Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
DPRD Pekanbaru Minta Polisi Blokir Situs Judi Online Usai Pemuda Tewas Diduga Frustrasi
BEDELAU.COM --Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Aidhil Nur Putra meminta aparat kepolisian bertindak tegas terhadap maraknya judi online (judol) dengan memblokir situs-situs ilegal yang dinilai merugikan masyarakat dan berdampak buruk bagi generasi muda.
Permintaan itu disampaikan menyusul meningkatnya kasus judi online di Pekanbaru, termasuk peristiwa terbaru tewasnya seorang pemuda yang diduga nekat mengakhiri hidup akibat frustrasi terjerat judol.
"Kita sangat miris melihat kondisi maraknya judi online. Apalagi yang terbaru sampai ada kasus bunuh diri. Ini harus menjadi perhatian serius semua pihak," kata Aidhil, Sabtu (24/1/2026).
Politisi NasDem yang juga Ketua Fraksi NasDem DPRD Pekanbaru ini menegaskan, aparat kepolisian harus memperketat pengawasan dan segera memblokir situs judi online secara menyeluruh.
"Aparat kepolisian harus segera memblokir situs judi online dan dilakukan pemantauan secara kontinu agar tidak muncul kembali situs-situs baru," tegasnya.
Selain kepolisian, Aidhil menilai peran pemerintah dan instansi terkait juga sangat penting, terutama dalam pengawasan serta sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya dan dampak buruk judi online.
Menurutnya, judi online kini telah merambah berbagai lapisan masyarakat, mulai dari kalangan ekonomi menengah ke bawah hingga anak-anak muda.
"Judol sudah masuk ke semua lapisan. Ada masyarakat yang seharusnya fokus memenuhi kebutuhan keluarga, malah ikut terjerumus," ujarnya.
Aidhil menekankan, kecanduan judi online dapat berdampak serius terhadap kehidupan seseorang dan berpotensi memicu tindak kriminal.
"Kecanduan judol ini sangat berbahaya. Bisa mendorong orang melakukan kejahatan demi mendapatkan uang, mulai dari jambret, pencurian, hingga tindak kriminal lainnya," katanya.
Untuk menekan angka kasus judi online di Pekanbaru, Aidhil juga mengajak masyarakat dan keluarga agar berperan aktif melakukan pengawasan, khususnya terhadap anak-anak.
"Kami mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan penggunaan gadget anak-anak. Judi online sangat mudah diakses, sehingga pengawasan harus benar-benar ketat," pungkasnya.
Sumber: Riauaktual.com
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.








