Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Tak Miliki Biaya Berobat, Orang Tua di Pelalawan Tega Asingkan Anaknya di Kandang Kambing
PELALAWAN, BEDELAU.COM --Pasangan suami istri di Simpang Kualo, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan tega mengasingkan anaknya dan tinggal sendirian di kandang Kambing. Pemicunya lantaran keluarga ini tidak memiliki biaya untuk mengobati anaknya yang sedang sakit.
Hal tersebut terungkap menyusul pegiat sosial Dedi Azwandi dari Rumah Relawan Dhuafa Kabupaten Pelalawan, mendapat informasi dari masyarakat adanya seorang anak berjenis kelamin perempuan, diasingkan oleh orang tuanya tinggal di kandang Kambing, Jumat (30/4/2021).
Rumah Relawan Dhuafa Kabupaten Pelalawan, yang baru saja mendapatkan bantuan mobil ambulan dari anggota DPD-RI Intsiawati Ayus, langsung bergegas ke lokasi anak diasingkan.
Lokasi tempat diasingkannya berada di dalam kandang Kambing. Jaraknya dari rumah kurang lebih 10 meter. Di lokasi terlihat anak ini diketahui berinisial El (25) terbaring lemas.
Dedi Azwandi mencoba menghampiri seraya mengajak berkomunikasi. Melihat kondisi yang tidak wajar ia pun dilarikan ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci untuk dirawat.
"Sebetulnya sehari kemarin kita sudah dapat laporan dari masyarakat. Terus kita jajaki, begitu pasti, kita gandeng Dinas Sosial bergerak ke lokasi. Di lokasi kita temukan beliau sangat memprihatinkan, ia tinggal dalam kandang Kambing yang memang tidak layak," terang Dedi Azwandi seraya mengatakan anak ini sudah 10 hari diasingkan.
Saat dijumpai di lokasi, kata Dedi Azwandi kondisinya tidak bisa berdiri. Makanya langsung dilakukan tindakan dilarikan ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci untuk mendapatkan pengobatan.
Alasan orang tua mengasingkan anaknya di Kandang Kambing tersebut papar Dedi Azwandi, lantaran memang kondisi sakit dan tidak memiliki biaya untuk berobat. "Jadi dulu memang anak ini liar, terus sakit, akan tetapi orang tua tak memiliki biaya berobat, makanya diasingkan di kandang Kambing. Faktor keluarga juga ada dan faktor ekonomi," tukasnya.
Namun demikan, Dinas Sosial (Dinsos) sebut Dedi Azwandi sudah membuat surat pernyataan yang isinya, tidak boleh lagi mengasingkan anaknya, di kandang Kambing," tandasnya.***
Sumber: cakaplah.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Sudah Antre 3 Jam, Pengendara Pekanbaru Malah Tak Kebagian Solar
BEDELAU.COM --Antrean panjang kendaraan untuk mendap.
Belasan Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Pemko Pekanbaru Aspal Jalan Pesisir Rumbai
BEDELAU.COM --Penantian panjang warga di kawasan Jal.
Cek Karhutla Meluas, Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Turun ke Siak
BEDELAU.COM --Polda Riau meningkatkan kewaspadaan te.
Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai Ditargetkan Rampung Desember, Simpang SKA Bakal Ditutup
BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mel.
Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan, Aktivitas LGBT yang Meresahkan Ditindak
BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memp.
Bawa 1.020 Tanda Tangan, Warga Rupat Desak Imigrasi Deportasi WN Malaysia Chua Cin Heng
BEDELAU.COM --Persoalan konflik agraria yang melibat.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








