• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Siak

Kementerian Kebudayaan Tetapkan Istana Siak Jadi Museum Nasional

Redaksi

Selasa, 25 November 2025 15:44:09 WIB
Cetak
Kementerian Kebudayaan Tetapkan Istana Siak Jadi Museum Nasional
Kementerian Kebudayaan tetapkan Istana Siak jadi Museum Nasional, foto: Riauaktual.com

BEDELAU.COM --Istana Asserayah Al-Hasyimiah atau Istana Siak resmi ditetapkan sebagai Museum Nasional oleh Kementerian Kebudayaan RI. Penetapan itu disahkan melalui Nomor Pendaftaran Nasional Museum (NPNM) 14.08.U.04.0368.

Keputusan tersebut tercantum dalam surat Kementerian Kebudayaan RI Nomor: 0977/L.L3/KB.13.02/2025 yang menindaklanjuti surat Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Nomor: B/4/400.6.2/DISBUD/2025 tertanggal 12 November 2025.

Surat penetapan itu ditujukan kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Riau dan diteruskan kepada Kepala Museum Istana Asserayah Al-Hasyimiah.

Kepala Dinas Pariwisata Siak, Tekad Perbatas Setia Dewa, menyebut penetapan ini merupakan hasil pengajuan resmi Dinas Pariwisata Siak melalui surat Nomor: 400.6.2/Dispar-DIP/192 a tanggal 6 November 2025.

"Penetapan ini setelah hasil verifikasi kita ajukan dinyatakan lengkap, dan menyatakan bahwa pengajuan Istana Siak menjadi Museum Nasional telah memenuhi syarat," ujar Tekad, Selasa (25/11).

Menurutnya, setelah ditetapkan sebagai Museum Nasional, Istana Siak kini berada di bawah tanggung jawab Dinas Kebudayaan Provinsi Riau dan Kementerian Kebudayaan.

"Setelah terdaftar ini, tahun depan akan ditetapkan kategori tipe museumnya, tipe C, B, atau A. Tipe tersebut berpengaruh pada besaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari kementerian per tahun," terangnya.

Ia menjelaskan, museum nasional juga berpeluang mendapatkan dukungan rehabilitasi sarana dan prasarana, mulai dari pembenahan interior hingga renovasi fisik. Kendati demikian, Pemda Siak tetap harus proaktif mengusulkan dan melobi anggaran ke pemerintah pusat.

Saat ini, terdapat dua situs cagar budaya peninggalan Kesultanan Siak yang telah berstatus museum nasional, yaitu Museum Balairung Sri dan Museum Istana Siak.

"Museum ini diakui secara nasional, dari sisi perawatan dan anggaran diprioritaskan," tegas Tekad.

Istana Asserayah Al-Hasyimiah, atau dikenal sebagai Istana Matahari Timur, dibangun pada tahun 1889 oleh Sultan Syarif Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin—Sultan Siak ke-11 dan ayah dari Sultan Syarif Kasim II.

Sultan Syarif Hasyim merupakan putra Sultan Ismail dan wafat pada 1908. Setelah itu, Syarif Kasim II dinobatkan sebagai Sultan Siak pada usia 16 tahun.

Syarif Kasim II lahir di Siak Sri Indrapura pada 1 Desember 1893 dan wafat pada 23 April 1968 di Rumbai, Pekanbaru. Pada masa pemerintahannya, Kerajaan Siak dikenal tegas menolak dominasi Hindia Belanda. Ia terang-terangan menentang kekuasaan Sri Ratu Belanda sebagai pemimpin tertinggi kerajaan-kerajaan Melayu di Nusantara.

Sultan Syarif Kasim adalah tokoh penting pendukung kemerdekaan Indonesia. Setelah Proklamasi, ia secara resmi menyatakan Kesultanan Siak bergabung dengan Republik Indonesia. Ia bahkan menyumbangkan 13 juta gulden untuk membantu pemerintahan Indonesia di awal kemerdekaan.

Selain itu, ia juga berperan aktif membujuk raja-raja di Sumatra Timur agar ikut menyatakan dukungan kepada Republik Indonesia.

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Mediasi PT KCN Belum Temukan Titik Temu, Abdul Halim Minta Waktu Pertimbangkan Tawaran Kompensasi dan Mutasi

Rabu, 09 September 2026 - 12:55:34 WIB

BEDELAU.COM,PEKANBARU – Perselisihan hubungan industrial antara manajemen PT K.

Daerah

Polsek Tandun dan Warga Panen Jagung di Tandun Barat Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan

Rabu, 09 September 2026 - 12:50:32 WIB

BEDELAU.COM,ROKAN HULU – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digerakkan da.

Daerah

Dugaan Pencabulan Anak di Meranti Terbongkar, Pria 71 Tahun Diciduk Polisi

Rabu, 09 September 2026 - 09:00:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Keberanian seorang a.

Daerah

Erupsi Anak Gunung Krakatau Reda, Penerbangan Rute Jakarta di Bandara SSK II Kembali Beroperasi

Selasa, 08 September 2026 - 21:07:30 WIB

BEDELAU.COM --Setelah sebelumnya terdampak aktivitas.

Daerah

Pemuda Tembilahan Ditemukan Meninggal di Sungai Indragiri Ketika Pergi Memancing

Selasa, 08 September 2026 - 21:05:02 WIB

BEDELAU.COM --BPBD Inhil bersama tim gabungan berhas.

Daerah

Mayat Pria Ditemukan Tergantung di Belakang Rumah Sakit Pendidikan Unri

Selasa, 08 September 2026 - 21:02:10 WIB

BEDELAU.COM --Suasana di kawasan Jalan HR Soebrantas.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Mediasi PT KCN Belum Temukan Titik Temu, Abdul Halim Minta Waktu Pertimbangkan Tawaran Kompensasi dan Mutasi
09 September 2026
Polsek Tandun dan Warga Panen Jagung di Tandun Barat Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan
09 September 2026
Dugaan Pencabulan Anak di Meranti Terbongkar, Pria 71 Tahun Diciduk Polisi
09 September 2026
Erupsi Anak Gunung Krakatau Reda, Penerbangan Rute Jakarta di Bandara SSK II Kembali Beroperasi
08 September 2026
Pemuda Tembilahan Ditemukan Meninggal di Sungai Indragiri Ketika Pergi Memancing
08 September 2026
Mayat Pria Ditemukan Tergantung di Belakang Rumah Sakit Pendidikan Unri
08 September 2026
Dugaan Korupsi Belanja BBM hingga Pemeliharaan Kendaraan, Kejari Geledah Kantor Bupati Kepulauan Meranti
08 September 2026
Pekan Ketiga September 2026 Jembatan Siak I Pekanbaru akan Ditutup
08 September 2026
6 Malam Tidur di Lokasi Karhutla, Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Padamkan Api Hingga Dini Hari
08 September 2026
Sudah Antre 3 Jam, Pengendara Pekanbaru Malah Tak Kebagian Solar
05 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Al-Hafiz KH. Ariful Makhali Hadir di Bahar Mulya, Kades M. Saidiner Tegaskan Dukungan untuk Palestina
  • 2 KH. Ariful Makhali Hadir di SMA Negeri 3 Muaro Jambi, Laksanakan Salat Istisqa dan Ceramah Maulid Nabi
  • 3 Al-Hafiz KH. Ariful Makhali, MH., SQI., CMQ., CMA. Beri Tausiyah kepada Santri Nurul Iman Muaro Jambi
  • 4 Yusril Tegaskan Hukum Tak Boleh Tebang Pilih, Termasuk Jika Ormas Terbukti Terlibat Kericuhan
  • 5 Beruang Liar Nongol di Dekat Rumah Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap
  • 6 Maulid Nabi di Desa Olak, Yayasan Rabbani Bersama KH. Ariful Makhali Sampaikan Pesan Dakwah dan Kepedulian Palestina
  • 7 Diterkam Buaya Saat Cari Kepiting, Nelayan Kuala Enok Inhil Selamat Bertahan di Atas Pohon

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved