• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Advertorial

Tegas! Pangdam Tolak Mentah-mentah Rp150 Juta Dari Ajudan Abdul Wahid

Redaksi

Jumat, 17 April 2026 22:33:56 WIB
Cetak
Tegas! Pangdam Tolak Mentah-mentah Rp150 Juta Dari Ajudan Abdul Wahid
Ajudan Abdul Wahid, Marjani, disebut mengirim uang Rp150 juta ke Pangdam Tuanku Tambusai, foto: SM News.com

BEDELAU.COM --Bau busuk aroma korupsi semakin tercium di sidang korupsi Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, pada Kamis, 16 April 2026, lalu. Marjani, ajudan sang gubernur, disebut mencoba menyogok Pangdam Tuanku Tambusai sebesar Rp150 juta. Namun, uang itu malah dikirim ke Inspektorat Provinsi Riau.

Demikian nyanyian merdu, Agus Rianto, yang duduk di persidangan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru sebagai saksi. Sosok mantan Plt Inspektur Riau ini beberkan kronologi penolakan dana operasional ilegal. Fakta mengejutkan ini bikin seisi ruang sidang Tipikor Pekanbaru melongo, sangat heran.

"Benar semua keterangan tertuang dalam berita acara pemeriksaan tanpa paksaan," ujar Agus. Agus menyampaikan rincian peristiwa memalukan tersebut di hadapan majelis hakim yang terhormat. Awal mula petaka terjadi saat rapat internal dinas. 

Yan Dharmadi selaku pimpinan rapat menyampaikan bahwa ada pengembalian uang dari M Dani. Duit tersebut kabarnya sempat dicoba diserahkan ke Pangdam Tuanku Tambusai melalui perantara Novan Aliando, ajudan Pangdam. Namun, sang ajudan malah datang membawa bungkusan plastik hitam berisi tumpukan uang tunai.

"Informasinya Pangdam menolak dana itu lalu menyerahkannya ke kantor Inspektorat," jelas Agus. Sikap tegas pimpinan militer ini bikin panik orang-orang dalam lingkaran korupsi tersebut. Uang tunai pecahan seratus ribu itu pun gagal mampir ke kantong jenderal berbintang dua.

"Ajudan sampaikan pemberi uang merupakan sosok pria bernama Marjani," kata Agus pelan. Saksi mengaku sama sekali tidak kenal siapa sebenarnya identitas asli si Marjani. Uang Rp150 juta dalam plastik hitam tersebut akhirnya mendarat darurat di Inspektorat.

"Kami tidak punya alat hitung, jadi percaya saja jumlahnya sekian," imbuh Agus. Karena takut hilang uang dititipkan sementara ke kantor Sekretariat Daerah Riau saja. Proses penitipan diperkuat dengan berita acara resmi agar posisi hukum menjadi sangat aman.

"Yan Dharmadi minta segera koordinasi cepat bersama tim Satgas KPK," ungkap Agus. Rupanya ada aliran dana lain terkait urusan anggaran perubahan tahun berjalan 2025. Sekda Riau, Syahrial Abdi, disebut sempat menyambangi ruang kerja Agus secara mendadak.

Syahrial kabarnya menyampaikan rencana pengembalian dana operasional sebesar Rp150 juta juga. Duit operasional itu rencananya dipakai untuk mengurus dokumen anggaran di kantor Kemendagri Jakarta. Dana diduga kuat bersumber dari kantong Feri Yunanda, Sekretaris Dinas PUPR Riau.

"Duit kiriman berasal dari Kepala Dinas M Arif Setiawan selaku terdakwa," tutur Agus. Uang sempat terpakai Rp65 juta sebelum akhirnya terkumpul utuh balik semula lagi. Proses serah terima melibatkan nama Jontra serta sosok pria bernama Doni tersebut.

"SF Hariyanto mengarahkan Inspektorat segera melapor langsung ke Satgas KPK," jelas Agus. Penyidik KPK kemudian menyita seluruh uang tunai sebagai barang bukti perkara korupsi. Hasil penelusuran internal bongkar status asli Marjani, sang pembawa uang plastik hitam.

"Ternyata Marjani cuma tenaga harian lepas pada Biro Administrasi Pimpinan," pungkas Agus. Seorang honorer yang sanggup membawa uang ratusan juta dalam plastik hitam bikin publik heran. Drama korupsi dalam kantong plastik hitam menjadi catatan kelam sejarah birokrasi Riau.

Langkah berani Pangdam menjadi pembeda nyata di tengah krisis integritas pejabat daerah. Sogokan tersebut terhempas jauh karena ketegasan pimpinan militer menjaga marwah institusi TNI. Publik Riau kini berharap hukum menjerat semua aktor intelektual balik skandal memalukan.

Penyidikan KPK terus mendalami peran oknum honorer nekat yang mencoba menyuap jenderal. Kasus Abdul Wahid makin berliku tajam seiring munculnya saksi kunci dan fakta baru. Aroma korupsi berjamaah ini harus segera tuntas agar pemerintahan kembali bersih total.

Keadilan harus tegak lurus tanpa pandang bulu demi masa depan Bumi Lancang Kuning. Sidang lanjutan pekan depan bakal menghadirkan kejutan baru dari saksi mahkota lainnya. Pantau terus perkembangan kasus ini hanya pada kanal berita terpercaya kesayangan warga.

 

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Advertorial

Ketua Laskar RMRB Rohul Apresiasi Fachruddin Siregar Raih Gelar Insinyur di Universitas Jambi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:53:58 WIB

BEDELAU.COM — Ketua Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) Kabupaten Rok.

Advertorial

Sukses Panen 2 Ton Ikan Patin, Program Ketahanan Pangan Desa Puo Raya Tuai Apresiasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:45:14 WIB

BEDELAU.COM — Sorak gembira masyarakat pecah di pinggir kolam RT 008/RW 004, D.

Advertorial

Polsek Tandun Bersama Warga Tanam Jagung di Tapung Jaya, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 05 Agustus 2026 - 19:33:20 WIB

BEDELAU – Kepolisian Sektor (Polsek) Tandun kembali menunjukkan komitmennya da.

Advertorial

Pekerjaan Dikebut, Simpang Sebidang Arifin Ahmad - Sudirman Dibuka Akhir Tahun ini

Ahad, 02 Agustus 2026 - 20:58:30 WIB

BEDELAU.COM --Pekerjaan pembangunan simpang sebidang.

Advertorial

220 Mahasiswa Fakultas Hukum UNILAK Ikuti Karya Bakti Mahasiswa di Kabupaten Siak

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:34:46 WIB

SIAK,BEDELAU.COM --Fakultas Hukum Universitas Lancan.

Advertorial

Koboi Jalanan yang Todongkan Pistol di Rohil Ternyata Pecatan TNI AU

Selasa, 09 Juni 2026 - 16:24:20 WIB

BEDELAU.COM --Pria berinisial AGK alias Anggit yang .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Komisi III DPRD Meranti Soroti Pelayanan RSUD, Ambulans Laut hingga Optimalisasi Rumah Sakit Pratama
27 Oktober 2026
Lagi Siapkan Paket Sabu, Pria di Selatpanjang Diciduk Polsek Tebing Tinggi
26 Oktober 2026
DPRD Kepulauan Meranti Terima Kunjungan Edukasi SMPN 1 Tebing Tinggi, Bahas Tupoksi hingga Penanganan Perundungan
26 Oktober 2026
Ketua PAC RMRB Kabun Ingatkan Netralitas Panitia Pilkades Giti dan Aliantan
25 Oktober 2026
Bupati Asmar Siap Hadiri Upacara Hari Santri, Meranti Diusulkan Jadi Tuan Rumah Hari Santri Riau 2027
25 Oktober 2026
Kawal Instruksi Wali Kota, Kabid SD Pastikan Gotong Royong Massal Bulanan Berjalan Penuh Semangat
24 Oktober 2026
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Ketua PAC RMRB Kabun Ingatkan Netralitas Panitia Pilkades Giti dan Aliantan
  • 2 Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
  • 3 Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
  • 4 Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
  • 5 Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polres Bengkalis Dimutasi
  • 6 Ironi Riau, Raja Migas dan Sawit Indonesia yang Kehilangan Momentum Emas
  • 7 Hasil Survei: 82,2 Persen Warga Puas dengan Kinerja Wali Kota Pekanbaru

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved