanbaru Raih Penghargaan
26 April 2026
Ini Kronologi Debt Collector Aniaya Debitur di Pekanbaru
26 April 2026
Pemindahan Jekson Sihombing ke Nusakambangan Disorot
25 April 2026
DPR Murka! Modus Baru Debt Collector Ancam Nyawa Publik Tanpa Ampun
25 April 2026
Kemarau 7 Bulan Mengintai! Riau Jadi Alarm Bahaya Karhutla Nasional 2026
25 April 2026
Riau Nyatakan Perang terhadap Narkoba, Satgas Terpadu Dikerahkan Serentak
25 April 2026
Lima Pengedar dan Penikmat Perusak Saraf di Pinggir Bengkalis Diringkus Polisi
25 April 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Berita Acara Sudah Disepakati Namun Sampai Saat Ini Belum Ada Respon Dari Perusahaan
  • 2 Misteri Bau Sangit di Kampar: Nita Tewas Terbakar, Suami Malah Hilang Bak Ditelan Bumi!
  • 3 Tol Padang-Pekanbaru Dikebut, Amdal Disiapkan
  • 4 Masa Sanggah Hasil Pemilihan RT/RW Serentak di Pekanbaru Dibuka
  • 5 Lahan Sawit Jutaan Hektare Ternyata Bisa Jadi Pabrik Daging
  • 6 Penertiban PETI di Kuansing, Polsek Singingi Hilir Musnahkan Tiga Rakit di Sungai Bawang
  • 7 Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Diselamatkan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved