Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Gelar Sosialisasi Program dan Lokakarya
MERANTI, BEDELAU.COM--Mewakili Bupati Kepulauan Meranti, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Irmansyah, M.Si membuka Sosialisasi Program dan Lokakarya di Ballroom Grand Indo Baru Hotel, Selasa (22/11/2022).
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti didukung oleh PT. RAPP melalui kerjasama kemitraan Tanoto Foundation dan Yayasan Cipta melakukan penyusunan strategi komunikasi perubahan perilaku untuk percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Tim Leader Program Yayasan Cipta, Rizky Andini mengatakan dalam menyusun strategi Komunikasi Percepatan Penurunan (KPP) stunting, selaku pendamping, pihaknya akan melakukan pelatihan di Kepulauan Meranti.
"Mudah-mudahan kemitraan ini bisa bermanfaat dan berkontribusi terhadap upaya-upaya penurunan stunting di Kepulauan Meranti," ujarnya.
Perwakilan Tanoto Foundation Dedi Triadi yang juga pendamping di Kepulauan Meranti mengatakan pihaknya akan melakukan intervensi mulai dari mengalokasi dan pengembangan kapasitas Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa di Kepulauan Meranti.
"Kita sudah mulai dari beberapa tahun yang lalu, stunting saat ini menjadi perhatian khusus bagi Tanoto Foundation," ucapnya.
Manager SHR PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Susilo Sudarman mengatakan program tersebut sudah dilakukan di wilayah operasional PT. RAPP di Kecamatan Tasik Putri Puyu dan Merbau. Program tersebut meliputi 5 bagian penting yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta UMKM dan sosial budaya.
Terkait Perpres 72 tahun 2021, untuk mencapai target penurunan stunting menjadi 14 persen di tahun 2024, PT. RAPP akan meluncurkan program yang mendukung pemerintah daerah dalam mengatasi stunting di Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Semoga output dari kegiatan ini bisa tercapai kedepan nantinya," imbuh Susilo.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Irmansyah mengatakan berdasarkan data survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, stunting di Kabupaten Kepulauan Meranti tercatat sebesar 23.3 persen yaitu di atas rata-rata prevalensi stunting Provinsi Riau.
"Untuk itu kita harus mampu menyusun strategi yang jitu agar menghasilkan suatu konsep yang mujarab untuk mengatasi stunting di Kepulauan Meranti," harap Irmansyah.
Untuk diketahui bersama, bahwa Kepulauan Meranti merupakan satu dari dua kabupaten Lokasi Prioritas Kemiskinan Ekstrem di Propinsi Riau dengan tingkat kemiskinan tahun 2021 sebesar 25,68% dan miskin ekstrem sebesar 5,53% atau 10.500 jiwa. Kemiskinan mengakibatkan terjadinya kelaparan dan kurang gizi, sehingga melahirkan anak dan balita stunting.
Turut hadir dalam sosialisasi tersebut, Kadis Sosial M. Kardafi, perwakilan PT. RAPP, perwakilan Tanoto Foundation, perwakilan Yayasan Cipta, OPD terkait dan undangan lainnya. (Sp)
Sudah Antre 3 Jam, Pengendara Pekanbaru Malah Tak Kebagian Solar
BEDELAU.COM --Antrean panjang kendaraan untuk mendap.
Belasan Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Pemko Pekanbaru Aspal Jalan Pesisir Rumbai
BEDELAU.COM --Penantian panjang warga di kawasan Jal.
Cek Karhutla Meluas, Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Turun ke Siak
BEDELAU.COM --Polda Riau meningkatkan kewaspadaan te.
Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai Ditargetkan Rampung Desember, Simpang SKA Bakal Ditutup
BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mel.
Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan, Aktivitas LGBT yang Meresahkan Ditindak
BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memp.
Bawa 1.020 Tanda Tangan, Warga Rupat Desak Imigrasi Deportasi WN Malaysia Chua Cin Heng
BEDELAU.COM --Persoalan konflik agraria yang melibat.








