Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Bupati Buka Resmi Lokakarya Rencana Pemulihan Ekosistem Mangrove
BENGKALIS, BEDELAU.COM —Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis berharap, kepada Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) bekerjasama dengan HSBC dan CLUA untuk dapat membantu memulihkan kembali ekosistem mangrove di Kabupaten Bengkalis khususnya di Kecamatan Bantan.
Demikian hal itu disampaikan Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Asisten I Andres Wasono saat membuka acara lokakarya rencana pemulihan ekosistem mangrove di Provinsi Riau melalui program Mangrove Ecosystem Restoration Aliance (MERA) Provinsi Riau fase kedua tahun 2022, Rabu (19/1/2022) di ruang rapat Bappeda Bengkalis.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan terima kasih serta apresiasi yang tinggi kepada Direktur Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) Hernilna Hartanto beserta jajaran yang telah menyelenggarakan lokakarya rencana pemulihan ekosistem mangrove fase ke dua Provinsi Riau di wilayah Kecamatan Bantan tepatnya di Desa Teluk Pambang,”ucap Kasmarni dalam sambutannya.
Ia menambahkan, semoga lokakarya ini dapat memberikan lebih banyak pengetahuan terkait pemulihan ekosistem mangrove kepada masyarakat. Karena salah satu langkah konkret untuk menjaga pulau terluar di Kabupaten Bengkalis dengan melakukan penanaman dan pemulihan mangrove, sehingga dapat diterapkan sebagai upaya mencegah terjadinya abrasi dan erosi di wilayah Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis ini.
“Kita semua pasti tahu hutan mangrove memiliki fungsi yang sangat penting terutama dalam menjaga daerah pesisir dari abrasi, intrusi air laut serta gelombang laut. Hutan mangrove juga memiliki manfaat ekonomis berupa hutan produksi, hasil hutan bukan kayu, jasa lingkungan, pariwisata dan riset,” tuturnya.
Maka perlu dijaga, dirawat dan dilestarikan secara baik, sehingga hutan mangrove ini bisa memberikan manfaat bagi alam dan lingkungan hidup, untuk itu mari bersama-sama menjaga serta membudidayakan mangrove dimasing-masing terutama di daerah persisir.
“Kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis sangat mendukung penuh lokakara ini, mengingat karena banyaknya manfaat yang didapat dari menanam mangrove menjadi salah satu solusi yang sangat penting untuk berbagai jenis masalah lingkungan terutama untuk mengatasi kerusakan lingkungan. Sesuai dengan visi yang ingin kami capai yaitu terwujudnya Kabupaten Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera,”ujarnya.(ra)
Sudah Antre 3 Jam, Pengendara Pekanbaru Malah Tak Kebagian Solar
BEDELAU.COM --Antrean panjang kendaraan untuk mendap.
Belasan Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Pemko Pekanbaru Aspal Jalan Pesisir Rumbai
BEDELAU.COM --Penantian panjang warga di kawasan Jal.
Cek Karhutla Meluas, Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Turun ke Siak
BEDELAU.COM --Polda Riau meningkatkan kewaspadaan te.
Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai Ditargetkan Rampung Desember, Simpang SKA Bakal Ditutup
BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mel.
Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan, Aktivitas LGBT yang Meresahkan Ditindak
BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memp.
Bawa 1.020 Tanda Tangan, Warga Rupat Desak Imigrasi Deportasi WN Malaysia Chua Cin Heng
BEDELAU.COM --Persoalan konflik agraria yang melibat.








