• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Kampar

Sungai Subayang Simpan Rahasia, Polisi Temukan Tambang Emas Ilegal Tanpa Penjaga

Redaksi

Jumat, 05 Juni 2026 19:52:10 WIB
Cetak
Sungai Subayang Simpan Rahasia, Polisi Temukan Tambang Emas Ilegal Tanpa Penjaga
Petugas mengamankan mesin-mesin yang ditemukan di 3 rakit penambangan emas ilegal di Sungai Subayang di Desa Kota Lama, Kampar, Kamis, 4 Juni 2026. (sumber: polres kampar)

BEDELAU.COM --Sejumlah personel Polsek Kampar Kiri menyusuri aliran Sungai Bio atau Sungai Subayang di Desa Kota Lama, Kamis, 4 Juni 2026. Tujuan mereka sederhana, mencari jejak aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut. Hasilnya, tiga rakit tambang ditemukan terikat di tepian sungai.

Rakit-rakit itu terlihat sepi saat petugas tiba. Tidak ada suara mesin yang meraung dari tengah sungai. Tidak ada pekerja yang sibuk mengayak material tambang. Lokasi hanya menyisakan rakit dan perlengkapan yang diduga dipakai untuk mencari emas.

Operasi tersebut dipimpin Panit Opsnal Intelkam Polsek Kampar Kiri, Ipda Nurman Efendi. Ia didampingi Panit Opsnal Intelkam Ipda Aprizal Jafar bersama tujuh personel lainnya. Tim bergerak menyisir kawasan yang selama ini kerap dikaitkan dengan aktivitas PETI. Jalur sungai menjadi fokus pencarian sejak pagi hari.

Saat mendekati lokasi, petugas menemukan tiga rakit terikat menggunakan tali pada batang kayu di tepi sungai. Kondisinya tidak sedang beroperasi. Meski begitu, berbagai perlengkapan tambang masih berada di atas rakit. Temuan itu memperkuat dugaan aktivitas penambangan emas ilegal.

Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan, melalui Kapolsek Kampar Kiri, Kompol R Zuhri Siregar, membenarkan penindakan tersebut. Menurutnya, tidak seorang pun ditemukan di lokasi saat operasi berlangsung. Identitas pemilik rakit masih terus ditelusuri. Polisi menduga rakit tersebut milik warga setempat.

"Benar, ada tiga unit rakit yang digunakan untuk melakukan PETI dan pemiliknya masih dalam lidik," kata Zuhri Siregar, Jumat, 5 Juni 2026. Ia menjelaskan dugaan sementara mengarah kepada warga Desa Kota Lama. Penyidik masih mengumpulkan informasi tambahan. Sejumlah saksi juga mulai dimintai keterangan.

Di atas rakit, petugas menemukan berbagai perlengkapan yang biasa dipakai dalam aktivitas tambang emas. Satu mesin Robin merek Pro-Quip ikut diamankan. Dua mesin Robin merek ZS Power juga ditemukan di lokasi. Selain itu, terdapat sejumlah peralatan pendukung lainnya.

Bagi petugas, mesin-mesin tersebut menjadi petunjuk penting. Peralatan itu menunjukkan rakit memang disiapkan untuk kegiatan penambangan. Walau tak sedang beroperasi, jejak aktivitas masih terlihat jelas. Semua barang bukti kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Proses evakuasi berlangsung cukup panjang. Petugas lebih dulu menarik rakit dari lokasi penemuan. Setelah itu, seluruh barang bukti dipindahkan menggunakan kendaraan angkut. Sebuah mobil Colt Diesel digunakan membawa perlengkapan ke Mapolsek Kampar Kiri.

Di balik penyitaan tiga rakit itu, ada persoalan yang lebih besar. Aktivitas PETI masih menjadi pekerjaan rumah di sejumlah wilayah Kampar. Pelaku sering berpindah lokasi untuk menghindari penindakan. Ketika ada informasi razia, peralatan kerap ditinggalkan begitu saja.

Pola seperti itu kembali terlihat dalam operasi kali ini. Polisi menemukan rakit lengkap dengan perlengkapannya. Akan tetapi, orang-orang yang mengoperasikannya sudah tidak berada di lokasi. Kondisi tersebut membuat proses pengungkapan pelaku membutuhkan waktu lebih lama.

Zuhri Siregar mengatakan patroli dan penertiban akan terus dilakukan. Langkah itu diambil untuk menekan aktivitas tambang ilegal di wilayah Kampar Kiri Hulu. Menurutnya, persoalan PETI bukan hanya soal pelanggaran hukum. Dampaknya juga menyentuh lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar.

"Kami akan terus melakukan razia dan penindakan untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas penambangan emas tanpa izin di wilayah hukum Polsek Kampar Kiri," ujar Zuhri Siregar. Ia menegaskan pengawasan di kawasan rawan akan diperkuat. Patroli rutin tetap berjalan dalam waktu mendatang. Penyelidikan terhadap pemilik rakit juga terus berlanjut.

Kini tiga rakit itu telah berada di Mapolsek Kampar Kiri. Mesin dan perlengkapan tambang tersusun sebagai barang bukti. Sementara itu, polisi masih memburu nama-nama yang terhubung dengan aktivitas tersebut. Di tepian Sungai Subayang, cerita tambang emas ilegal belum benar-benar berakhir.

 

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Diduga Gunakan HP Saat Mengemudi, Ketua PP Siak Tabrak Tiga Motor, Satu Siswi Tewas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:12:35 WIB

BEDELAU.COM --Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit mobil Toyota Land Cruise.

Hukrim

Polisi Bunuh Ibu Kandung Idap Skizofrenia, Pernah Dirawat di RSJ

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:17:35 WIB

BEDELAU.COM --Riwayat gangguan kejiwaan Brigadir WP,.

Hukrim

Kejari Kampar Siapkan DPO untuk Irwan Saputra dalam Kasus Korupsi KUR Rp83,9 M di Kampar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:12:05 WIB

BEDELAU.COM --Mantan anggota DPRD Kabupaten Kampar, .

Hukrim

Ayah di Bengkalis Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak 2025

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36:47 WIB

BEDELAU.COM --Seorang pria berinisial BS (47), warga.

Hukrim

Oknum Anggota Polri Diduga Bunuh Ibu Kandungnya di Siak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:34:49 WIB

BEDELAU.COM --Seorang oknum anggota Polri berinisial.

Hukrim

Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01:26 WIB

BEDELAU.COM --Sebuah pencarian ayah berakhir di ruan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Diduga Gunakan HP Saat Mengemudi, Ketua PP Siak Tabrak Tiga Motor, Satu Siswi Tewas
30 Oktober 2026
Simpang Sebidang Hampir Rampung, Pembangunan Tugu Mulai Desember 2026
30 Oktober 2026
Innova Ringsek Ditimpa Pohon di Sudirman, DLHK Pekanbaru Temukan Akar Bekas Dibakar
30 Oktober 2026
Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
30 Oktober 2026
Wako Agung Gandeng Kementerian PU, Danau Buatan Bakal Disulap dengan Wajah Baru
30 Oktober 2026
Pria 68 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Jalan Dorak Selatpanjang
29 Oktober 2026
Singapura Ancam Putus Internet RI, Komdigi Ingatkan Kabel Laut Mereka Lewat Perairan Indonesia
28 Oktober 2026
Aman Menjangkau 200 Ribu Orang, Agung Nugroho Perkuat Layanan Darurat Terpadu untuk Warga
28 Oktober 2026
Izin Bar dan Diskotik HW Live House Dicabut Tahun Lalu, Pemprov Riau Koordinasi dengan Pemko
28 Oktober 2026
Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 "Saintis Muda, Cerdas Berkarya"
28 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Nilai Putusan Komisi Informasi Riau Kontradiktif, Warga Gugat ke PTUN Pekanbaru
  • 2 JDIH Bawaslu Rohul Gelar Diskusi Hukum, Bedah Rekontruksi Pengawasan dan Antisipasi Kerawanan Pemilu di MK
  • 3 Ketua PAC RMRB Kabun Ingatkan Netralitas Panitia Pilkades Giti dan Aliantan
  • 4 Kawal Instruksi Wali Kota, Kabid SD Pastikan Gotong Royong Massal Bulanan Berjalan Penuh Semangat
  • 5 Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
  • 6 Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
  • 7 Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved