• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Sosok Sekdaprov Riau Syahrial Abdi: Cucu Pejuang 45 dan Ulama

Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025 19:44:50 WIB
Cetak
Sosok Sekdaprov Riau Syahrial Abdi: Cucu Pejuang 45 dan Ulama
Syahrial Abdi

BEDELAU.C0M --- Pemerintah Provinsi Riau memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif yang baru yakni Syahrial Abdi setelah resmi dilantik pada Jumat (29/8/2025) malam ini oleh Gubernur Riau Abdul Wahid. 

Syahrial Abdi seorang birokrat tulen yang memiliki jejak karir cemerlang selama menjadi abdi negara. Di balik kiprahnya di dunia birokrasi, ternyata Syahrial Abdi merupakan cucu dari seorang pejuang kemerdekaan Republik Indonesia 1945 dan ulama terpandang.

Syahrial Abdi adalah cucu dari Almarhum Haji Imam Ismail bin Bidin, yang lebih dikenal dengan julukan Imam Sabun. Julukan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan karena kakeknya dikenal sebagai sosok yang cerdas dan ahli dalam bernegosiasi. 

Imam Jumat dari Kesultanan Siak

Jejak perjuangan Haji Imam Ismail sudah dimulai sejak lama. Sejarawan dan Budayawan Riau, Orang Kaya (OK) Nizami Jamil, mengungkapkan bahwa kakek Syahrial Abdi itu memiliki peran penting pada masa Kesultanan Siak. 

"Dengan titah dan perintah dari yang maha mulia tuanku Sultan Assaidis Syarif Abdul Djalil Saifoedin, Haji Ismail diangkat menjadi Imam Jumat," ujar OK Nizami Jamil.

Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Surat Angkatan Kesultanan Siak nomor: Regno.5/1940, tertanggal 10 Januari 1940. Hal ini menunjukkan betapa besar kepercayaan Kesultanan Siak terhadap sosok Haji Imam Ismail. Ia tidak hanya menjadi imam salat, tetapi juga seorang tokoh yang dihormati dan disegani.

Diakui Negara sebagai Pejuang Kemerdekaan

Peran Haji Imam Ismail tak berhenti di masa Kesultanan. Di masa perjuangan kemerdekaan, ia dikenal sebagai pejuang sekaligus Imam Jawatan Qadhi Kesultanan Siak. Ia berjuang tidak hanya secara fisik, tetapi juga ahli dalam siasat dan negosiasi. 

"Dengan keahliannya tersebut, beliau digelar 'Imam Sabun', licin dalam berunding dan dalam ilmu keagamaannya," tutur OK Nijami Jamil.

Perjuangannya pun diakui secara resmi oleh negara. Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Pertahanan Keamanan Panglima Angkatan Bersenjata dengan nomor: Skep/956/VIII/1981, yang dikeluarkan di Jakarta pada 15 Agustus 1981. Surat itu memutuskan dan menganugerahkan Gelar Kehormatan Veteran Pejuang Kemerdekaan RI kepada Haji Imam Ismail.

OK Nijami Jamil memiliki kenangan masa kecil yang mendalam dengan almarhum Haji Imam Ismail. Ia mengisahkan bahwa ketika berumur 11 tahun, ia sangat akrab dengan Haji Imam Ismail. Ayahnya, Orang Kaya (OK) Muhammad Jamil, seorang Wedana Siak pada tahun 1950-1953, merupakan sahabat dekat Haji Imam Ismail. 

"Mereka sering bermain bola kaki dan berbagi cerita sambil menikmati kopi kental kesukaan mereka," ungkapnya.

Keterlibatan langsung dalam Sejarah Kemerdekaan Riau

OK Nijami Jamil juga mengungkapkan peran Haji Imam Ismail dalam momen penting sejarah Riau. Ia ikut menyaksikan penyerahan mahkota emas, senjata, dan harta Kesultanan Siak yang disumbangkan untuk perjuangan kemerdekaan Indonesia. 

Menurut OK Nijami Jamil, nama Imam Sabun sangat terkenal di Siak. Dia juga pernah menjadi anggota komando yang menjaga keamanan wilayah Mandau, Siak, menunjukkan keberaniannya dalam mempertahankan keamanan daerah. 

Salah satu momen bersejarah yang dilakukannya adalah ikut mengibarkan bendera Merah Putih pada 17 Oktober 1945, karena pada bulan Agustus kabar kemerdekaan belum tersiar luas di wilayah tersebut.

Sementara, mantan Gubernur Riau H Wan Abu Bakar menekankan hal yang sama. Bahwa Haji Imam Ismail memang pernah menjadi khatib di masa Kesultanan Siak tahun 1940.

"Jadi beliau itu (Imam Ismail) seorang pejuang dan ulama, diangkat menjadi khatib setiap solat Jumat. Ada masa itu seorang khatib harus diangkat oleh Sultan Siak. Jadi kalau kita lihat dari segi silsilah dan keturunan, Syahrial Abdi adalah orang yang baik, mengerti dengan agama, dan memiliki semangat pejuang untuk bekerja," kata Wan Abu Bakar.

"Jadi semangat orang tua dan datuk-datuk nya bisa menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja Syahrial Abdi dalam melaksanakan tugas di Pemerintahan Provinsi Riau. Saya turut bangga dengan sosok Syahrial Abdi," ujar Wan Abu Bakar.

Birokrat Berpengalaman 

Syahrial Abdi sendiri bukanlah sosok baru di pemerintahan Riau. Ia telah lama berkarier di birokrasi dan dikenal luas sebagai pejabat yang berpengalaman. Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, mulai dari camat, kepala dinas, hingga Penjabat (Pj) Bupati.

Penetapan Syahrial Abdi sebagai Sekda definitif Provinsi Riau tertuang dalam surat salinan Kepres Nomor: 123/TPA Tahun 2025 tentang Penghentian dan Pengangkatan dari dan Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Surat ini berisi pengangkatan Syahrial Abdi, yang menandai awal babak baru kepemimpinannya sebagai Sekda.

Putra dari pasangan H Syaharuddin dan Hj Robiah, lahir di Kota Pekanbaru pada 1 Oktober 1975 menempuh pendidikan dasarnya di SDN 010 Pesisir. Kemudian, ia melanjutkan ke SLTP dan SLTA di Pesantren Babussalam Pekanbaru, dan menyelesaikan pendidikannya masing-masing pada tahun 1991 dan 1994. 

Jalan hidupnya sebagai abdi negara dimulai saat menempuh pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Ia lulus pada tahun 1998 dan terus menapaki jenjang pendidikan hingga meraih gelar Doktor.

"Saya pun terkejut Pak OK Nijami Jami dam Pak Wan Abu Bakar menceritakan bahwa kakek saya adalah seorang pejuang 45. Saya sampai menangis mendengar garis keturunan kakek saya," ungkap Syahrial Abdi singkat. 

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang, Dua Rumah Warga di Kuala Kampar Rusak

Selasa, 22 September 2026 - 19:35:41 WIB

BEDELAU.COM --Hujan lebat disertai angin kencang men.

Daerah

Wako Pekanbaru Tegaskan soal Jalan Berportal: Sudah Dibangun APBD, Harus Terbuka untuk Umum

Selasa, 22 September 2026 - 19:25:52 WIB

BEDELAU.COM --Jalan lingkungan di kawasan perumahan .

Daerah

Galian di Jalan Kayu Manis Viral, PUPR Pekanbaru: Sekarang Saluran Air, Tahun Depan Overlay

Selasa, 22 September 2026 - 19:23:13 WIB

BEDELAU.COM --Video yang memperlihatkan sejumlah pek.

Daerah

Bawaslu Rohul Gelar Diskusi Hukum Putusan MK, Kawal Demokrasi dan Keadilan Pemilu

Senin, 21 September 2026 - 21:47:04 WIB

BEDELAU.COM,ROKAN HULU – Badan Pengawas Pemilihan .

Daerah

Masyarakat Desak Pemkab Bengkalis Turun Tangan Kasus Lahan Chua Cin Heng di Rupat

Senin, 21 September 2026 - 21:36:45 WIB

BEDELAU.COM --Satuan Sengketa lahan seluas ribuan he.

Daerah

APBD Perubahan Riau Tahun 2026 Diprediksi Turun Jadi Rp8 Triliun

Senin, 21 September 2026 - 21:28:52 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tel.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang, Dua Rumah Warga di Kuala Kampar Rusak
22 September 2026
Tanah Tak Lagi Tanpa Batas? Pemerintah Siapkan Aturan Penguasaan dan Kepemilikan
22 September 2026
Sengketa Lahan di Rumbai, Warga Diduga Diteror hingga Meninggal
22 September 2026
Wako Pekanbaru Tegaskan soal Jalan Berportal: Sudah Dibangun APBD, Harus Terbuka untuk Umum
22 September 2026
Galian di Jalan Kayu Manis Viral, PUPR Pekanbaru: Sekarang Saluran Air, Tahun Depan Overlay
22 September 2026
Bawaslu Rohul Gelar Diskusi Hukum Putusan MK, Kawal Demokrasi dan Keadilan Pemilu
21 September 2026
Masyarakat Desak Pemkab Bengkalis Turun Tangan Kasus Lahan Chua Cin Heng di Rupat
21 September 2026
3.391 Hektare Lahan di Riau Hangus, Polisi Sudah Tetapkan 63 Tersangka Karhutla
21 September 2026
Dituduh Buka Rahasia Rumah Tangga, Pria di Dumai Hantam Kepala Buruh
21 September 2026
APBD Perubahan Riau Tahun 2026 Diprediksi Turun Jadi Rp8 Triliun
21 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Konfercab PA GMNI Rohul Digelar, Wahyu Rahayu Terpilih sebagai Ketua
  • 2 Jumat Berkah Subuh di Ulim, Kebaikan Menyapa Jamaah, Anak Yatim dan Pekerja Jalanan
  • 3 Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Pimpin Sertijab Lima Perwira, Dorong Penguatan Kinerja Kepolisian
  • 4 Bupati Asmar Pimpin Apel Harhubnas 2026, Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi
  • 5 Pemkab Meranti Berikan Rekomendasi Dukungan Pembentukan Riau Pesisir
  • 6 Listrik Meranti Kerap Mati-Hidup, Pemkab dan Forkopimda Desak PLN Segera Bertindak
  • 7 Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Baru

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved