• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Bengkalis

Kebun Sawit Terendam Limbah, Warga Tuntut Ganti Rugi ke PT SIPP

Redaksi

Selasa, 10 Agustus 2021 20:19:19 WIB
Cetak
Kebun Sawit Terendam Limbah, Warga Tuntut Ganti Rugi ke PT SIPP
TERENDAM LIMBAH: Seorang warga Mandau sejak Oktober 2020 tak bisa memanen sawitnya, akibat terendam llimbah PT SIPP yang jebol dua kali beberapa waktu lalu. Foto beberapa waktu lalu.

DURI, BEDELAU.COM – Malang tak berbau, sepertinya kondisi ini dirasakan pasangan suami istri Joni Siahaan dan Roslin Boru Sianturi. Harapan  meningkatkan hasil panen kebun sawitnya seluas 1,5 hektare, pupus akibat dihantam jebolnya limbah pabrik milik PT Sawit Inti Prima Perkasa (SIPP) yang berlokasi di Jalan Rangau, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis.

Jebolnya limbah pabrik milik pengusaha asal Medan, Sumatera Utara (Sumut) itu, terjadi pada 5 Oktober 2020 dan 4 Februari 2021 lalu. Akibatnya, tanaman tandan buah segar (TBS) yang menjadi gantungan ekonomi keluarga Joni Siahaan itu dipaksa gagal panen, dikarenakan terendam lumpur hingga ditotal mencapai 200 batang.

Demi memperjuangkan haknya, pasutri itu lantas mengkuasakan permasalahannya kepada Marnalom Hutahaean, SH, MH dan membuat laporan pengaduan ke Mapolda Riau pada 23 Februari lalu,  guna mendapatkan keadilan ganti rugi. Namun sayang, ibarat bertepuk sebelah tangan, pihak perusahaan ogah menunjukkan itikad baiknya, meski korban berkali-kali memohon pertanggungjawaban ganti rugi.

"Pihak perusahaan hanya melihat saja dampak dari jebolnya kolam limbah mereka, namun tidak ada itikad baik untuk mengganti," ujar Roslin Boru Sianturi saat sosialisasi dan penjelasan pemberian sanksi penghentian sementara produksi di PT SIPP, akibat pelanggaran Instalasi Pembuangan Air Limbahnya (IPAL) yang digelar DLH dan Upika Mandau, Selasa (10/8/2021) di Kantor Kelurahan Pematang Pudu yang juga dihadiri sejumlah anggota DPRD Bengkalis.

Senada, kuasa hukum Marnalom Hutahaean, SH, MH meminta dengan tegas menyatakan, agar PT SIPP segera melakukan ganti rugi, sebelum pembekuan total operasional perusahaan benar-benar dilakukan pemerintah dengan tenggang waktu 6 bulan ke depan. Setelah penghentian sementara keluar dengan melakukan pemulihan lingkungan yang tercemar, akibat jebolnya tanggul IPAL dan perbaikan total terhadap IPAL dan kinerja IPAL sesuai yang tertuang dalam SK Bupati bernomor 442/KPTS/VI/2021 tanggal 29 Juni 2021 tentang Penutupan Sementara Operasional PKS PT SIPP.

"Kami minta pihak perusahaan, segera menunaikan kewajibannya dengan mengganti rugi hak klien kami sebelum sanksi penutupan total dilakukan pemerintah," terangnya.

Sementara itu, Humas PKS PT SIPP Zainul Ahsan T yang dikonfirmasi, Selasa (10/8/2021) melalui pesan Whatsapp mengatakan, mengatakan,  terkait jebolnya kolam limbah PT SIPP pada Februari lalu itu informasinya ada masuk ke kebun sawit milik warga, kalau tidak salah milik Siahaan dan istrinya Boru Sianturi.

"Namun setelah mendapat informasi itu kita dari pihak manajement langsung menemui pemilik kebun," ujarnya.

Ia menyebutkan, dalam pertemuan antara manajement perusahaan dan pemilik kebun ada 5 poin kesepakatan yang dituangkan dalam sebuah surat pernyataan dan ditandatangani bersama, pihak perusahaan serta pemilik kebun.

Menurutnya, inti dari kesepakatan itu, pihak perusahaan akan membersihkan kebun yang terdampak limbah. Setelah Itu akan melakukan ganti rugi.

"Ini kita sudah sepakat. Tetapi saat kita mendatangkan alat berat, atau excavator untuk membersihkan kebun sesuai dalam surat itu ditolak, pemilik lahan tak mau dibersihkan. Katanya dia mau melapor ke polisi dan menempuh jalur hukum. Ya itukan hak dia, Kita dari perusahaan sejak awal sudah menyatakan bertanggung jawab, dan sudah ada surat perjanjiannya yang ditandatangani," ujarnya.

Namun kata Zain, tiba-tiba pihaknya mendengar ada masyarakat yang meminta keadilan, memperjuangkan hak untuk mendapatkan ganti rugi karena lahannya dicemari oleh limbah perusahaan.

"Yang tidak mau ganti rugi itu siapa? Kalau mereka bilang perusahaan tidak mau ganti rugi, dengan tegas saya bilang itu bohong. dan pemilik kebun yang ingkar dengan perjanjian yang telah dibuat. Semua ini kita ada bukti, dan kitapun pernah berencana akan melaporkan dia, soalnya kita juga sudah dirugikan, excavator yang kita datangkan untuk membersihkan lahan itu disewa. Belum lagi angkutannya, Apa gak pake duit," tanya Zainul.

Jadi terakhir katanya, jangan terlalu didramatisirlah. "Dalam hidup ini kita harus jujur. Semua hanya sementara," ucapnya.(ra)

 


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved