Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Pintu Air Koto Panjang Dibuka, Kapolda Riau Siagakan Pasukan Antisipasi Banjir
BEDELAU,LCOM --Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyiagakan pasukannya untuk mengantisipasi banjir di pesisir Kampar dan Pelalawan. Langkah ini diambil menyusul adanya pemberitahuan pembukaan pintu air Waduk Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang, Kecamatan XIII Koto Kampar.
Irjen Pol Herry mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima informasi langsung dari Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, terkait jadwal pembukaan pintu air yang direncanakan mulai pukul 09.00 WIB pagi ini. Hal ini ia sampaikan saat memimpin Apel Antisipasi Banjir di Mapolda Riau.
Kapolda menyampaikan langkah antisipatif ini diambil guna memitigasi dampak kenaikan debit air Sungai Kampar yang melintasi dua kabupaten besar, yakni Kampar dan Pelalawan. Menurutnya, Polri harus hadir sebagai garda terdepan dalam menghadapi situasi kedaruratan.
"Hari ini kita hadir bersama untuk membuat komitmen bahwa kita harus siap sedia. Bukan karena kita takut dengan pembukaan pintu air tersebut, tetapi ini adalah bentuk tanggung jawab kita sebagai pelindung dan pengayom masyarakat," kata Irjen Herry Heryawan, Selasa (30/12/25).
Guna memastikan kesiapan di lapangan, Kapolda bersama PJU dijadwalkan bertolak menuju area waduk dan aliran sungai pada pukul 11.00 WIB siang nanti. Selain mengecek kondisi pintu air, fokus utama Kapolda adalah memantau desa-desa dan kampung di sepanjang pesisir Sungai Kampar.
"Kita akan melakukan pengecekan di sana, sekaligus memastikan sosialisasi sampai ke masyarakat pesisir. Dampak dari kenaikan debit air ini harus diminimalisir agar tidak menimbulkan kerugian, terutama terkait keselamatan nyawa masyarakat kita," tambahnya.
Kapolda juga mengimbau warga yang beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Kampar untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas di sungai, dan segera mengikuti arahan petugas di lapangan jika terjadi kenaikan air secara mendadak.
Meski berdasarkan informasi awal kenaikan air diprediksi masih berada dalam batas aliran sungai dan tidak meluap ke daratan secara ekstrem, Kapolda tetap memerintahkan penyusunan skenario terburuk.
Polda Riau kini tengah melakukan pengaturan untuk deploy atau penempatan pasukan di titik-titik strategis. Sinergi dengan stakeholder terkait terus diperkuat agar penanganan di lapangan dapat berjalan sinkron.
"Kita harus menyiapkan potensi bencana dengan skenario yang matang. Jika situasi emergency benar-benar terjadi, pasukan kita sudah berada di posisi masing-masing dan siap melakukan aksi penyelamatan," pungkas jenderal bintang dua itu.*
Bawaslu Rohul Gelar Diskusi Hukum Putusan MK, Kawal Demokrasi dan Keadilan Pemilu
BEDELAU.COM,ROKAN HULU – Badan Pengawas Pemilihan .
Masyarakat Desak Pemkab Bengkalis Turun Tangan Kasus Lahan Chua Cin Heng di Rupat
BEDELAU.COM --Satuan Sengketa lahan seluas ribuan he.
APBD Perubahan Riau Tahun 2026 Diprediksi Turun Jadi Rp8 Triliun
BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tel.
HW Live House Jelas Tak Berizin, Pemprov Riau Segera Turun untuk Tindak Tegas
BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tel.
Satgas Udara Karhutla Riau Pantau Bekas Kebakaran di Kampar Tampak Gosong
BEDELAU.COM --Satgas Udara Karhutla Riau menyisir se.
Kecelakaan Tunggal, Motor Masuk Parit Area Proyek Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru
BEDELAU.COM --Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Ar.








