• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Kapolsek di Rohul Dipatsus Diam-Diam? Dugaan Setoran Narkoba Bikin Geger Riau

Redaksi

Sabtu, 04 April 2026 19:49:50 WIB
Cetak
Kapolsek di Rohul Dipatsus Diam-Diam? Dugaan Setoran Narkoba Bikin Geger Riau
Ilustrasi pencopotan polisi karena terjerat kasus narkona. Foto: SM News/Created by AI

BEDELAU.COM --Setelah pencopotan Kasatres Narkoba Polresta Pekanbaru karena terjerat kasus tangkap lepas tersangka narkoba, kasus serupa rupanya masih terjadi. Kali ini giliran Kapolsek Konto Darusalam, Rokan Hulu, AKP JT. 

Informasi yang dihimpun menyebutkan AKP JT kini sudah dalam penempatan khusus (patsus) di Polda Riau. Kasusnya setali tiga uang dengan Kasatres Narkoba Polresta Pekanbaru, yakni; dugaan penyalahgunaan wewenang serta menerima setoran dari pelaku narkotika.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, merespons singkat saat dikonfirmasi terkait informasi tersebut. Ia menyebut masih melakukan pengecekan mendalam terhadap data yang beredar di tengah masyarakat. “Saya cek dulu,” ujar Zahwani Pandra Arsyad, Kabid Humas Polda Riau, saat dimintai keterangan.

Upaya konfirmasi juga diarahkan kepada Kabid Propam Polda Riau, Harissandi, yang memiliki kewenangan penegakan disiplin internal. Namun, hingga Sabtu siang, 4 April 2026, belum ada pernyataan resmi terkait status maupun langkah penanganan kasus tersebut. Kondisi ini membuat ruang spekulasi publik semakin melebar di tengah minimnya informasi yang tersedia.

Kasus yang menyeret AKP JT memunculkan kemiripan dengan peristiwa sebelumnya yang melibatkan anggota kepolisian lain. Seorang personel berinisial Brigadir AZ sempat ditangkap terkait penyalahgunaan narkotika di wilayah Pekanbaru. Minimnya keterbukaan informasi saat itu kembali menjadi catatan kritis publik terhadap institusi.

Ironi muncul karena AKP JT diketahui pernah menduduki jabatan pengawasan internal dalam struktur kepolisian. Posisi tersebut memiliki fungsi penting dalam memastikan integritas dan kepatuhan anggota terhadap aturan. Dugaan pelanggaran dari figur dengan latar belakang pengawasan memperkuat sorotan terhadap sistem internal yang berjalan.

Wakapolda Riau, Brigjen Hengki Haryadi, sebelumnya telah menegaskan sikap tegas terhadap pelanggaran narkotika di lingkungan kepolisian. Ia menekankan bahwa tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. “Kami tegas, tidak ada toleransi, pelanggaran langsung masuk kode etik dan pidana,” ujar Hengki Haryadi.

Komitmen tersebut telah diwujudkan melalui tindakan nyata dalam beberapa kasus sebelumnya di wilayah Riau. Sedikitnya 18 personel telah menerima sanksi pemberhentian tidak dengan hormat akibat keterlibatan dalam narkotika. Langkah tersebut menjadi bukti upaya pembersihan internal yang terus digencarkan dalam beberapa tahun terakhir.

Riau sendiri dikenal sebagai wilayah rawan peredaran narkotika karena posisi geografis yang strategis. Jalur laut menjadi pintu masuk utama bagi jaringan internasional yang memanfaatkan celah pengawasan. Kawasan pesisir seperti Rokan Hilir, Bengkalis, Dumai, hingga Kepulauan Meranti menjadi titik rawan penyelundupan.

Kasus ini kembali mengingatkan ancaman laten peredaran narkotika yang tidak hanya menyasar masyarakat umum. Struktur penegakan hukum pun berpotensi terpapar jika pengawasan internal tidak berjalan optimal. Kondisi tersebut menuntut penguatan sistem kontrol sekaligus transparansi dalam setiap proses penanganan kasus.

Publik kini menanti kejelasan resmi terkait status AKP JT serta langkah hukum yang akan ditempuh. Transparansi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian di tengah tekanan. Pengungkapan terbuka dinilai penting untuk memastikan komitmen pemberantasan narkotika tetap berjalan konsisten.

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Mangrove Rohil Dibabat Alat Berat, Polisi Sita Ekskavator dan Tetapkan Tersangka

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:27:27 WIB

BEDELAU.COM --Hutan mangrove di pesisir Riau ternyat.

Hukrim

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ternyata Sedang Diperiksa Tim 9

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:25:31 WIB

BEDELAU.COM --Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana .

Hukrim

Kecam Dugaan Pemukulan Wartawan di Siak, Desak Polisi Usut hingga Aktor Intelektual

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:22:22 WIB

BEDELAU.COM --Pemimpin Redaksi Tribun Pekanbaru, Erw.

Hukrim

Bongkar Dua Sindikat Curanmor, Polisi Bekuk 11 Pelaku di Pekanbaru

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:47:33 WIB

BEDELAU.COM --11 orang pelaku curanmor berhasil di r.

Hukrim

Abdul Wahid Sebut JPU Jadi "Advokat" Dani, Replik Dinilai Penuh Narasi dan Asumsi

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid mel.

Hukrim

Kejati Riau Geledah Disdik, Tiga Boks Dokumen Dugaan Korupsi Smart Board Disita

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:57:47 WIB

BEDELAU.COM --Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khus.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Agung Nugroho Lantik 39 ASN, 18 Lurah Baru Siap Perkuat Pelayanan Masyarakat
24 Juli 2026
Mangrove Rohil Dibabat Alat Berat, Polisi Sita Ekskavator dan Tetapkan Tersangka
24 Juli 2026
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ternyata Sedang Diperiksa Tim 9
24 Juli 2026
Kecam Dugaan Pemukulan Wartawan di Siak, Desak Polisi Usut hingga Aktor Intelektual
24 Juli 2026
Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian
24 Juli 2026
Polsek Sukajadi: Kasus Tiga Eks Karyawan PT Asyifa Diduga Gelapkan Uang Perusahaan
24 Juli 2026
Wako Agung Minta RT dan RW di Pekanbaru Aktif Laporkan Persoalan Lingkungan
24 Juli 2026
Penanaman Serentak Kuartal III Siap Dimulai, Polsek Tandun Tinjau Lahan Jagung
24 Juli 2026
Jumat Berkah Subuh, Kepedulian Sosial Hadir di Meureudu
24 Juli 2026
Bongkar Dua Sindikat Curanmor, Polisi Bekuk 11 Pelaku di Pekanbaru
23 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Polisi Selidiki Kericuhan di DPRD Riau, Rekaman CCTV Jadi Bukti Utama
  • 2 Serang Pakai Sajam Saat Disergap, Polisi Tembak Pengedar Ekstasi di Pekanbaru
  • 3 Resahkan Warga, Wako Pekanbaru Perintahkan Satpol PP Segera Tertibkan Tenda Biru di Air Hitam
  • 4 Ditlantas Polda Riau dan BPTD Intensifkan Ramp Check Demi Keselamatan
  • 5 Prabowo Bocorkan Motor Listrik Nasional Segera Meluncur
  • 6 Konflik Parisman dan Eet, BK DPRD Riau Proses Sesuai Kode Etik
  • 7 Kejati Riau Dalami Peran Afrizal Sintong di Kasus Korupsi Dana PI SPRH

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved