• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Menekan Karhutla Berulang, PW Hima Persis Riau Minta Polda Penguatan Pencegahan

Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026 22:26:36 WIB
Cetak
Menekan Karhutla Berulang, PW Hima Persis Riau Minta Polda Penguatan Pencegahan

BEDELAU.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi persoalan serius di Riau. Kabut asap, kerusakan lingkungan, terganggunya aktivitas masyarakat, hingga ancaman kesehatan menjadi dampak yang terus berulang.

Ketua PW Hima Persis Riau, Fikri Abdurrahman dalam penyampaiannya menilai penanganan karhutla tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman ketika api sudah muncul. Pencegahan, pengawasan, pemulihan lingkungan, dan penegakan hukum yang memberikan efek jera harus diperkuat secara bersamaan.

Data Polda Riau mencatat, sepanjang Januari hingga Agustus 2026 terdapat 33 perkara karhutla dengan 35 tersangka, dengan luas lahan terkait perkara mencapai sekitar 8.657 hektare. Polda Riau juga masih menelusuri kemungkinan keterlibatan korporasi.

Bagi PW Hima Persis Riau, angka tersebut harus menjadi bahan evaluasi. Keberhasilan penanganan karhutla tidak cukup diukur dari jumlah perkara atau tersangka, tetapi dari kemampuan negara mencegah kebakaran berulang dan memastikan seluruh pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum.

Jangan Berhenti pada Pelaku Lapangan

PW Hima Persis Riau mendesak Polda Riau di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Herry Heryawan agar penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan menyeluruh.

Jika ditemukan bukti keterlibatan korporasi, pemodal, pengelola lahan, atau pihak lain, proses hukum harus dikembangkan sesuai alat bukti dan ketentuan perundang-undangan.

“Penegakan hukum karhutla jangan hanya berhenti pada pelaku di lapangan. Jika ada pihak lain yang memiliki peran lebih besar dan dapat dibuktikan secara hukum, maka harus diproses secara profesional,” tegas Fikri Abdurrahman, Ketua PW Hima Persis Riau.

Menurutnya, masyarakat juga berhak mendapatkan informasi mengenai perkembangan perkara, khususnya kasus yang berdampak besar terhadap lingkungan. Transparansi diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik tanpa mengganggu proses hukum dan asas praduga tak bersalah.

Pencegahan Harus Menjadi Prioritas

Karhutla tidak boleh terus diperlakukan sebagai bencana musiman yang baru ditangani setelah api membesar.

Polda Riau perlu memperkuat deteksi dini, patroli di wilayah rawan, pemetaan titik rawan, pengawasan aktivitas pembukaan lahan, serta koordinasi lintas lembaga.

PW Hima Persis Riau juga mendorong keterlibatan masyarakat, mahasiswa, akademisi, organisasi lingkungan, media, dan berbagai elemen lainnya dalam pengawasan serta pencegahan karhutla.

Kepemimpinan Harus Menghasilkan Perbaikan

PW Hima Persis Riau menilai pergantian kepemimpinan di Polda Riau harus menjadi momentum evaluasi berbasis kinerja.

Irjen Pol. Mohammad Iqbal sebelumnya memimpin Polda Riau sebelum digantikan Irjen Pol. Herry Heryawan pada Maret 2025. PW Hima Persis Riau tidak bermaksud membandingkan kedua sosok secara personal. Yang harus dibandingkan adalah kebijakan, konsistensi, dan hasil kerja institusi.

Jika masih terdapat kelemahan dalam pencegahan, maka harus diperbaiki. Jika penegakan hukum belum optimal, harus diperkuat. Dan jika karhutla masih berulang, maka strategi penanganannya harus dievaluasi.

“Bagi kami, setiap pergantian kepemimpinan harus menghadirkan perbaikan. Masyarakat tidak membutuhkan sekadar pergantian pejabat, tetapi membutuhkan perubahan yang benar-benar dirasakan,”ujar Fikri.

PW Hima Persis Riau mendesak Polda Riau untuk:

1. Memperkuat penegakan hukum berdasarkan alat bukti dan tidak berhenti pada pelaku lapangan.
2. Meningkatkan transparansi perkembangan perkara karhutla kepada publik.
3. Memperkuat pencegahan dan deteksi dini di wilayah yang rawan kebakaran.
4. Meningkatkan pengawasan terhadap pengelolaan dan pembukaan lahan.
5. Membuka ruang partisipasi publik dalam pengawasan dan pencegahan karhutla.

Karhutla merupakan persoalan bersama yang membutuhkan kolaborasi pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan organisasi masyarakat.

Namun, PW Hima Persis Riau menegaskan bahwa Polda Riau memiliki posisi strategis dalam memastikan hukum benar-benar bekerja dan memberikan efek pencegahan.

Pada akhirnya, keberhasilan penanganan karhutla bukan tentang siapa yang paling banyak menetapkan tersangka atau paling sering menyampaikan konferensi pers.

Ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika kebakaran semakin berkurang, lingkungan semakin terlindungi, masyarakat semakin aman, dan karhutla tidak lagi menjadi bencana yang terus berulang setiap tahun.*


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Kabut Asap Makin Mengancam, Kuansing Tetapkan Siaga Darurat Bencana

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:19:51 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi .

Daerah

Diduga Rem Blong, Truk Balak Hantam Bangunan Toko dan Kendaraan di Rokan Hilir

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:12:34 WIB

BEDELAU.COM --Sebuah truk tonton mengalami kecelakaa.

Daerah

Karhutla Riau, Satgas Udara Kerahkan 12 Pesawat dan Semai 30 Ton Garam

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:05:03 WIB

BEDELAU.COM --Satuan Tugas (Satgas) Udara Penanggula.

Daerah

Pemko Pekanbaru Kebut Pencegahan HIV/AIDS, Kolaborasi Lintas Lembaga Diperkuat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:02:58 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru teru.

Daerah

Tiga Ton Garam Hari Ini Disemai di Tujuh Wilayah Riau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:37:49 WIB

BEDELAU.COM --Tim Satgas Udars terus memaksimalkan O.

Daerah

Sumatra Dikepung 2.461 Hotspot, Titik Api Masih Bermunculan di Riau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:32:11 WIB

BEDELAU.COM --Hotspot di Pulau Sumatra melonjak taja.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Ketua Laskar RMRB Rohul Apresiasi Fachruddin Siregar Raih Gelar Insinyur di Universitas Jambi
28 Agustus 2026
Jum'at Berkah Subuh di Meureudu, Yayasan Rabbani Pekanbaru Hadir Tebar Kebaikan
28 Agustus 2026
Menekan Karhutla Berulang, PW Hima Persis Riau Minta Polda Penguatan Pencegahan
27 Agustus 2026
Kabut Asap Makin Mengancam, Kuansing Tetapkan Siaga Darurat Bencana
27 Agustus 2026
KPK Bawa 2 Tersangka Penyuap Bupati Kuansing ke Pengadilan
27 Agustus 2026
Diduga Rem Blong, Truk Balak Hantam Bangunan Toko dan Kendaraan di Rokan Hilir
27 Agustus 2026
Pemburu Jabatan Politik Bakal Anjlok Jika RUU Perampasan Aset Disahkan
27 Agustus 2026
Karhutla Riau, Satgas Udara Kerahkan 12 Pesawat dan Semai 30 Ton Garam
27 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Kebut Pencegahan HIV/AIDS, Kolaborasi Lintas Lembaga Diperkuat
27 Agustus 2026
Gagal Bawa Kabur Motor, Pelaku Begal di Pekanbaru Tinggalkan Korban di Parit
27 Agustus 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Dorong Kolaborasi RRI-SMSI, Firdaus Tekankan Peran Penjaga Kebenaran Nasional
  • 2 Pertalite Bakal Dibatasi Lagi, Jenis Kendaraan Jadi Penentu Penerima BBM Subsidi
  • 3 Aksi Konten Kreator Asal Sumut Pamer Tuak di Pacu Jalur 2026 Tuai Kritik
  • 4 OMC di Riau Masuk Hari ke-21, Sebanyak 26.000 Kilogram Garam Sudah Disemai
  • 5 Remaja 17 Tahun Tenggelam di Sungai Kuantan, Tim SAR Sisir Lokasi
  • 6 Atasi Macet, Halaman Kantor Camat Bukit Raya dan Bangunan Warga Terpaksa Dipangkas
  • 7 Pembelian Pertalite Bakal Dibatasi, Pemerintah Pakai Acuan Desil Pemilik Kendaraan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved