• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Bengkalis

Hari Jadi Bengkalis ke-510

Pemkab Bengkalis Ziarah di Makam yang Jadi Situs Sejarah dan Budaya

Redaksi

Jumat, 29 Juli 2022 15:31:48 WIB
Cetak
Pemkab Bengkalis Ziarah di Makam yang Jadi Situs Sejarah dan Budaya
Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso didampingi Forkopimda Bengkalis saat melaksanakan ziarah Makam, yang menjadi situs sejarah di Pulau Bengkalis, Jumat (28/7/2022).(sukardi)

BENGKALIS, BEDELAU.COM—Peringatan Hari Jadi Bengkalis ke-501 dimanfaatkan oleh Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso bersama Forkopimda Bengkalis mengunjungi makam, yang menjadi situs sejarah dan budaya, Jumat (29/7/2022).

Bertindak mewakili Pemkab Bengkalis. Bagus Santoso bersama rombongan Pemkab Bengkalis melaksanakan ziarah ke Makam Dara Sembilan di Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis. Dilokasi situs sejarah yang sampai hari ini tetap terjaga ditaburi bunga.

Selain itu, prosesi ziarah makam juga dilaksanakan dengan pembacaan do'a dan diakhiri. Serta penyampaian singkat tentang situs sejarah, yang hari ini menjadi salah satu situs yang dikenal masyarakat Bengkalis.

Dari historisnya,  tahun 1512 Bengkalis sudah ada. Dikaitkan dengan zaman prasejarah, pulau Bengkalis sejak dahulu telah dihuni oleh manusia dan memiliki tatanan pemerintahan. Namun masih dalam bentuk perbatinan, salah satunya Batin Senggoro di Senggoro.

Perbatinan Senggoro kala itu dijadikan sebagai pusat pemerintahan, lokasinya terletak tidak jauh dari lokasi makam dan diberi nama Parit Rentang.

Kala itu, Perbatinan Senggoro dipimpin oleh Batin Hitam, memiliki prajurit pilihan, terlatih dan berani mempertaruhkan nyawa, demi mempertahankan wilayahnya.

Salah satu strategi yang dilakukan Batin Hitam mempertahankan daerahnya, dibangunnya benteng yang diberi nama Benteng Batin Hitam.

Dahulunya benteng ini dilengkapi dengan meriam-meriam, yang selalu siap ditembakkan terhadap lanun yang mengganggu ketentraman kampung Bengkalis.

Sedangkan kuburan Dara Sembilan merupakan benteng khusus, tempat persembunyian untuk melindungi para dara jelita kampung Bengkalis dari serangan lanun yang suka menculik gadis cantik tersebut.
Batin Hitam membangun benteng tersebut, letaknya kurang lebih 75 meter dari benteng Batin Hitam, yang dikenal dengan Makam Dara Sembilan.

Kematian Dara Sembilan itu itu bermula, ketika terjadi kerusuhan yang dilakukan oleh Portugis dan lanun.
Sembilan anak dara disembunyikan dalam benteng, kunci rahasianya berada di bagian luar. Sedangkan, juru kuncinya ikut melakukan peperangan.

Akibat serangan dahsyat antara Portugis dan lanun, benteng itu roboh menutupi tempat kunci rahasia. Menyebabkan dara terkubur dan meninggal.

Adapun sembilan dara yang meninggal dalam benteng diatas adalah, Mayang Sari, Cempaka, Aisyah, Rubaiyah, Samsidar, Zainun, Kamariah, Siti Hawa dan Zubaidah.

Masih dibacakan sejarah singkat, sumber lain mengatakan, yang memegang kunci benteng Batin Hitam adalah ayah dari sembilan dara. Ada juga yang mengatakan, kesembilan dara tersebut bukan kakak beradik melainkan dara-dara pada masa itu.

Sumber sejarah lain juga menyebutkan, pada masa itu, Makam Dara Sembilan dijaga oleh seekor ulang weling. Setiap bulan akan diberi sesajen, sebagai bentuk penghormatan.

Makam ini dipercaya mempunyai kekuatan gaib, sehingga orang yang datang berziarah dilarang berkata kotor, meludah di dalam area makam, dilarang memakai alas kaki. Kemudian bagi perempuan yang datang bulan juga dilarang masuk.

Selain makam Dara Sembilan, makam H Abdullah Nur bin H Muhammad Nur, menjadi pusara terakhir juga menjadi lokasi ziarah, Wakil Bupati H Bagus Santoso beserta rombongan Forkopimda.

Dilokasi itu, usai pembacaan doa. Pemkab Bengkalis juga menyerahkan santunan kepada ahli waris. Kegiatan yang dilakukan di Kelapapati Laut ini diakhiri dengan prosesi tabur bunga.

Riwayat singkat saat dibacakan, H Abdullah Nur atau lebih dikenal dengan panggilan Andak Dolah. Adalah putra dari pasangan H Muhammad Nur dan Mardiah. Ia lahir di Bengkalis tahun 1908 dan wafat 4 Januari 1997.

Semasa hidup, Ia memiliki dua orang istri. Setelah istri pertama meninggal, Sri Banun kemudian menikah lagi dengan Juriah. Dari istri pertama, dianugerahi tiga anak dan istri kedua melahirkan sembilan anak.

Pendidikan dasarnya diawali Sekolah Rakyat (SR) di Bengkalis, kemudian berangkat ke Medan guna melanjutkan pendidikan menengahnya di sebuah pondok pesantren, beliau belajar selama tujuh tahun dibawah guru KH Syaikh Maksum.(ra)


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 IHSG dan Rupiah Hancur! Airlangga Tagih Bukti Reformasi BEI di Tengah Ancaman MSCI
  • 3 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 4 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 5 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 6 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 7 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved