• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Usai Bocah Tewas, BBKSDA Riau Imbau Warga Menanam Tanaman Ini di Lintasan Gajah

Redaksi

Ahad, 02 November 2025 19:47:06 WIB
Cetak
Usai Bocah Tewas, BBKSDA Riau Imbau Warga Menanam Tanaman Ini di Lintasan Gajah
Citra bocah perempuan berusia 8 tahun yang menjadi korban serangan gajah sumatera pada Kamis (30/10/2025) dini hari lalu meninggal dunia setelah dua hari dirawat.Foto : Istimewa

BEDELAU.COM -- Citra bocah perempuan berusia 8 tahun yang menjadi korban serangan gajah sumatera pada Kamis (30/10/2025) dini hari lalu meninggal dunia setelah dua hari dirawat.

Korban meninggal dunia hari Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 04.30 WIB.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Supartono menyampaikan dukanya atas kejadian tersebut.

"Kami dari BBKSDA mengucapkan belasungkawa yang mendalam," ujarnya Minggu (2/10/2025).

Ia mengimbau kepada masyarakat yang berada di jalur lintasan gajah agar selalu waspada dan berhati-hati.

Ia juga mengajak kepada masyarakat untuk menanam tanaman-tanaman yang tidak disukai gajah seperti tanaman jeruk, serai wangi, jahe, cabai dan lainnya.

"Jika ada kelompok gajah segera melapor ke BBKSDA ataupun aparat terkait," ujarnya.

Kondisi Citra, Luka Berat di Kepala

Diberitakan sebelumnya, kawasan Kelurahan Rantau Panjang, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru tiba-tiba mencekam dengan kemunculan Gajah Sumatera, Kamis (30/10/2025).

Kejadian tersebut mengakibatkan satu orang bocah berusia 8 tahun mengalami luka berat di kepala.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Supartono menyampaikan bahwa kejadian terjadi pada pukul 04.30 WIB di jalan Ikan Arwana RT 02/RW 02 Kelurahan Rantau Panjang, Kecamatan Rumbai Barat.

"Berdasarkan informasi yang diterima korban bernama Citra berumur 8 tahun, masih duduk dibangku Sekolah Dasar kelas 2, SD 128 kelurahan Rantau Panjang," ujar Supartono melalui keterangan tertulisnya.

Kronologi Insiden Mencekam dan Memilukan

Dijelaskannya dari kronologi kejadian berdasarkan informasi yang diterima pihaknya dari ayah Citra bernama Sardo Purba, pada subuh itu, Sardo mendengar ada suara dari depan pintu rumahnya.

Ia kemudian langsung mengecek dan membuka pintu, Sardo Purba kaget melihat satu ekor gajah tepat di depan pintu rumahnya.

Ia pun kemudian langsung menutup pintu dan membawa istri dan empat orang anaknya keluar melalui pintu belakang.

"Saat berlari keluar dari rumah mereka dikejar gajah yang lain, gajah tersebut keluar dari kebun sawit yang berada di samping rumah mereka, namun saat berlari, sang anak terjatuh dan diserang gajah tersebut hingga mengalami luka di bagian tubuhnya," kata Supartono.

Sardo menyampaikan bahwa ia melihat empat ekor gajah pada saat kejadian satu ekor di depan rumah.

Satu ekor di samping kanan rumah sedang makan jagung.

Satu ekor di belakang rumah sedang berdiri.

Satu ekor lagi yaitu gajah yang keluar dari dalam kebun yang mengejar saat mereka lari dan melukai Citra.

"Korban kini telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif" ujar Supartono.

Dijelaskannya, berdasarkan data pergerakan gajah, lokasi kejadian merupakan lokasi pergerakan gajah liar yang merupakan kelompok gajah yang berada pada kantong atau sub populasi petapahan.

Timeline serangan Gajah luar: 

Peristiwa terjadi pada Kamis, 30 Oktober 2025 sekitar pukul 04.00 WIB di Kelurahan Rantau Panjang, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.

Tiga ekor gajah sumatera liar menyerang rumah semi permanen milik Sardo Purba (36) yang berada di tengah perkebunan sawit.

Di dalam rumah terdapat Sardo, istrinya, empat anak, dan dua adik. Mereka terbangun karena suara keras dari luar rumah.

Sardo sempat keluar rumah dan melihat langsung kawanan gajah, lalu segera menutup pintu dan mengintip dari jendela. Gajah tetap berkeliaran di sekitar rumah.

Khawatir gajah akan merusak rumah dan membahayakan nyawa, keluarga Sardo mencoba melarikan diri lewat pintu belakang.

Saat pelarian, Citra (8), anak Sardo, terlepas dari pegangan adik Sardo. Seekor gajah menendang dan hampir menginjak Citra.

Setelah kawanan gajah pergi, Sardo menyelamatkan Citra yang sudah dalam kondisi berdarah dan tidak sadarkan diri.

Citra dibawa ke bidan terdekat, namun karena kondisinya kritis, ia dirujuk ke RSUD Arifin Achmad menggunakan ambulans.

BBKSDA Turunkan Tim Mitigasi Konflik

BBKSDA Riau telah menurunkan tim mitigasi konflik satwa liar dari Seksi Wilayah III untuk melakukan pengecekan lapangan, serta berkoordinasi pihak kepolisian, pemerintah setempat, aparat desa dan masyarakat guna mencegah terjadinya insiden serupa.

"BBKSDA Riau terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan agresif atau provokatif terhadap gajah liar, serta segera melaporkan setiap kemunculan satwa liar ke Balai Besar KSDA Riau melalui call Center atau kepada aparat desa setempat," tambah Supartono.

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Tanpa Tabung Oksigen, Penyelam Tradisional Cari Bocah Tenggelam di Sungai Siak

Kamis, 06 Agustus 2026 - 20:22:10 WIB

BEDELAU.COM --Berbekal kompresor, selang angin, dan .

Daerah

Sudah Diisi KONI, Stadion Utama Bakal Difungsikan Siang dan Malam

Kamis, 06 Agustus 2026 - 20:12:26 WIB

BEDELAU.COM --Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti.

Daerah

Warga Diserang Monyet Ekor Panjang di Inhil, BBKSDA Riau Siapkan Kandang Perangkap

Kamis, 06 Agustus 2026 - 20:10:20 WIB

BEDELAU.COM --Konflik antara manusia dan satwa liar .

Daerah

Aksi Ugal-ugalan Pengendara Motor Wanita di Pekanbaru Viral, Polisi Buru Pelaku

Kamis, 06 Agustus 2026 - 20:08:13 WIB

BEDELAU.COM --Aksi seorang wanita yang mengendarai s.

Daerah

BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak Pascaserangan Beruang Madu di Pelalawan

Kamis, 06 Agustus 2026 - 20:05:18 WIB

BEDELAU.COM --Balai Besar Konservasi Sumber Daya Ala.

Daerah

Bak Film Aksi, Tim Pemburu Bersenapan Turun Taklukkan Monyet Liar yang Teror Warga Inhil

Rabu, 05 Agustus 2026 - 23:13:22 WIB

BEDELAU.COM --Suasana bak adegan film aksi terlihat .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Masjid Madinah Japakeh Meriahkan Jum’at Berkah Subuh di Meurah Dua
07 Agustus 2026
Tanpa Tabung Oksigen, Penyelam Tradisional Cari Bocah Tenggelam di Sungai Siak
06 Agustus 2026
Polda Riau Bongkar Makam Pelajar di Rumbai, Usut Dugaan Penganiayaan
06 Agustus 2026
Sudah Diisi KONI, Stadion Utama Bakal Difungsikan Siang dan Malam
06 Agustus 2026
Warga Diserang Monyet Ekor Panjang di Inhil, BBKSDA Riau Siapkan Kandang Perangkap
06 Agustus 2026
Aksi Ugal-ugalan Pengendara Motor Wanita di Pekanbaru Viral, Polisi Buru Pelaku
06 Agustus 2026
BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak Pascaserangan Beruang Madu di Pelalawan
06 Agustus 2026
Polres Pelalawan Tangkap Dua Pelaku Pengangkutan Kayu Ilegal, 12 Kubik Disita
05 Agustus 2026
Pemprov Riau Mulai Lelang Pemeliharaan Lanjutan Jembatan Sei Rokan Kiri
05 Agustus 2026
Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Ada Mobil, Tanah, Emas hingga Kapal
05 Agustus 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 UPDATE Teror Monyet Tembilahan: Korban Bertambah Jadi 10 Orang Dalam 6 Hari
  • 2 DPRD Kepulauan Meranti Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Siap Tindaklanjuti 11 Rekomendasi Banggar
  • 3 Bupati Asmar dan PLN UP3 Dumai Perkuat Sinergi, Pastikan Layanan Listrik Kepulauan Meranti Semakin Andal
  • 4 Pemko Pekanbaru Genjot Pengaspalan 23 Kilometer Jalan, Akses Warga Makin Lancar
  • 5 Tiga Warisan Bersejarah Siak Diuji di Tingkat Nasional, Bupati Afni Ajak Masyarakat Berdoa
  • 6 Polisi Terus Sisir dan Bakar PETI di Kuansing
  • 7 Polisi Tangkap Dukun Cabul di Inhu, Korban Diperdaya dengan Ritual Nikah Batin

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved