• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Kampar

Dendam Dua Tahun Meledak! Duel di Warung Berakhir Tragis, Seorang Pria Tewas di Kampar

Redaksi

Selasa, 02 Juni 2026 16:50:24 WIB
Cetak
Dendam Dua Tahun Meledak! Duel di Warung Berakhir Tragis, Seorang Pria Tewas di Kampar
Terduga pelaku penganiayaan yang berakhir pada pembunuhan di Desa Bukit Payung, Kampar ditangkap polisi. (sumber: istimewa)

BEDELAU.COM --Kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang pria di Desa Bukit Payung, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, akhirnya terungkap. Polisi menangkap seorang pria terduga pelaku perkelahian yang berujung maut tersebut. 

Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu malam, 30 Mei 2026. Saat itu, korban meminta izin kepada orang tuanya untuk keluar rumah. Tidak ada firasat buruk yang menyelimuti keluarga ketika korban meninggalkan rumah malam itu.

Suasana berubah mencekam ketika Minggu dini hari, 31 Mei 2026, sekitar pukul 03.00 WIB, korban kembali ke rumah dengan kondisi tidak seperti biasanya. Ia mengeluhkan rasa sakit pada bagian dada. Mata sebelah kirinya juga terasa nyeri setelah terlibat perkelahian.

Kondisi korban membuat keluarga panik. Rasa sakit yang awalnya masih bisa ditahan perlahan berubah menjadi keadaan darurat. Tubuh korban semakin lemah dan akhirnya tidak sadarkan diri di rumahnya sendiri.

Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan, melalui Kasat Reskrim, AKP Gede Yoga Eka Pranata, menjelaskan, informasi awal dari keterangan keluarga korban. Katanya, korban sempat menceritakan kejadian yang dialaminya sebelum kondisinya memburuk.

Dari cerita tersebut terungkap adanya perkelahian di sebuah warung di Desa Bukit Payung. "Korban mengeluhkan sakit pada bagian dada dan mata sebelah kiri setelah terlibat perkelahian," kata Gede, Selasa, 2 Juni 2026.

Keluarga kemudian berusaha mencari pertolongan secepat mungkin. Ambulans desa dipanggil untuk membawa korban menuju RSUD Bangkinang. Harapan keluarga saat itu hanya satu, yakni menyelamatkan nyawa korban yang terus menurun.

Namun, takdir berkata lain. Setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Kabar itu langsung mengejutkan keluarga sekaligus warga sekitar yang mengenal korban.

Laporan kematian tersebut segera sampai ke telinga polisi. Tim Resmob Satreskrim Polres Kampar langsung bergerak melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi dimintai keterangan untuk merangkai potongan peristiwa yang terjadi malam itu.

Penyelidikan berlangsung cepat. Polisi menelusuri berbagai informasi dari lokasi kejadian hingga lingkungan sekitar korban. Setiap petunjuk dikumpulkan untuk menemukan sosok yang diduga terlibat dalam perkelahian tersebut.

Hasilnya mulai terlihat pada Senin malam, 1 Juni 2026. Polisi berhasil mengamankan seorang pria yang diduga menjadi pelaku penganiayaan. Penangkapan berlangsung di rumah orang tuanya tanpa perlawanan berarti.

Setelah diamankan, terduga pelaku menjalani pemeriksaan intensif. Dari hasil pemeriksaan awal, muncul fakta menarik mengenai motif perkelahian tersebut. Polisi menduga peristiwa itu dipicu persoalan lama yang belum pernah selesai.

Gede mengatakan terduga pelaku masih menyimpan rasa kesal terhadap korban. Persoalan itu disebut berkaitan dengan dugaan pemukulan terhadap adik kandungnya beberapa tahun lalu. Luka lama yang belum sembuh akhirnya berubah menjadi konflik baru.

"Dari hasil pemeriksaan awal, motif perkelahian diduga dipicu persoalan lama," ujar Gede. 

Menurut pengakuan terduga pelaku, kejadian yang melibatkan adiknya terjadi dua tahun lalu. Persoalan tersebut ternyata masih membekas hingga sekarang. Saat bertemu kembali, emosi pelaku memuncak dan berakhir dengan perkelahian.

Meski demikian, polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian. Penyidik belum berhenti pada satu keterangan semata. Semua informasi akan dicocokkan dengan alat bukti dan keterangan saksi lain.

Warga Desa Bukit Payung juga ikut mengikuti perkembangan kasus tersebut. Banyak yang tidak menyangka konflik lama bisa berujung pada tragedi. Apalagi peristiwa itu berakhir dengan hilangnya satu nyawa.

Saat ini terduga pelaku masih berada di Mapolres Kampar. Penyidik terus melengkapi berkas penyidikan untuk mengungkap seluruh fakta secara utuh. Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi tambahan.

Gede menegaskan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan berlaku. Penyidik berupaya memastikan setiap fakta terungkap secara objektif. Langkah tersebut dilakukan agar kasus dapat ditangani secara transparan dan tuntas. "Pelaku diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," tegas Gede. 

Kini keluarga korban masih berusaha menerima kenyataan pahit tersebut. Malam yang awalnya biasa berubah menjadi kisah duka mendalam. Seorang anak yang berpamitan keluar rumah tidak pernah kembali dalam keadaan hidup.

Sementara itu, polisi terus bekerja mengurai benang kusut peristiwa di Bukit Payung. Setiap keterangan diperiksa secara teliti. Harapannya, seluruh fakta dapat terungkap dan memberikan kepastian hukum bagi semua yang terlibat.

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Diduga Gunakan HP Saat Mengemudi, Ketua PP Siak Tabrak Tiga Motor, Satu Siswi Tewas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:12:35 WIB

BEDELAU.COM --Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit mobil Toyota Land Cruise.

Hukrim

Polisi Bunuh Ibu Kandung Idap Skizofrenia, Pernah Dirawat di RSJ

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:17:35 WIB

BEDELAU.COM --Riwayat gangguan kejiwaan Brigadir WP,.

Hukrim

Kejari Kampar Siapkan DPO untuk Irwan Saputra dalam Kasus Korupsi KUR Rp83,9 M di Kampar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:12:05 WIB

BEDELAU.COM --Mantan anggota DPRD Kabupaten Kampar, .

Hukrim

Ayah di Bengkalis Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak 2025

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36:47 WIB

BEDELAU.COM --Seorang pria berinisial BS (47), warga.

Hukrim

Oknum Anggota Polri Diduga Bunuh Ibu Kandungnya di Siak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:34:49 WIB

BEDELAU.COM --Seorang oknum anggota Polri berinisial.

Hukrim

Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01:26 WIB

BEDELAU.COM --Sebuah pencarian ayah berakhir di ruan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Diduga Gunakan HP Saat Mengemudi, Ketua PP Siak Tabrak Tiga Motor, Satu Siswi Tewas
30 Oktober 2026
Simpang Sebidang Hampir Rampung, Pembangunan Tugu Mulai Desember 2026
30 Oktober 2026
Innova Ringsek Ditimpa Pohon di Sudirman, DLHK Pekanbaru Temukan Akar Bekas Dibakar
30 Oktober 2026
Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
30 Oktober 2026
Wako Agung Gandeng Kementerian PU, Danau Buatan Bakal Disulap dengan Wajah Baru
30 Oktober 2026
Pria 68 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Jalan Dorak Selatpanjang
29 Oktober 2026
Singapura Ancam Putus Internet RI, Komdigi Ingatkan Kabel Laut Mereka Lewat Perairan Indonesia
28 Oktober 2026
Aman Menjangkau 200 Ribu Orang, Agung Nugroho Perkuat Layanan Darurat Terpadu untuk Warga
28 Oktober 2026
Izin Bar dan Diskotik HW Live House Dicabut Tahun Lalu, Pemprov Riau Koordinasi dengan Pemko
28 Oktober 2026
Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 "Saintis Muda, Cerdas Berkarya"
28 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Nilai Putusan Komisi Informasi Riau Kontradiktif, Warga Gugat ke PTUN Pekanbaru
  • 2 JDIH Bawaslu Rohul Gelar Diskusi Hukum, Bedah Rekontruksi Pengawasan dan Antisipasi Kerawanan Pemilu di MK
  • 3 Ketua PAC RMRB Kabun Ingatkan Netralitas Panitia Pilkades Giti dan Aliantan
  • 4 Kawal Instruksi Wali Kota, Kabid SD Pastikan Gotong Royong Massal Bulanan Berjalan Penuh Semangat
  • 5 Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
  • 6 Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
  • 7 Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved