• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Napi Lapas Pekanbaru Diduga Atur Pengiriman Sabu di Bandara SSK II, Kabur Saat Berobat

Redaksi

Senin, 27 Juli 2026 19:16:19 WIB
Cetak
Napi Lapas Pekanbaru Diduga Atur Pengiriman Sabu di Bandara SSK II, Kabur Saat Berobat

BEDELAU.COM --Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau mengungkap dugaan keterlibatan seorang narapidana yang kabur dari Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam jaringan peredaran narkotika jenis sabu.

Sebelum melarikan diri, narapidana bernama Ibnu Satya Darma diduga mengendalikan pengiriman sabu yang hendak diselundupkan melalui Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Riau Kompol Ade Zaldi mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi petugas Aviation Security (Avsec) Bandara SSK II pada 22 Juli 2026 mengenai seorang penumpang yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan.

"Berdasarkan informasi tersebut, tim langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap seorang tersangka berinisial AR. Dari hasil penggeledahan ditemukan narkotika jenis sabu yang disembunyikan di bagian selangkangan," kata Ade Zaldi, Senin (27/7/2026).

Setelah AR diamankan, penyidik melakukan pengembangan hingga menangkap seorang tersangka lain berinisial R yang diduga berperan sebagai kurir.

Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku sabu tersebut dikendalikan oleh Ibnu Satya Darma yang kini menjadi buronan setelah kabur dari Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

"Pengakuan kedua tersangka menyebutkan bahwa napi yang kabur ini diduga sebagai pengendali sekaligus pemilik barang. Tersangka R menerima sabu untuk kemudian diserahkan kepada AR di bandara," ujar Ade.

R mengaku baru pertama kali menjalankan tugas tersebut atas perintah Ibnu Satya Darma. Sebagai imbalan, ia dijanjikan upah sebesar Rp20 juta apabila berhasil mengantarkan sabu itu hingga ke Jakarta.

Sementara itu, tersangka AR mengaku baru sekali membawa sabu melalui Bandara SSK II Pekanbaru. Namun, ia mengaku sebelumnya pernah menjadi kurir dengan rute serupa melalui Medan.

Polda Riau masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas sekaligus memburu Ibnu Satya Darma yang diduga menjadi pengendali jaringan penyelundupan sabu melalui jalur udara.

Ibnu Kabur Saat Berobat ke Rumah Sakit

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau Rudi FSianturi membenarkan bahwa Ibnu Satya Darma hingga kini masih berstatus buronan setelah kabur dari Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

Menurut Rudi, narapidana kasus narkotika tersebut melarikan diri saat menjalani pengobatan di RS PMC Pekanbaru. Hingga kini, tim gabungan Kanwil Ditjenpas Riau, Lapas Kelas IIA Pekanbaru, dan kepolisian masih terus melakukan pengejaran.

"Sampai saat ini belum tertangkap," kata Rudi.

Ia menegaskan, pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan menarik petugas yang mengawal Ibnu saat berobat untuk menjalani pemeriksaan di Kanwil Ditjenpas Riau. Pemeriksaan dilakukan guna mengusut kemungkinan adanya kelalaian dalam proses pengawalan.

"Petugas pengawalnya sudah kami tarik ke Kanwil untuk pemeriksaan. Mohon dukungannya apabila ada informasi terkait warga binaan pemasyarakatan yang melarikan diri tersebut. Tim kami bersama kepolisian sedang melakukan pengejaran dan pencarian terhadap WBP itu," ujarnya.

Staf Humas Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Jopri Sinaga, menjelaskan bahwa Ibnu melarikan diri ketika sedang menunggu pengambilan obat di apotek RS PMC Pekanbaru.

"WBP itu melarikan diri saat sedang menunggu pengambilan obat di apotek rumah sakit," kata Jopri.

Ia mengatakan, Ibnu rutin menjalani kontrol di RS PMC Pekanbaru karena mengidap penyakit dalam yang memerlukan perawatan berkala. Sebelum dirujuk ke rumah sakit, yang bersangkutan juga telah beberapa kali menjalani pemeriksaan di klinik Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

 

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Diduga Gunakan HP Saat Mengemudi, Ketua PP Siak Tabrak Tiga Motor, Satu Siswi Tewas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:12:35 WIB

BEDELAU.COM --Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit mobil Toyota Land Cruise.

Hukrim

Polisi Bunuh Ibu Kandung Idap Skizofrenia, Pernah Dirawat di RSJ

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:17:35 WIB

BEDELAU.COM --Riwayat gangguan kejiwaan Brigadir WP,.

Hukrim

Kejari Kampar Siapkan DPO untuk Irwan Saputra dalam Kasus Korupsi KUR Rp83,9 M di Kampar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:12:05 WIB

BEDELAU.COM --Mantan anggota DPRD Kabupaten Kampar, .

Hukrim

Ayah di Bengkalis Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak 2025

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36:47 WIB

BEDELAU.COM --Seorang pria berinisial BS (47), warga.

Hukrim

Oknum Anggota Polri Diduga Bunuh Ibu Kandungnya di Siak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:34:49 WIB

BEDELAU.COM --Seorang oknum anggota Polri berinisial.

Hukrim

Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01:26 WIB

BEDELAU.COM --Sebuah pencarian ayah berakhir di ruan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Diduga Gunakan HP Saat Mengemudi, Ketua PP Siak Tabrak Tiga Motor, Satu Siswi Tewas
30 Oktober 2026
Simpang Sebidang Hampir Rampung, Pembangunan Tugu Mulai Desember 2026
30 Oktober 2026
Innova Ringsek Ditimpa Pohon di Sudirman, DLHK Pekanbaru Temukan Akar Bekas Dibakar
30 Oktober 2026
Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
30 Oktober 2026
Wako Agung Gandeng Kementerian PU, Danau Buatan Bakal Disulap dengan Wajah Baru
30 Oktober 2026
Pria 68 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Jalan Dorak Selatpanjang
29 Oktober 2026
Singapura Ancam Putus Internet RI, Komdigi Ingatkan Kabel Laut Mereka Lewat Perairan Indonesia
28 Oktober 2026
Aman Menjangkau 200 Ribu Orang, Agung Nugroho Perkuat Layanan Darurat Terpadu untuk Warga
28 Oktober 2026
Izin Bar dan Diskotik HW Live House Dicabut Tahun Lalu, Pemprov Riau Koordinasi dengan Pemko
28 Oktober 2026
Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 "Saintis Muda, Cerdas Berkarya"
28 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Nilai Putusan Komisi Informasi Riau Kontradiktif, Warga Gugat ke PTUN Pekanbaru
  • 2 JDIH Bawaslu Rohul Gelar Diskusi Hukum, Bedah Rekontruksi Pengawasan dan Antisipasi Kerawanan Pemilu di MK
  • 3 Ketua PAC RMRB Kabun Ingatkan Netralitas Panitia Pilkades Giti dan Aliantan
  • 4 Kawal Instruksi Wali Kota, Kabid SD Pastikan Gotong Royong Massal Bulanan Berjalan Penuh Semangat
  • 5 Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
  • 6 Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
  • 7 Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved