Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Jaringan Gas ke Rumah Warga Pekanbaru Mati Total akibat Penggalian Proyek IPAL
PEKANBARU, BEDELAU.COM --Terjadi kebocoran pipa gas akibat pengerjaan proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau, tepatnya di depan Vanhollano. Akibatnya pada Ahad (23/10/2022) subuh tadi seluruh pelanggan Jaringan Gas Kota Pekanbaru mati total.
Direktur PT Sarana Pembangunan Energi Madani (SPEM) Panzi Barza saat dihubungi membenarkan kejadian ini. Dirinya mengatakan saat ini tim sedang mengusahakan perbaikan agar gas ke rumah warga kembali normal.
"Alatnya itukan tak ada di Pekanbaru, kami mengusahakan ke Dumai dulu," kata Panzi Barza , Ahad (23/10/2022).
"Iya ini gara-gara IPAL," cakap Panzi lagi saat ditanyakan penyebab terputusnya jaringan gas ke rumah pelanggan.
Sementara itu Jhon Susilo selaku Koordinator City Gas Pekanbaru menambahkan untuk kejadiannya itu tadi sekitar pukul 02.30 dini hari. Seluruh Jargas mati total.
"Namun sekarang ini sebagian sudah ada yang menyala. Posisinya sekarang ini sudah kita coba close di palepnya, jadi untuk yang tahun 2020 dan 2017, dua sektor itu mati total. Kalau yang untuk 2015 hidup semuanya," ujar Jhon Susilo.
Dijelaskan Jhon Susilo, jadi memang ada pembagian jalur.
"Di pembagian jalur itukan ada palep masing-masing, jadi untuk Tee In-nya itu di Jalan Hasanuddin. Jadi yang di jalan Hasanuddin itu kita tutup untuk suplay gas yang bocor tadi di jalan Sudirman. Jadi yang tidak terkena imbas dari sana sekarang sudah hidup semua," sebutnya.
Disampaikan Jhon, untuk normal lagi pihaknya sudah mengusahakan untuk mengambil material di Dumai yaitu di PGN. Pihaknya akan menjemputnya dan mudah-mudahan alat tersebut dapat dan malam bisa segera dieksekusi.
"Untuk pelanggan yang saat ini Jargasnya masih mati, kita minta untuk bersabar. Kita upayakan semaksimal mungkin agar bisa segera kembali normal," sebutnya.
Diakui Jhon, kejadian seperti ini memang bukan hanya terjadi sekali ini saja. Sebelumnya juga sudah pernah.
"Sebenarnya kami sudah mewanti-wanti di awal. Ini ada crossing, sudah beberapa kali saya bilang, ini nanti bisa mati seluruh pelanggan. Tapi nggak tahu ya, kontraktor mau cepat mungkin, jadi kerjaan yang penting siap. Ini sudah pernah terjadi," pungkasnya.***
Sumber: cakaplah.com
Danpos Didampingi Babinsa Padamkan Karhutla di Desa Tanjung Leban Kecamatan Bandar Laksamana
BENGKALIS, BEDELAU.COM--Kebakaran hutan dan lahan (K.
Mediasi PT KCN Belum Temukan Titik Temu, Abdul Halim Minta Waktu Pertimbangkan Tawaran Kompensasi dan Mutasi
BEDELAU.COM,PEKANBARU – Perselisihan hubungan industrial antara manajemen PT K.
Polsek Tandun dan Warga Panen Jagung di Tandun Barat Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan
BEDELAU.COM,ROKAN HULU – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digerakkan da.
Dugaan Pencabulan Anak di Meranti Terbongkar, Pria 71 Tahun Diciduk Polisi
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Keberanian seorang a.
Erupsi Anak Gunung Krakatau Reda, Penerbangan Rute Jakarta di Bandara SSK II Kembali Beroperasi
BEDELAU.COM --Setelah sebelumnya terdampak aktivitas.
Pemuda Tembilahan Ditemukan Meninggal di Sungai Indragiri Ketika Pergi Memancing
BEDELAU.COM --BPBD Inhil bersama tim gabungan berhas.








