Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Tingkat Perzinahan di Kuansing Tinggi, PA Kuansing Sebut Pentingnya Penyuluhan Keluarga
BEDELAU.COM --Wakil Ketua (Waka) Pengadilan Agama (PA) Teluk Kuantan M Hidayatullah menyoroti fenomena tingginya tingkat perzinahan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) hingga November 2025 ini.
Ia mendapati angka itu dari dokumen kasus gugatan perceraian yang sedang ditangani hingga November ini. Dari 513 kasus gugatan cerai yang ditangani, diperolehnya terdapat 92 anak yang lahir prematur. Artinya, pasangan tersebut menikah dalam keadaan hamil.
"Artinya apa. Tingkat perzinahan sangat tinggi di tempat kita," kata Waka PA Teluk Kuantan M Hidayatullah di Teluk Kuantan, Rabu (26/11/2025).
Tingginya tingkat perzinahan di Kuansing adalah masalah sosial yang kompleks, dengan data yang tersedia sering kali berfokus pada kasus yang dilaporkan secara resmi atau faktor penyebab perceraian di pengadilan.
"Banyangkan. Dari 513 kasus cerai yang sedang ditangani tahun ini. 92 kasus itu anak lahir tidak lama setelah menikah. Artinya, menikah dalam keadaan hamil," ungkap Waka.
Kondisi ini bisa saja bertambah, karena masih menyisakan satu bulan lagi jelang berakhirnya tahun 2025. Ia mengaku prihatin dengan fenomena sosial banyaknya angka perceraian dipicu dari tingginya tingkat perzinahan di Kuansing.
"Sebenarnya ini fenomena yang tidak hanya terjadi di daerah kita saja, trend pergaulan yang menjadi salahsatu penyebab," katanya.
Dari 513 kasus cerai itu, kata Waka PA Teluk Kuantan, peningkatan terjadi pada bulan Oktober dan November ini. Kasus gugatan cerai ada 70 gugatan di Oktober dan sekitar 60 di November hingga pekan kemarin.
"Ini kan luar biasa angkanya. Salahsatu penyebab ini karena banyaknya acara-acara hiburan yang dilaksanakan larut malam," ungkapnya.
Guna mengantisipasi terjadinya perzinahan di negeri jalur ini, Waka PA Teluk Kuantan menyarankan agar dimassifkan penyuluhan agama terhadap keluarga di desa-desa.
"Melalui kegiatan-kegiatan di desa, penting harus dilakukan penyuluhan agama terhadap keluarga," sarannya.
Karena menurutnya, yang bisa mengontrol pergaulan anggota keluarga adalah keluarga itu sendiri. Dan Ia siap memberikan penyuluhan agama terhadap keluarga dimanapun.
"Kita ingin penyuluhan agama di keluarga ke masyarakat," katanya.**
Sumber: cakaplah.com
Waspada Hujan Deras Disertai Petir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Riau
BEDELAU.COM --Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geo.
Buruan Ada 2.437 Lowongan Kerja Tersedia di Riau Job Fair 2025, Ini Cara Daftarnya
BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau men.
Pj. Kades Tanjung Leban Serahkan Dana CD dari PT. BBHA, Berapa Jumlahnya !!!
BENGKALIS, BEDELAU.COM--Pemerintah Desa dan tokoh masyarakat menyerahkan bantuan.
Kodam XIX/TT Pastikan Penanganan TNTN Berlanjut, Pos Satgas PKH Diperkuat
BEDELAU.COM --Kodam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan k.
Tak Layak Pakai dan Ganggu Estetika Kota, JPO di Tuanku Tambusai Pekanbaru Dibongkar
BEDELAU.COM --Salah satu Jembatan Penyeberangan Oran.
Warga Bongkar Plang di TNTN dan Minta Satgas PKH Tinggalkan Lokasi
BEDELAU.COM --Sebuah video yang beredar di media sos.








