• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Siak

Usai Keracunan MBG, BGN Belum Izinkan SPPG Telaga Sam-sam Kandis Buka

Redaksi

Senin, 26 Januari 2026 19:31:31 WIB
Cetak
Usai Keracunan MBG, BGN Belum Izinkan SPPG Telaga Sam-sam Kandis Buka
Ilustrasi (foto:cakaplah.com)

BEDELAU.COM --Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan kabar yang menyebutkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Telaga Sam-sam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau akan kembali beroperasi pada Senin ini tidak benar.

Hingga kini, dapur penyedia Makanan Gizi Gratis (MBG) tersebut masih ditutup dan belum mengantongi izin operasional pasca-insiden keracunan makanan yang menimpa ratusan siswa sekolah di Kandis.

Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Siak, Lisa Wahari menegaskan tidak pernah ada keputusan atau rencana pembukaan kembali SPPG Telaga Sam-sam Senin ini. 

"Informasi mereka buka Senin ini tidak benar. Sampai sekarang belum ada surat izin yang menyatakan dapur itu boleh beroperasi kembali," ujar Lisa, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, sanksi yang diberikan BGN terhadap dapur MBG tersebut adalah penutupan sementara dan status itu belum dicabut. Penutupan akan tetap berlaku sampai seluruh standar operasional dipenuhi dan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Siak menerbitkan izin resmi.

"Dapurnya ditutup sementara. Tidak ada toleransi. Selama standar belum dipenuhi dan izin belum keluar, dapur tidak boleh beroperasi," tegasnya.

Lisa menekankan, BGN tidak menetapkan batas waktu pembukaan kembali dapur. Penentuan sepenuhnya bergantung pada hasil pemeriksaan Diskes dan kelengkapan persyaratan yang wajib dipenuhi pihak pengelola dapur.

"Salah satu syarat utama adalah izin operasional dari Diskes. Selama itu belum ada, jangan bicara buka," ujarnya.

BGN memastikan hingga saat ini pemeriksaan masih berlangsung. Dinas Kesehatan Kabupaten Siak masih melakukan pengambilan dan pemeriksaan sampel makanan terkait dugaan keracunan MBG.

Meski sebelumnya dapur SPPG Telaga Sam-sam telah mengantongi SLHS dari Diskes, Lisa menegaskan dokumen tersebut tidak otomatis berlaku setelah terjadi insiden keracunan.

"Kalau sudah ada kejadian, maka dilakukan pemeriksaan ulang. Ini bukan pemeriksaan biasa," ujarnya.

Ratusan Penerima Manfaat Terserang Diare

Insiden keracunan MBG terjadi di Kecamatan Kandis dan terungkap setelah pihak SMKN 1 Kandis melaporkan siswa mengalami muntah dan diare pada Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 09.20 WIB.

Data yang dihimpun menyebutkan dari 173 penerima manfaat, sebanyak 115 siswa terdampak, 20 siswa dirawat serius, dan 3 siswa harus menjalani rawat inap hingga tiga hari di klinik sekitar Kecamatan Kandis.

Sementara berdasarkan laporan resmi BGN, 21 siswa sempat mendapatkan tindakan infus, sedangkan lainnya hanya diberikan obat-obatan. Seluruh biaya penanganan ditanggung oleh mitra dan yayasan pengelola dapur.

Kelalaian Proses Masak

Dari kronologi yang dipaparkan BGN, diketahui dalam proses memasak ditemukan bumbu pelengkap dalam kondisi tidak layak. Ahli gizi telah menginstruksikan agar bumbu tersebut tidak digunakan dan diganti dengan yang baru.

Namun pada proses masak untuk distribusi siang, bumbu yang sebelumnya dinyatakan tidak layak justru tetap digunakan oleh tim masak, dengan alasan dicampur baking powder agar tidak terasa asam. Masakan inilah yang kemudian didistribusikan ke sejumlah sekolah, termasuk SMKN 1 Kandis.

Fakta tersebut kini menjadi bagian dari pemeriksaan lanjutan Diskes. Hingga berita ini diturunkan, SPPG Telaga Sam-sam Kandis masih ditutup dan belum diperbolehkan mendistribusikan makanan MBG dalam bentuk apa pun.

 

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Keluarga Bantah ASN Pemko Dituding Selingkuh

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:48:04 WIB

BEDELAU.COM --Pemberitaan terkait dugaan perselingku.

Daerah

Lantik 22 Pejabat, Wawako Pekanbaru Ingatkan Tugas Berat Sekretariat DPRD

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:40:52 WIB

BEDELAU.COM --Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru Mark.

Daerah

Usai Hujan, Pohon dan Tiang Wifi di Pekanbaru Tumbang

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:27:53 WIB

BEDELAU.COM --Hujan deras yang mengguyur wilayah Kot.

Daerah

Ketua Pemuda Pancasila Kab. Kep. Meranti Nyatakan Dukung Penuh Polri Tetap Berada di Bawah Presiden RI

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:00:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Ketua Majelis Pimpin.

Daerah

Berikut ASN yang Dinilai Layak Duduki Lima Jabatan Kepala Dinas Pemkab Bengkalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:00:46 WIB

BEDELAU.COM --Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tingg.

Daerah

Agung Jamin Pendidikan Anak Korban Tabrak Lari Petugas Marka Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:55:02 WIB

BEDELAU.COM --Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menya.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Razia Hiburan Malam Pekanbaru, Tim Gabungan Amankan Dua Wanita Pengguna Narkoba
31 Januari 2026
Diduga Pakai Ijazah Paket C Orang Lain, Anggota DPRD Pelalawan dari Fraksi Golkar Jadi Tersangka
31 Januari 2026
Keluarga Bantah ASN Pemko Dituding Selingkuh
31 Januari 2026
Lantik 22 Pejabat, Wawako Pekanbaru Ingatkan Tugas Berat Sekretariat DPRD
31 Januari 2026
Diduga Tipu Warga Pekanbaru, Polisi Tangkap Dua Kolektor Leasing
31 Januari 2026
Lantai 2 Tangsi Belanda Siak Ambruk, Diduga Kurang Perawatan
31 Januari 2026
Usai Hujan, Pohon dan Tiang Wifi di Pekanbaru Tumbang
31 Januari 2026
Ada Apa Ya !!! Masyarakat Desa Sepahat Turun Melakukan Aksi di Lahan KSB
31 Januari 2026
Ketua Pemuda Pancasila Kab. Kep. Meranti Nyatakan Dukung Penuh Polri Tetap Berada di Bawah Presiden RI
31 Januari 2026
31 Pejabat Bea Cukai yang Diganti Menkeu Purbaya, Termasuk Kakanwil Bea Cukai Riau
29 Januari 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 PANITIA PEKAN RAYA BIOLOGI 2026 FKIP UNRI PERKUAT KESIAPAN JELANG PELAKSANAAN
  • 2 KUHP Baru, Hajatan hingga Sound Horeg Tanpa Izin Bisa Dipidana
  • 3 Setelah Libur Semester dan Awal Tahun 2026 Siswa-siswi SMKN 1 Bandar Laksamana Gelar Upacara Bendera
  • 4 Unilak Buka Pendataran Mahasiswa Baru 2026, Beri Potongan 500 Ribu, UKT Bisa Dicicil Hingga 3 kali
  • 5 Polres Inhil Kawal Pemulihan Ledakan Pipa Gas TGI dan Penanganan Korban
  • 6 Jembatan Panglima Sampul Meranti Ambruk Lagi, Aktivitas Ekonomi Terganggu
  • 7 Serangan Cepat Kombinasi CIA-Delta Force AS, Berhasil Tembus Benteng Baja Presiden Venezuela Maduro

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved