• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Jikalahari Minta Jokowi Selamatkan Pulau Bengkalis dari Abrasi

Redaksi

Jumat, 01 Oktober 2021 19:55:36 WIB
Cetak
Jikalahari Minta Jokowi Selamatkan Pulau Bengkalis dari Abrasi
Okto Yugo Setiyo.

PEKANBARU, BEDELAU.COM ---  Sebagai oraganisasi lingkungan hidup, Jikalahari mendesak kehadiran Presiden Joko Widodo ke Provinsi Riau khusunya di Kabupaten Bengkalis, bukan hanya sekedar menanam mangrove semata. Namun, Presiden juga harus memastikan restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove di Bengkalis dapat berjalan efektif, Senin (27/9/2021).

Wakil Koordinator Jikalahari Okto Yugo Setiyo, dalam hal restorasi mangrove, Presiden menghentikan alih fungsi hutan mangrove menjadi tambak udang, serta memastikan realisasi kerjasama Pemkab Bengkalis dengan BRGM untuk menghentikan abrasi.

Sebab, khusus di Pulau Bengkalis, abrasi kerap terjadi mencapai 10 hingga 15 meter pertahun akibat mangrove ditebang untuk panglong arang dan tambak udang oleh cukong.

 “Jokowi juga harus menghentikan kerusakan mangrove oleh cukong, karena mengancam batas Negara antara Indonesia dan Malaysia di Selat Malaka. Bahkan, hutan mangrove juga rusak disebabkan oleh korupsi jual beli hutan mangrove, ” katanya.

Apalagi, pada 23 Agustus 2021 lalu. Polres Bengkalis telah menetapkan 3 tersangka dalam perkara jual beli 33 ha hutan mangrove di Dusun Parit Lapis Desa Kembung Luar.

Dimana, satu orang tersangka ditetapkan sebagai pembeli lahan yang akan digunakan untuk tambak udang berinisial AC. Hutan mangrove ini dijual pada 2020 oleh 18 warga desa dengan harga Rp 17 juta per hektar. Saat ini lahan tersebut sudah digarap dan dalam proses penyemaian udang.

“Jokowi juga harus mengintruksikan Pemkab Bengkalis untuk tidak menambah investasi tambak udang, karena mengancam
dan merusak hutan mangrove tersisa di Bengkalis,” kata Okto.

Dimana sebelumnya, 22 April 2021 lalu, Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso juga menerima kunjungan sejumlah pengusaha tambak udang di Bengkalis.

Saat menerima kunjungan, Bagus menyampaikan, “Investor yang ingin memberikan kontribusi untuk masyarakat Bengkalis adalah suatu anugerah yang harus difasilitasi dan disambut baik, kita akan coba rumuskan peraturan bupati yang mempermudah investasi budidaya ikan atau udang.”

Namun, pernyataan Bagus Santoso tersebut sangat bertentangan dengan MoU antara Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) dengan Bupati Bengkalis pada 23 April 2021 lalu, perihal melaksanakan restorasi gambut dan mangrove serta menangani abrasi di sekitar Bengkalis dan Rupat dengan anggaran Rp 400 miliar.

Selain kerusakan mangrove, Jokowi juga perlu mempercepat realisasi perhutanan sosial di eks HTI PT Rimba Rokan Lestari yang telah dialokasikan oleh KLHK untuk perhutanan sosial sebagai upaya untuk restorasi gambut, yang saat ini rusak akibat aktifitas PT RRL dan perambahan oleh cukong untuk ditanami sawit.

“Anehnya, Gubernur Riau melakukan kerjasama dengan PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) untuk menanam akasia dan geronggang. Temuan kami PT BLJ terlibat korupsi,” kata Okto

Lanjut Okto, dalam temuan Jikalahari, PT BLJ terlibat korupsi dana penyertaan modal Pemkab Bengkalis ke BUMD yang merugikan negara senilai Rp 265 miliar. Kasus ini menyeret mantan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh yang dihukum penjara 6 tahun.

“Bukan hanya terlibat korupsi, PT BLJ juga tidak punya pengalaman dalam usaha kehutanan dan lingkungan hidup,”ungkap Okto.

Selain itu, Dinas LHK Provinsi Riau menandatangangi perjanjian kemitraan Kerja sama Nomor: 525/PPH/3099 dan Kerja sama Nomor:525/PPH/3101 dengan PT Bumi Laksamana Jaya (PT BLJ). Kerjasama ini bertentangan dengan P.49/Menlhk/Setjen/Kum.1/9/2017 tentang Kerjasama Pemanfaatan Hutan pada KPH dan PP 57 Tahun 2016 Jo PP 71 Tahun 2014 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Jauh sebelum kerjasama antara DLHK Riau dengan PT BLJ, Aliansi Masyarakat Menolak PT RRL sejak 2015 mendesak pemerintah mencabut PT RRL karena berada di atas pemukiman dan lahan pertanian masyarakat di 19 desa di Kecamatan Bantan dan Bengkalis yang dihuni lebih dari 28 ribu jiwa, bahkan Desa Bantan Sari dan Desa Bantan Timur telah mengusulkan izin perhutanan sosial sejak Desember 2018 dan telah diverifikasi teknis pada Desember 2019.

“Presiden Jokowi segera mengintruksikan Gubernur Riau untuk membatalkan kerjasama antara DLHK Riau dengan PT BLJ dan Menteri LHK untuk menerbitkan izin perhutanan sosial di areal eks PT RRL untuk mensejahterakan masyarakat di tengah pandemik Covid -19 dan,” tutur Okto

Itu sebabnya, guna menyelamatkan Pulau Bengkalis, Presiden Jokowi harus mengefektifkan kerja-kerja upaya restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove.

“Sebab selama 9 bulan ini, kerja-kerja BRGM belum efektif dan masih kurang partisipatif, sehingga upaya restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove belum maksimal,”tegas Okto.(ra)


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Malam Ini Letto Berikan “Ruang Rindu” Bagi Para Penggemar

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:58:54 WIB

BEDELAU.COM --Malam ini para pencinta grup musik leg.

Daerah

Tragis! Pekerja Asal Rohil Tewas Seketika Tertimpa Kapal Kayu di Batu Bara

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:56:27 WIB

BEDELAU.COM --Duka menyelimuti keluarga Iskandar Mud.

Daerah

Hari Jadi ke-242 Pekanbaru, Pemko Gratiskan Parkir di Seluruh Mal dan Rumah Sakit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:33:35 WIB

BEDELAU.COM --Menjelang puncak peringatan Hari Jadi .

Daerah

Pemprov Riau Gelar Nobar Piala Dunia di Halaman Kantor Gubernur, Terbuka Untuk Umum

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:28:15 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mem.

Daerah

Polsek Tebing Tinggi Ungkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:00:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM-- Jajaran Polsek Tebing Ti.

Daerah

Nilai Banyak Berikan Manfaat, Agung Nugroho Berharap Program MBG Tetap Berlanjut

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:59:58 WIB

BEDELAU.COM --Walikota Pekanbaru Agung Nugroho berha.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Malam Ini Letto Berikan “Ruang Rindu” Bagi Para Penggemar
20 Juni 2026
Tragis! Pekerja Asal Rohil Tewas Seketika Tertimpa Kapal Kayu di Batu Bara
20 Juni 2026
Suami Korban Pembunuhan di Ujung Batu Ditangkap, Misteri Kematian Tukang Pijat Mulai Terkuak
20 Juni 2026
Lahan Sawah Terlanjur Jadi Perumahan, Pemerintah Siapkan Aturan Baru
20 Juni 2026
Pasangan Kekasih Diduga Curi Motor di Parkiran RSUD Bengkalis Diringkus Polisi
20 Juni 2026
Hari Jadi ke-242 Pekanbaru, Pemko Gratiskan Parkir di Seluruh Mal dan Rumah Sakit
20 Juni 2026
Pemprov Riau Gelar Nobar Piala Dunia di Halaman Kantor Gubernur, Terbuka Untuk Umum
20 Juni 2026
Niat Tangkap Ular, Warga Rohil Malah Dililit hingga Koma
20 Juni 2026
Polsek Tebing Tinggi Ungkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Dua Terduga Pelaku Diamankan
20 Juni 2026
Nilai Banyak Berikan Manfaat, Agung Nugroho Berharap Program MBG Tetap Berlanjut
19 Juni 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS
  • 2 Motor Listrik MBG Rp1 Triliun yang Diduga Dimark-up Dadan Sudah Dirakit, Kini Mau Dipakai Buat Apa?
  • 3 Terkuak! Ini Daftar SMA-SMK Negeri di Pekanbaru yang Rekrut 953 Siswa di Luar Sistem SPMB 2025
  • 4 PETI Kuansing Digerebek Beruntun
  • 5 Angin Kencang Melanda Desa Api Api, SMPN 1 Banlak Rusak Parah
  • 6 Besok Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Jangan Langgar 10 Pelanggaran Ini
  • 7 Pembukaan Pekan Penghijauan, Mahasiswa Pendidikan Biologi UNRI Wujudkan Aksi Nyata

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved